Antispasi kelangkaan LPG 3 kg, Pertamina  MOR II Sumbagsel gelar operasi pasar
Elshinta
Rabu, 23 September 2020 - 18:38 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Antispasi kelangkaan LPG 3 kg, Pertamina  MOR II Sumbagsel gelar operasi pasar
Sumber foto: Adi Asmara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pertamina MOR II Sumbagsel melakukan operasi pasar untuk  memastikan terpenuhinya kebutuhan LPG 3 Kg, di Desa Merah Mata dan Karya Mulya, Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam Operasi pasar di Kantor Kepala Desa Merah Mata dan Kantor Kelurahan Karya Mulya, Pertamina  mendistribusikan  1.120 tabung LPG 3 Kg. 

Untuk memastikan pelaksanaan operasi pasar berjalan sesuai sasaran, operasi langsung dikawal  oleh Lurah Karya Mulia  Fitriansyah dan Kepala Desa Merah Mata, Sugiman serta  Bondan Tri Wibowo selaku SBM Rayon I Sumsel Babel Pertamina MOR II Sumbagsel.

Region Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Dewi Sri Utami, mengungkapkan Pertamina senantiasa berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik Disperindag, Pemerintah Daerah, hingga aparat Kepolisian setempat, untuk memantau penyaluran LPG 3 Kg tepat sasaran dengan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi  (HET) yang ditetapkan.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh Pertamina, antara lain dengan  pemantauan harga LPG hingga tingkat pangkalan, berkolaborasi dengan pemerintah setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak), dan operasi pasar.

Pemenuhan kebutuhan LPG di Kecamatan Sematang Borang, saat ini disalurkan melalui 58 Pangkalan yang beroperasi normal melayani kebutuhan LPG 3 Kg bagi masyarakat.

"Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Sematang Borang yang semakin meningkat, dibuka dua pangkalan baru agar mendekatkan masyarakat untuk mendapatkan akses LPG di pangkalan", tambah Dewi, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Adi Asmara, Rabu (23/9).

Dalam upaya pengawasan pendistribusian, Pertamina akan memberikan sanksi tegas hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU), apabila ditemukan pangkalan menjual LPG 3 Kg lebih besar porsinya ke pengecer dibandingkan ke pengguna langsung, atau menjual diatas HET.
Pertamina senantiasa menghimbau kepada seluruh konsumen untuk membeli LPG 3 Kg Bersubsidi melalui Pangkalan resmi Pertamina untuk mendapatkan produk sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram, bahwa LPG 3 Kg Bersubsidi peruntukannya hanya bagi masyarakat kurang mampu dan usaha mikro.

"Untuk usaha kecil, menengah, dan atas, serta masyarakat mampu diharapkan untuk menggunakan LPG Non Subsidi agar tidak mengurangi jatah pengguna LPG 3 kg yang berhak. Adapun LPG Non Subsidi rumah tangga saat ini tersedia dalam berbagai kemasan Bright Gas, yaitu kemasan ukuran 12 Kg dan  5,5 Kg", kata Dewi.

Tabung Bright Gas, menawarkan keamanan ekstra, Bright Gas hadir dengan teknologi katup ganda dua kunci, dimana apabila satu katup tidak berfungsi dengan baik, masih ada satu katup lain  untuk memastikan keamanan pengguna Bright Gas ketika memasak.
Tabung warna pink ini juga dilengkapi segel hologram dan kode QR untuk mengecek keaslian isi tabung.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wapres: Merger tiga bank syariah tidak menutup akses modal UMKM
Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:34 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan merger tiga bank syariah milik pemerintah tidak akan menutup...
IHSG bergerak turun jelang libur panjang
Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:23 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/10) pagi, bergerak turun j...
Rupiah diprediksi menguat tipis seiring naiknya kasus COVID-19 di AS
Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:51 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (27/10), diprediksi mengu...
IHSG Selasa dibuka melemah 10,51 poin jadi 5.133,54
Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:12 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa
Sri Mulyani ingin pejabat Kemenkeu bagikan pengalaman lewat buku
Senin, 26 Oktober 2020 - 12:02 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginginkan para pejabat Kementerian Keuangan membagikan ilm...
Rupiah masih stagnan seiring belum ada titik temu stimulus AS
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:47 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (26/10) pagi, bergerak sta...
IHSG bergerak naik, awali pekan perdagangan pendek
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:33 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/10) pagi, bergerak naik men...
Solusi dari koperasi di tengah pandemi
Senin, 26 Oktober 2020 - 08:49 WIB
Di tengah pandemi, jika koperasi diberdayakan secara konsisten, koperasi bisa menjadi angin segar da...
IHI: BBM RON rendah sebabkan beban kesehatan dan lingkungan
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:25 WIB
Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON rendah tidak hanya memunculkan dampak buruk terhadap lingkun...
Transaksi UKM Virtual Expo sudah capai Rp1,6 miliar
Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:46 WIB
Jumlah transaksi penjualan pada UKM Virtual Expo 2020 yang digelar Dinas Koperasi Usaha Kecil Meneng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV