Pemprov DKI siapkan sistem pengelolaan limbah domestik terpusat
Elshinta
Sabtu, 26 September 2020 - 11:29 WIB |
Pemprov DKI siapkan sistem pengelolaan limbah domestik terpusat
Petugas menunjukkan air limbah yang belum diolah (kiri) dan yang sudah diolah (kanan) menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Wetland-Biocord Ekoparian di Telukajambe, Karawang, Jawa Barat, Rabu (22/1/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) skala perkotaan dan permukiman di ibu kota yang terdiri dari pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan jaringan perpipaan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan keberadaan IPAL ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akses pelayanan air limbah, perbaikan kualitas lingkungan pada air permukaan dan air tanah, serta menjadi sumber alternatif air baku sebagai sumber air bersih di lingkungan masyarakat.

"Pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi di Jakarta jika tidak disertai perbaikan sistem pengelolaan pembuangan air limbah domestik akan mengakibatkan air tercemar. Selain itu, perbaikan dan pengembangan sistem pengelolaan air limbah terpusat dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan," kata Juaini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/9).

"Keberadaan IPAL ini juga dapat mencegah timbulnya penyakit bawaan air (waterborne disease) yang disebabkan oleh buruknya kualitas air permukaan dan air tanah," ujar Juaini melanjutkan.

Juaini juga menjelaskan, pada SPALD-T skala perkotaan dapat mengelola air limbah domestik di lingkup perkotaan atau regional dengan minimal layanan 20.000 jiwa, sementara pada cakupan pelayanan SPALD-T komunal skala permukiman, dapat mengelola air limbah domestik untuk melayani 500 sampai 6.000 jiwa untuk setiap SPALD-T permukiman yang terbangun.

Adapula skala kawasan tertentu yang mencakup kawasan komersial dan kawasan rumah susun.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik, sebagai pedoman bagi penyelenggara SPALD untuk memberikan pelayanan pengelolaan air limbah domestik kepada seluruh masyarakat.

"Kami juga bekerja sama dengan PD PAL Jaya untuk meningkatkan sanitasi bagi masyarakat dengan melakukan pengolahan air limbah domestik sistem setempat melalui revitalisasi septic tank. Pembangunan SPALD skala permukiman sistem setempat ini juga akan terus dilakukan terutama pada kawasan permukiman yang dinilai membutuhkan akses sanitasi yang layak," tutur Juaini, dihimpun Antara.

Sistem pengolahan air limbah domestik, kata dia, ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum dialirkan ke badan air, mulai dari pengolahan awal yang berfungsi menyisihkan partikel berukuran besar seperti pasir, kayu, plastik dan lain-lain.

Kemudian, melalui proses pengolahan primer yang umumnya menggunakan pengolahan fisik, dilanjutkan dengan tahap pengolahan sekunder, yang umumnya menggunakan sistem pengolahan biologis yang bertujuan untuk mendekomposisi materi organik dalam air limbah yang merupakan sumber pencemar, antara lain dengan sistem lumpur aktif (activated sludge), membrane bioreactor (MBR), biofilter, dan lainnya.

Pada tahap akhir, dilakukan proses disinfeksi untuk menghilangkan organisme pathogen (yang berbahaya bagi kesehatan) dan dari hasil akhir ini diharapkan sudah dapat mencapai baku mutu air limbah domestik yang ditetapkan. Apabila dibutuhkan, dapat dilakukan pengolahan lanjutan, untuk mencapai air hasil olahan yang lebih baik untuk dimanfaatkan kembali (recycle).

Untuk diketahui, waktu yang dibutuhkan IPAL dalam melakukan proses pengolahan biologis dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam per hari. Untuk mengolah air limbah dibutuhkan waktu tertentu dari proses awal pengolahan hingga akhir.

Perkiraan waktu pengolahan tersebut disesuaikan dengan jenis teknologi yang digunakan dan target pengolahannya, sebagai contoh teknologi A2O (Anoxic, Anaerobic dan Oxic Process) yaitu pengolahan air limbah yang bertujuan menyisihkan Nitrogen, Fosfor, dan materi organik lainnya dalam air limbah, dan teknologi MBR (Membrane Bioreactor) yakni berfungsi untuk menyisihkan materi organik air limbah dengan menggunakan teknologi membran yang bisa menghasilkan kualitas air olahan yang baik dan dapat digunakan sebagai sumber air baku.

Total keseluruhan Zona Pembangunan SPALD-T skala perkotaan yang direncanakan melalui Program pembangunan Jakarta Sewerage System yaitu 15 Zona dengan Zona 0 sebagai Zona eksisting (Waduk Setiabudi) dan lima Zona prioritas (Zona 1, 2, 5, 6 dan 8). (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Depok mencapai 272.687 orang
Senin, 26 Juli 2021 - 19:24 WIB
Program vaksinasi COVID-19 di Kota Depok, Jawa Barat, hingga 25 Juli 2021 pukul 16.00 WIB, mencapai ...
Polrestro Jakarta Barat kantongi identitas tersangka penimbunan obat
Senin, 26 Juli 2021 - 11:41 WIB
Kepala Unit Reserse Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisari...
Polisi tetap jaga pos penyekatan di Jakbar saat perpanjangan PPKM
Senin, 26 Juli 2021 - 10:12 WIB
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat memastikan pemeriksaan di pos penyekatan tetap...
Polda Metro tetap periksa STRP saat perpanjangan PPKM Level 4
Senin, 26 Juli 2021 - 07:29 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyatakan petugas tetap memer...
Wagub janji berantas calo praktik kremasi
Senin, 26 Juli 2021 - 07:18 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berjanji akan memberantas calo praktik kremasi seiring ...
BMKG prakirakan cuaca cerah berawan di pelabuhan Jakarta
Senin, 26 Juli 2021 - 07:07 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca pelabuhan di DKI Jakarta cer...
Pengelola Ragunan pastikan pemeliharaan satwa tetap berjalan saat PPKM
Senin, 26 Juli 2021 - 06:11 WIB
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan memastikan pemeliharaan terhadap ribuan satwa tet...
Wagub: DKI akan laksanakan sungguh-sunggub PPKM yang diperpanjang
Minggu, 25 Juli 2021 - 23:59 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan melaksanakan dengan...
Wagub harap BST Kemensos bisa diambil lewat ATM
Minggu, 25 Juli 2021 - 23:37 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengharapkan bantuan sosial tunai (BST) dari pemerintah...
Anies tegaskan Jakarta tak pernah tutupi data COVID-19
Minggu, 25 Juli 2021 - 22:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa Jakarta tidak pernah menutup data soal perkemba...
Live Streaming Radio Network