Banjir dan tanah longsor terjang enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya
Elshinta
Kamis, 24 September 2020 - 06:37 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Banjir dan tanah longsor terjang enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya
Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Rabu (23/9) pukul 17.23 WIB. Foto: BPBD Aceh Barat Daya

Elshinta.com - Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, pada Rabu (23/9) pukul 17.23 WIB. Struktur tanah yang labil juga menjadi pemicu terjadinya tanah longsor. 

Melalui laman resminya, Rabu malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan, berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Daya menyebutkan, sebanyak enam kecamatan terdampak yakni Blangpidie (Desa Mata Le dan Alu Mangota), Kecamatan Susoh (Padang Baru dan Pulau Kayu), Kecamatan Tangan Tangan (Gunung Cut, Padang Kawa dan Blang Padang), Kecamatan Manggeng (Tokoh I dan Padang), Kecamatan Lembah Sabil (Tokoh II), dan Kecamatan Babahrot (Gunung Samarinda). 

Total desa terdampak sebanyak 11 desa pada 6 kecamatan tersebut. 

Pantauan hingga Rabu malam, beberapa rumah warga terendam dengan ketinggian muka air 30 hingga 50 sentimeter (cm). Dampak lain yaitu longsoran yang menutup akses jalan nasional di Desa Gunung Samarinda. 

Merespon kejadian ini, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Aceh Barat Daya menuju titik-titik terdampak dan melakukan kaji cepat. Pemerintah daerah setempat juga menurunkan alat berat untuk membersihkan material tanah longsor di Desa Gunung Samarinda. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memonitor perkembangan penanganan darurat dan melakukan koordinasi dengan Pusat Pengendali Operasi BPBD Kabupaten Aceh Barat Daya.   

Aceh Barat Daya termasuk kabupaten memiliki tingkat risiko bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Teridentifikasi 9 kecamatan seluas 30.980 hektar yang memiliki potensi bahaya tersebut, sedangkan populasi terpapar dengan potensi bahaya banjir sebanyak 71.453 jiwa. 

Sedangkan tanah longsor, kabupaten ini juga memiliki tingkat risiko dengan kategori sedang hingga tinggi yang teridentifikasi di 8 kecamatan. Jumlah populasi terpapar potensi bahaya tanah longsor sebanyak 6.860 jiwa. 

Sementara itu, berdasarkan peringatan dini cuaca tiga hari ke depan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, wilayah Aceh termasuk salah satu wilayah yang perlu diwaspadai. Hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada 23 hingga 25 September 2020. 

Masyarakat setempat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya banjir dan tanah longsor, khususnya di tengah pandemi COVID-19. Di samping dua potensi bahaya tersebut, masyarakat perlu mewaspadai potensi bahaya lainnya seperti banjir bandang, gempa bumi, dan tsunami. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Erupsi Gunung Sinabung, tiga kecamatan terkena dampak debu vulkanik
Jumat, 30 Oktober 2020 - 07:40 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Perangin-angi...
Pengungsi banjir Cilacap bertambah, cuaca masih ada potensi hujan lebat
Jumat, 30 Oktober 2020 - 06:51 WIB
Jumlah pengungsi banjir yang melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, bertambah menjadi 613 j...
BMKG: Hujan ekstrem masih berpotensi terjadi di Jawa Tengah bagian selatan
Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:47 WIB
Hujan lebat hingga ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, khususnya...
Jalur rel yang tertimbun longsor di Banyumas sudah dibersihkan
Kamis, 29 Oktober 2020 - 12:48 WIB
Petugas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto sudah membersihkan jalur rel yang terti...
Kapolres Subang ingatkan untuk waspada bencana di tengah pandemi
Kamis, 29 Oktober 2020 - 09:32 WIB
Walaupun di tengah pandemi Covid-19, berhadapan dengan cuaca ekstrim harus tetap dilakukan waspada p...
Longsor gerus jalur selatan Jabar hubungkan Garut-Tasikmalaya
Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:54 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut menyampaikan, jalur selatan Jawa Barat (Jabar) yang...
BPBD: 22.000 jiwa terdampak banjir di Gunungputri Bogor 
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:35 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyatakan ada sebanyak 22.0...
Empat titik banjir bandang di Bandung rendam rumah warga
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:22 WIB
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Jawa Barat, menyatakan ada empa...
Erupsi Merapi 26 Oktober 2010, 353 orang tewas termasuk juru kunci Mbah Maridjan 
Senin, 26 Oktober 2020 - 08:20 WIB
Terus bergejolak sejak September 2010, Gunung Merapi akhirnya erupsi pada 26 Oktober 2010.
Gunung Sinabung luncurkan awan panas sejauh 1.500 meter
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:10 WIB
Gunung Sinabung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara meluncurkan awan pa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV