Pertarungan Pilwali Surabaya 2020 diprediksi bakal ketat
Elshinta
Jumat, 25 September 2020 - 19:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pertarungan Pilwali Surabaya 2020 diprediksi bakal ketat
Sumber foto: https://bit.ly/33XDaA7/elshinta.com. 

Elshinta.com - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 1 Eri Cahyadi dan Armuji (Er-Ji) dinilai cukup taktis berpemasaran politik.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Suko Widodo mengatakan, gencarnya Er-Ji untuk membranding diri di media sosial bisa mengisi ruang kosong informasi Pilwali.

Menurut Suko, hal itu berdampak positif bagi peningkatan popularitas Eri Cahyadi dan Armuji. Sehingga, masyarakat yang belum mengetahui personal Eri dan Armuji, bisa semakin paham. Apalagi, selama ini Eri-Armuji selalu memakai tagline ‘Penerus Risma’.

“Branding dan marketing Eri-Armuji saya lihat sampai saat ini paling gencar ya. Ceruk pemilih Tri Rismaharini mulai melihat siapa sih penerusnya. Menurut saya, Eri-Armuji berhasil membranding diri untuk hal tersebut,” kata Suko, Jumat (25/9).

Suko mengatakan, jika marketing dan branding sosok Eri-Armuji itu bisa dikelola dengan baik, bukan hanya bisa mempopulerkan pasangan itu, namun juga meningkatkan daya pilih masyarakat terhadap calon yang diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI tersebut.

“Ini perlahan-lahan kalau dikelola dengan baik dan tepat, elektabilitas mereka bisa naik. Persaingan kedua paslon bisa semakin ketat,” ujarnya.

Meski begitu, Suko mewanti-wanti kepada paslon Eri-Armuji dan timnya terhadap dukungan yang terus mengalir untuk paslon Machfud Arifin-Mujiaman. Sebab menurutnya, mesin politik MA-Mujiaman tidak boleh diragukan. Dengan dukungan delapan parpol pengusung dan relawan-relawan, bukan tak mungkin MA-Mujiaman bisa meraup suara yang signifikan pula.

“Persaingan akan ketat. Eri-Armuji harus bisa mewaspadai hal-hal lainnya. Mereka harus benar-benar memanfaatkan akar rumput PDIP yang kuat itu untuk sosialisasi, siapa sih Eri-Armuji itu ke warga,” katanya mengutip beritajatim. 

Seperti diketahui, Eri Cahyadi-Armuji merupakan paslon nomor urut 1 yang diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI. Selain itu mereka juga mendapatkan tambahan kekuatan dari enam partai politik non parlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, Partai Perindo, PKPI, dan Partai Garuda.

Sebelumnya, Eri Cahyadi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki jenjang karir yang mirip dengan Risma. Eri Cahyadi memulai karir di Dinas Bangunan pada 2001. Ia kemudian pernah menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang.

Pada 2018 hingga 2020, Eri Cahyadi mengemban tugas sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya. Di sisi lain, ia juga diamanahi menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).

Sementara itu, Armuji merupakan kader PDIP Surabaya yang mendapat tugas partai untuk menjadi anggota DPRD Kota Surabaya. Ia memulai karirnya di dewan sejak tahun 1999 pasca reformasi di Indonesia. Di tahun itu pula Armuji menjadi Ketua DPRD hingga 2004.

Dari 2004 hingga 2014, ia kembali menjadi Anggota DPRD Kota Surabaya. Ia terpilih lagi pada pileg tahun 2014-2019. Tahun 2014-2019, ia kembali menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya. Hingga akhirnya ia berpindah tugas ke DPRD Jawa Timur ketika terpilih pada Pileg 2019-2024.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Golkar nyatakan kesetiaannya dukung pemerintahan Jokowi-Ma`ruf Amin
Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:36 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan kesetiaan partai-nya mendukung pemerintahan P...
Presiden: Pandemi COVID-19 jadi momentum penguatan kesehatan nasional
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 16:25 WIB
Presiden Joko Widodo mengatakan pandemi COVID-19 dapat menjadi momentum bagi penguatan ketahanan kes...
 Blusukan ke pasar, anak Pramono Anung serap aspirasi pedagang
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:36 WIB
Dua hari libur tidak ada agenda jadwal kampanye, Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono, Jum...
Survei: Tingkat kepuasan publik tertinggi pada Prabowo Subianto
Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:36 WIB
Survei oleh Indonesia Political Review (IPR) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pa...
DPP PKB `all out` menangkan Ladup
Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:12 WIB
DPP PKB akan all out guna menangkan pasangan Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono dalam Pilkada Kabupa...
Demo UU Omnibus Law, Pengamat: Protes bagian dari partisipasi sipil
Jumat, 23 Oktober 2020 - 09:46 WIB
Ruang konstitusional bagi publik untuk menyampaikan keberatannya terhadap produk undang-undang hanya...
Omnibus Law gagal diterima masyarakat akibat kurang sosialisasi 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:58 WIB
Fungsionaris Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago mengatakan UU Omnibus Law yang terjadi pro kontra...
Ketum Partai Emas minta kompetensi santri di berbagai bidang terus ditingkatkan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:57 WIB
Hari Santri Nasional jatuh tepat pada hari ini, Kamis (22/10). Sejumlah doa atau harapan diutarakan ...
Relawan dukung Jokowi reshuffle kabinet
Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:26 WIB
Kalangan aktivis 98 menilai ada sejumlah menteri yang tidak layak bertahan di posisinya. Mereka mend...
Presiden Jokowi ke Sultra resmikan pabrik gula dan jembatan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:11 WIB
Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka kunjungan kerja untuk m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV