Umrah kembali dibuka mulai 4 Oktober dan 1 November
Elshinta
Rabu, 23 September 2020 - 08:12 WIB |
Umrah kembali dibuka mulai 4 Oktober dan 1 November
Foto: Antara

Elshinta.com - Pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah dalam negeri untuk melakukan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020, dan 1 November 2020 bagi jamaah dari luar negeri, demikian laporan Kantor Berita SPA, Selasa (22/9).

Sebelumnya, Saudi menutup layanan ibadah umrah yang dalam keadaan normal dapat dilakukan umat Islam di Makkah dan Madinah sepanjang tahun sejak Maret akibat wabah COVID-19.

Pembukaan kembali layanan umrah berarti memungkinkan hingga 6.000 warga negara dan penduduk di Arab Saudi menjalankan umrah tiap harinya.

Menurut laporan SPA, hanya sebanyak 30% dari kapasitas normal 20.000 jamaah yang diizinkan melaksanakan ibadah umrah per hari, sebagai langkah pencegahan penularan virus.

Kapasitas umrah harian baru akan ditingkatkan menjadi 75% setelah dua pekan, pada 18 Oktober 2020.

Sementara untuk pembukaan di awal November nanti, Saudi hanya akan mengizinkan jamaah umrah dari sejumlah negara khusus yang dianggap aman, dengan kapasitas 100% hingga berakhirnya pandemi.

Selain umrah, Pemerintah Saudi sebelumnya juga membatasi layanan ibadah haji yang biasanya dapat mengumpulkan sekitar tiga juta orang dari seluruh dunia, menjadi hanya untuk beberapa ribu jamaah dalam negeri saja.

Data resmi menunjukkan bahwa layanan haji dan umrah mendatangkan pendapatan bagi Arab Saudi hingga sebesar 12 miliar dolar AS (setara Rp177 triliun) per tahun.

Sementara itu, jumlah infeksi COVID-19 yang dikonfirmasi Arab Saudi hingga 22 September 2020 adalah sebanyak 330,798 kasus, bertambah sekitar 500 kasus baru dari hari sebelumnya, dengan total kematian 4.542 kasus, demikian dilansir Antara.  (Anj/Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
India catat lebih dari 44.000 kasus tambahan COVID-19
Senin, 23 November 2020 - 15:00 WIB
India telah mencatat 44.059 kasus tambahan infeksi virus corona (COVID-19), sehingga total kasus men...
Jerman mulai suntikkan vaksin COVID Desember ini
Senin, 23 November 2020 - 11:15 WIB
 Jerman kemungkinan mulai menyuntikkan vaksin COVID-19 paling cepat pada Desember, seperti dikutip ...
Inggris siap berikan persetujuan vaksin COVID Pfizer pekan ini
Senin, 23 November 2020 - 09:35 WIB
Inggris siap memberikan persetujuan regulator untuk vaksin COVID-19 milik Pfizer-BioNTech pekan ini.
Musang terinfeksi virus corona ditemukan di Prancis
Senin, 23 November 2020 - 09:25 WIB
Cerpelai yang terinfeksi virus corona ditemukan di sebuah peternakan di kawasan Eure-et-Loire, Pranc...
Spanyol akan luncurkan program vaksinasi COVID Januari
Senin, 23 November 2020 - 09:15 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Minggu mengatakan pemerintah akan meluncurkan program vak...
Vaksin COVID-19 Moderna dibanderol sekitar Rp300-500 ribu
Minggu, 22 November 2020 - 19:55 WIB
Moderna akan membanderol satu dosis calon vaksin COVID-19 sebesar 25-37 dolar AS (sekitar Rp354 ribu...
Pemimpin G20 berupaya bantu negara miskin pasca-COVID-19
Minggu, 22 November 2020 - 16:55 WIB
Para pemimpin dari 20 negara ekonomi terbesar (G20) berjanji untuk memastikan distribusi yang adil a...
Pemimpin G20 janji danai distribusi vaksin COVID-19
Minggu, 22 November 2020 - 11:47 WIB
Para pemimpin 20 ekonomi terbesar dunia (G20) pada Minggu akan mengumumkan komitmen untuk mendanai d...
Di Wuhan ada kampung percontohan anti-COVID
Minggu, 22 November 2020 - 11:23 WIB
Di Kota Wuhan, Tiongkok, terdapat kampung percontohan anti-COVID-19 karena dianggap berhasil dalam m...
 Gempa magnitudo 6,1 guncang Chile
Minggu, 22 November 2020 - 09:45 WIB
Gempa dengan magnitudo 6,1 mengguncang lepas pantai Chile tengah, demikian Pusat Penelitian Nasional...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV