Polisi bekuk dua pemuda hendak buka `home industry` sabu-sabu
Elshinta
Rabu, 23 September 2020 - 09:10 WIB |
Polisi bekuk dua pemuda hendak buka `home industry` sabu-sabu
Tersangka dan barang bukti yang diamankan Tim Operasional Subdit 3 Unit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. Foto: Antara

Elshinta.com  - Tim Operasional Subdirektorat 3 Unit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menangkap dua orang pemuda hendak membuka home industry (industri rumah tangga) sabu-sabu di Kota Kendari.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman, mengungkapkan kedua tersangka inisial RC (35) warga Kota Kendari dan AK (20) seorang mahasiswa asal Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Kedua tersangka ditangkap pada Selasa, 22 September 2020 di Jalan Ahmad Yani Nomor 217 Kelurahan Bonggoya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, pukul 19.15 WITA," kata Kombes Eka melalui siaran pers Ditresnarkoba Polda Sultra, Rabu (23/9).

Kombes Eka menjelaskan, kronologi penangkapan kedua tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya pengedar narkotika jenis sabu dengan modus "home Industry" di Kota Kendari.

"Tim unit 2 Subdit III melakukan Lidik observasi dan survailance. Dimana target operasi yaitu kedua tersangka yang berperan sebagai pengedar sabu yang bekerja sama dengan bosnya di Kota Kendari. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui target berada di alamat sesuai TKP, yang biasa digunakan untuk transaksi peredaran sabu," jelas Kombes Eka, dikutip Antara.

Kedua tersangka ditangkap saat akan melakukan transaksi, kemudian dilakukan penggeledahan badan dan tempat yang disaksikan oleh masyarakat, dimana Tim berhasil menemukan 10 paket narkotika jenis sabu di atas meja hias dalam kamar rumah tersangka.

"Dari keterangan tersangka RC saat diinterogasi di TKP bahwa tersangka mengaku memperoleh narkotika jenis sabu yang akan dijual tersebut dari temannya yang bernama Mr. X yang berada di Kota Kendari," katanya.

Ia menuturkan, modus operandi kedua tersangka mengedarkan narkotika dengan cara sistem tempel, yang sebelumnya diperoleh dari temannya yang merupakan jaringan di Kota Kendari, kemudian melakukan peredaran/penjualan kepada para pemakai di kota itu serta melakukan pembuatan sabu di rumahnya (home industry).

"Untuk dugaan informasi pabrik, tidak benar. Hanya percobaan untuk buka usaha home industry jenis sabu, namun hasilnya gagal total," ujarnya.

Dari penangkapan kedua tersangka barang bukti yang disita, yakni 10 paket/bungkus narkotika jenis sabu berat brutto 10,49 gram. Kemudian BB non narkotika yakni tiga unit handphone, satu tas selempang, satu jerigen air keras asam HCL, dua jerigen berisi masing-masing lima liter air biasa, satu unit timbangan digital warna silver, satu buah kompor listrik, satu buah alat pres plastik, satu buah kotak wafer beng-beng berisi enam bungkus kosong.

Selanjutnya, sembilan alat suntik spoit, dua pipet sendok, satu sendok makan plastik warna putih, dua sendok dari pipet, satu set alat destilasi atau suling, satu botol Yudium padat, satu botol kosong fosfor merah, satu bungkus magnesium sulvat, setengah bungkus garam makan Yodium, satu bungkus amonium clorida, satu botol berisi 1/4 cairan Foramalin, satu buah buku catatan cara pembuatan sabu.

Kemudian, potongan kertas aluminium voil dalam toples plastik, satu buah pyrex, dua ball sachet plastik bening kosong, satu buah tas pensil warna pink, satu buah tas pensil warna oranye, satu kotak plastik berisi soda api, dan satu sachet obat asma Neo Nafasin.

Saat ini tersangka dan barang bukti berada di Mako Ditresnarkoba Polda Sultra untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 113 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika bahwa : Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor, atau menyalurkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar. (Anj/Der)

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi amankan 10 admin-kreator grup medsos perusuh demo Omnibus Law
Selasa, 27 Oktober 2020 - 15:13 WIB
Polda Metro Jaya mengamankan 10 orang provokator terkait demo Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja....
Polisi ringkus komplotan spesialis pembobol sarang burung walet
Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:50 WIB
Jajaran Polres Subang berhasil mengungkap kejahatan pencurian sarang burung walet yang dilakukan ole...
Polres Subang ungkap pemalsu pestisida
Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:28 WIB
Satreskrim Polres Subang berhasil mengungkap praktek pemalsuan obat-obatan pertanian pestisida berba...
Info dari masyarakat, Polsek Bahorok amankan pemilik ganja
Senin, 26 Oktober 2020 - 10:53 WIB
Unit Reskrim Polsek Bahorok, Polres Langkat, Sumatera Utara berhasil mengamankan seorang laki-laki y...
Tabrak polisi, pemilik sabu akhirnya diamankan
Senin, 26 Oktober 2020 - 10:17 WIB
Unit Reskrim Polsek Hinai, Polres Langkat, Sumatera Utara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana n...
Putra Gus Nur jelaskan kronologi penangkapan ayahnya
Minggu, 25 Oktober 2020 - 08:37 WIB
Putra dari Sugi Nur Raharja atau yang biasa disapa Gus Nur, Muhammad Munjiat, menjelaskan kronologi ...
Polisi tangkap 8 mahasiswa coba sabotase Pintu Tol Pasteur
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 07:26 WIB
Polda Jawa Barat menangkap delapan massa demonstrasi menentang Undang-Undang Cipta Kerja di Gerbang ...
Satreskrim Polres Malang ungkap kasus pembunuhan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:35 WIB
Sat Reskrim Polres Malang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan di Desa Kepatihan, Kec...
Bareskrim Polri tangkap pemilik akun Facebook penghina Moeldoko
Minggu, 18 Oktober 2020 - 16:24 WIB
Bareskrim Polri menangkap seorang pria bernama Muhammad Basmi. Ia diamankan setelah mengunggah posti...
Polisi amankan artis sinetron RR diduga terkait narkoba
Minggu, 18 Oktober 2020 - 14:49 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan seorang pemain sinetron berinisial RR lantar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV