Ikhtiar pemerintah agar ekonomi terhindar dari resesi
Elshinta
Selasa, 22 September 2020 - 19:45 WIB |
Ikhtiar pemerintah agar ekonomi terhindar dari resesi
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kuartal ketiga 2020 tinggal menghitung hari. September 2020 ini menjadi bulan penentu bagi perekonomian Indonesia setelah mengalami tekanan pada kuartal II akibat COVID-19.

Pada kuartal I 2020, Indonesia masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,97 persen. Sementara negara lain sudah banyak yang negatif. Tapi di kuartal kedua pertumbuhan ekonomi Indonesia minus.

Pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen. Menjadi tanda terjadinya resesi ekonomi nasional, apalagi ekonomi di sejumlah negara maju seperti Korea Selatan, Amerika Serikat dan beberapa negara di kawasan Eropa lebih dulu mengalami resesi ekonomi.

Kendati demikian, masih ada peluang bagi Indonesia untuk terhindar dari ancaman resesi ekonomi meski sejumlah kalangan ekonom memproyeksikan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2020 akan kembali minus. Artinya, Indonesia akan masuk dalam resesi ekonomi.

Agar terhindar dari ancaman resesi, pemerintah terus berupaya untuk mempercepat serapan anggaran program PEN agar pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III ini tidak negatif seperti kuartal sebelumnya.

Dalam hitungan normatif menggunakan asumsi produk domestik bruto (PDB) Indonesia, pemerintah setidaknya harus membelanjakan sekitar Rp180 triliun untuk kembali mendorong pertumbuhan ekonomi yang sempat minus 5,32 persen pada kuartal II 2020 lalu.

"Harus dikejar realisasinya, karena kalau bisa dikejar di kuartal ketiga ini PDB kita setidaknya flat, tidak negatif," ujar Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengutip Antara.

Ia menjelaskan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 1 triliun dolar AS atau sekitar Rp14.500 triliun per tahun.

Bila dalam setahun ada empat kuartal, lanjut dia, maka nilai PDB untuk setiap kuartalnya sebesar Rp3.600 triliun.

"Jadi kalau kuartal II kita negatif 5 persen, maka 5 persen dari Rp3.600 triliun, sekitar Rp180 triliun," papar Budi.

Budi menjelaskan hingga awal pekan September ini, anggaran stimulus PEN yang sudah tersalurkan mencapai Rp87,5 triliun. Satgas PEN akan mengebut pencairan anggaran agar mencapai Rp100 triliun untuk meningkatkan konsumsi domestik.

Wakil Menteri II BUMN itu memberikan gambaran bahwa saat ini rasio fiskal untuk menghitung efek ganda berlipat (multiplier effect) dari sebuah stimulus adalah 2,1.

Dengan begitu, jika pemerintah menyalurkan stimulus hingga Rp100 triliun, maka akan terungkit hingga Rp210 triliun dalam perputaran kegiatan ekonomi di masyarakat.

Oleh karena itu, Satgas PEN memberikan target penyaluran stimulus PEN hingga Rp100 triliun pada akhir kuartal III 2020 atau September 2020 ini agar memberikan daya ungkit ekonomi sebesar Rp210 triliun di masyarakat.

Dengan demikian, daya ungkit ekonomi yang dihasilkan dapat mengompensasi penurunan laju kegiatan ekonomi pada kuartal II 2020.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wapres: Merger tiga bank syariah tidak menutup akses modal UMKM
Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:34 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan merger tiga bank syariah milik pemerintah tidak akan menutup...
IHSG bergerak turun jelang libur panjang
Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:23 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/10) pagi, bergerak turun j...
Rupiah diprediksi menguat tipis seiring naiknya kasus COVID-19 di AS
Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:51 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (27/10), diprediksi mengu...
IHSG Selasa dibuka melemah 10,51 poin jadi 5.133,54
Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:12 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa
Sri Mulyani ingin pejabat Kemenkeu bagikan pengalaman lewat buku
Senin, 26 Oktober 2020 - 12:02 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginginkan para pejabat Kementerian Keuangan membagikan ilm...
Rupiah masih stagnan seiring belum ada titik temu stimulus AS
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:47 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (26/10) pagi, bergerak sta...
IHSG bergerak naik, awali pekan perdagangan pendek
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:33 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/10) pagi, bergerak naik men...
Solusi dari koperasi di tengah pandemi
Senin, 26 Oktober 2020 - 08:49 WIB
Di tengah pandemi, jika koperasi diberdayakan secara konsisten, koperasi bisa menjadi angin segar da...
IHI: BBM RON rendah sebabkan beban kesehatan dan lingkungan
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:25 WIB
Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON rendah tidak hanya memunculkan dampak buruk terhadap lingkun...
Transaksi UKM Virtual Expo sudah capai Rp1,6 miliar
Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:46 WIB
Jumlah transaksi penjualan pada UKM Virtual Expo 2020 yang digelar Dinas Koperasi Usaha Kecil Meneng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV