Awal pekan keempat September, bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa tempat
Elshinta
Rabu, 23 September 2020 - 10:04 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Awal pekan keempat September, bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa tempat
Pemantauan terkini banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (22/9). Foto: BNPB

Elshinta.com - Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) melaporkan beberapa kejadian bencana hidrometerologi di beberapa wilayah administrasi, seperti Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kabupaten Cilacap. Fenomena hidrometerologi yang berujung bencana mendominasi kejadian awal pekan keempat ini, seperti banjir bandang, banjir, dan angin kencang. 

Informasi BNPB melalui laman resminya, Selasa (22/9) malam, kejadian terkini yakni banjir bandang di Kabupaten Sukabumi yang terjadi pada Senin (21/9) dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lagi masih dalam pencarian. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi masih terus melakukan pemutakhiran data dari lapangan. Dampak banjir bandang tersebut menyasar tiga kecamatan di Sukabumi, yaitu Kecamatan Cicurug, Parungkuda dan Cidahu.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (21/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Banjir disebabkan luapan dua sungai Cianten dan Cisakati yang berada di wilayah kampung Muara 1. Lokasi terdampak di kabupaten ini berada di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.  

Masih di wilayah Jawa Barat, Kota Bogor juga terdampak banjir pada awal pekan, Senin (21/9), pukul 18.30 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi memicu meluapnya debit air Sungai Cisadane yang kemudian mengakibatkan genangan di Kota Bogor. Wilayah terpantau terjadi genangan yaitu di Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah. Tinggi muka air terpantau sekitar 30 cm. 

Sedangkan di Jawa Tengah, angin kencang melanda Kabupaten Cilacap. Satu rumah roboh akibat insiden angin kencang yang terjadi pada Senin (21/9), pukul 12.30 WIB. Angin kencang terjadi di Desa Sudagaran, Kecamatan Sidareja, Cilacap. Kejadian serupa terjadi di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, pada Minggu (20/9), pukul 13.30 WIB.

Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan waspada potensi hujan sedang hingga lebat  bersifat lokal disertai angin kencang, kilat/petir pada siang/sore hingga menjelang malam hari, Selasa (22/9), di wilayah Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten dan Kota Bogor, serta Kabupaten dan Kota Sukabumi.

BMKG juga telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020. Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksikan akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-November 2020. 

Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim atau pancaroba dari musim kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dapat memicu kondisi hujan tidak merata dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.

Serangkaian kejadian bencana di atas menambah daftar jumlah kejadian dari awal Januari 2020 hingga pertengahan September 2020. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kemarin (21/9), 2.069 bencana telah terjadi dengan korban meninggal dunia mencapai 283 jiwa. Bencana didominasi fenomena hidrometeorologi berupa banjir 773 kejadian, puting beliung 547, dan tanah longsor 378. Sedangkan fenomena hidrometeorologi lainnya yaitu kebakaran hutan dan lahan berjumlah 303 kejadian dan kekeringan 22. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hujan deras, banjir bandang dan tanah longsor terjang Jember
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:00 WIB
Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kabupaten Jember, Jawa Timur, karena intensitas hujan yan...
Gempa M 7,5 guncang Alaska, berpotensi tsunami
Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:51 WIB
Gempa tektonik mengguncang wilayah Pantai Alaska, Selasa (20/10) pagi, pukul 03.54.41 WIB. Pacific T...
Gempa Magnitudo 5,4 guncang Simeulue NAD 
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:46 WIB
Gempa berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang Simeulue, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) pada Senin (19/1...
BMKG: Terdeteksi 34 hotspot di Sumatera Utara
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pada Senin terdeteksi sebanyak 34 hotsp...
Komisi VIII DPR dorong percepatan relokasi korban abrasi Tempursari Lumajang 
Senin, 19 Oktober 2020 - 08:45 WIB
Abrasi Laut Hindia yang menghabiskan tempat tinggal 65 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Karang Menjanga...
11 rumah warga di Penajam Paser Utara kebanjiran
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 15:10 WIB
Sebelas rumah yang dihuni oleh 13 keluarga di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penaj...
Gempa M 5,3 guncang Mukomuko, Bengkulu
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:57 WIB
Gempa berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Barat Daya Mukomuko, Bengkulu pada Sabtu (17/10...
Puting beliung landa 3 desa di Barito Kuala, puluhan rumah rusak
Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:54 WIB
Hujan disertai angin puting beliung melanda Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, pad...
Gempa M 5,2 guncang pantai barat Meulaboh Aceh
Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:21 WIB
Gempa tektonik dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Samudra Hindia tepatnya di pantai barat Meul...
Longsor Tasikmalaya akibatkan satu korban meninggal dan dua luka ringan
Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:06 WIB
Tanah longsor yang disertai banjir yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV