Rupiah berpotensi menguat seiring kekhawatiran pemulihan ekonomi AS
Elshinta
Senin, 21 September 2020 - 10:47 WIB |
Rupiah berpotensi menguat seiring kekhawatiran pemulihan ekonomi AS
Kasir sedang menghitung rupiah di atas hamparan dolar AS. Foto: Antara.

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan berpotensi menguat seiring kekhawatiran pasar terhadap pemulihan ekonomi di Amerika Serikat.

Pada Senin (21/9) pagi pukul 09.48 WIB, rupiah menguat 22 poin atau 0,15 persen menjadi Rp14.713 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.735 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, hari ini ada potensi rupiah melanjutkan penguatannya terhadap dolar AS.

"Terlihat pagi ini, nilai tukar regional menguat terhadap dolar AS menyusul kekhawatiran pasar terhadap pemulihan ekonomi AS yang belum stabil dan negosiasi paket stimulus AS yang masih alot antar dua kubu di AS, Republik dan Demokrat," ujar Ariston, dikutip Antara.

Menurut Ariston, dalam sepekan ini, pasar akan memperhatikan testimoni Gubernur The Fed di hadapan parlemen dan senat AS untuk mencari petunjuk baru.

Selain itu, pasar juga akan mengonfirmasi pemulihan ekonomi AS lewat data-data ekonomi AS yang dirilis pekan ini.

"Rupiah mungkin bisa menguat lagi bila ada penegasan The Fed soal pelonggaran moneter AS yang lebih lama. Tapi kondisi pandemi yang belum membaik akan menahan penguatan rupiah," kata Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah berpotensi melemah di kisaran Rp14.650 per dolar AS hingga Rp14.800 per dolar AS. Sedangkan untuk sepekan, rupiah dipredikamsi bergerak di kisaran Rp14.600 per dolar AS hingga Rp14.950 per dolar AS.

Pada Jumat (18/9) lalu, rupiah ditutup menguat 98 poin atau 0,66 persen menjadi Rp14.735 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.833 per dolar AS. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hari ini, IHSG ditutup menguat 0,45% ke 5.126 
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22,91 poin atau naik 0,45% ke 5.126.330 pada penutupan pe...
Senin sore, rupiah ditutup melemah 0,07% ke Rp14.708 per dolar AS 
Senin, 19 Oktober 2020 - 16:27 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Se...
Tengah hari, rupiah spot melemah 0,16% ke Rp14.722 per dolar AS
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:48 WIB
Rupiah spot terus melemah pada siang hari ini, Senin (19/10). Pukul 11.48 WIB, rupiah spot ada di Rp...
PT Len selesaikan pembangunan sistem persinyalan KA jalur lintas Makassar-Parepare
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:12 WIB
PT Len Industri (Persero) tengah menyelesaikan pembangunan sistem persinyalan dan telekomunikasi jal...
Pendapatan negara hingga September 2020 capai Rp1.159 triliun
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:47 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan realisasi pendapatan negara hingga 31 September 2...
IHSG menguat 0,14% ke 5.110 pada sesi I hari ini 
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:25 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 7,27 poin atau 0,14% ke 5.110,63 pada akhir perdagangan s...
Rupiah berpeluang menguat seiring optimisme terhadap stimulus AS
Senin, 19 Oktober 2020 - 10:11 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan menguat seiring o...
IHSG dibuka menguat pada perdagangan hari ini, asing catat jual bersih 
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Senin (19/10). Pukul 09.03 W...
Rupiah Senin pagi menguat 23 poin
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:35 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (19/10) pagi bergerak...
Pendanaan `startup` dari investor tetap menjanjikan di era UU Ciptaker
Minggu, 18 Oktober 2020 - 21:12 WIB
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pendanaan kepada perusahaan rintisan atau `start...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV