Menko Perekonomian lepas ekspor empat komoditas unggulan Kepri
Elshinta
Minggu, 27 September 2020 - 08:40 WIB |
Menko Perekonomian lepas ekspor empat komoditas unggulan Kepri
Menko ekonomi Airlangga Hartarto melepas ekspor empat komoditi unggulan Kepri di Bintan, Sabtu (26/9). Foto: Antara

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melepas ekspor empat komoditas unggulan asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di kawasan Pelabuhan Bandar Sri Udana Kawasan Industri Lobam, Kabupaten Bintan, Sabtu (26/9).

Keempat komoditas tersebut yaitu olahan kelapa dari PT  Bionesia Organic Foods tujuan Jerman dan India sebanyak 178 ton atau setara Rp2,80 miliar, karet PT Pulau Bintan Djaya tujuan Tiongkok, Kanada, USA, Turki, Jepang, UEA sebanyak 2.000 ton atau setara Rp35,27 miliar, arang CV. Bulan Bintang tujuan Malaysia sebanyak tujuh ton atau setara Rp49 Juta, dan babi potong PT Indotirta Suaka Singapura sebanyak 915 ekor atau setara Rp3,3 miliar.

"Total ekspor komoditas pertanian 2.185 ton dan komoditas ternak babi 915 ekor. Nominal keseluruhan mencapai Rp41,419 miliar," kata Airlangga, dihimpun Antara

Dalam kesempatan ini Airlangga mengajak semua pihak dapat mempersiapkan dan mendorong para petani muda atau generasi milenial petani agar dapat ikut memasuki pasar ekspor produk pertanian, karena lalu lintas perdagangan antar negara maupun regional memberikan keuntungan ekonomi yang besar bagi Indonesia.

"Kerja keras petani dan seluruh penggiat sektor agraria, menjadikan PDB sektor pertanian di kuartal kedua 202 tumbuh 16,2% dibanding kuartal sebelumnya (Januari-Maret 2020). Bahkan, dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya, PDB sektor pertanian tetap tumbuh 2,19 persen," ungkapnya.

Lanjut dia, Badan Pusat Statistik (BPS) juga merilis data kontribusi pertanian terhadap perekonomian terus meningkat. Di kuartal kedua 2020, sumbangan pertanian terhadap PDB nasional mencapai 15,46 persen, angka tersebut meningkat 1,89 persen dari periode yang sama di tahun 2019.

Salah satu sumber peningkatan itu adalah pertumbuhan ekspor komoditas pertanian periode Januari-Agustus 2019 dibanding 2020, naik sebesar 8,59 persen.

"Jika dinominalkan, angka pertumbuhan ekspor pertanian tersebut mencapai Rp20,9 triliun lebih (year on year)," sebutnya.

Ketua DPP Golkar itu pun menyebut Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian gencar mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui tiga program strategis.

"Ketiga program ini adalah mendorong layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian, Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) dan pembentukan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostra Tani)," jelas Airlangga.

Acara peluncuran ekspor ini turut dihadiri Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Perdagangan, Gubernur Kepulauan Riau, Bupati Bintan, Wali Kota Tanjungpinang, Pimpinan Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Para Eksportir PT Bionesia Organic Foods, PT Pulau Bintan Djaya, PT Indotirta Suaka dan CV Bulan Bintang. (Anj) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sri Mulyani ingin pejabat Kemenkeu bagikan pengalaman lewat buku
Senin, 26 Oktober 2020 - 12:02 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginginkan para pejabat Kementerian Keuangan membagikan ilm...
Rupiah masih stagnan seiring belum ada titik temu stimulus AS
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:47 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (26/10) pagi, bergerak sta...
IHSG bergerak naik, awali pekan perdagangan pendek
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:33 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/10) pagi, bergerak naik men...
Solusi dari koperasi di tengah pandemi
Senin, 26 Oktober 2020 - 08:49 WIB
Di tengah pandemi, jika koperasi diberdayakan secara konsisten, koperasi bisa menjadi angin segar da...
IHI: BBM RON rendah sebabkan beban kesehatan dan lingkungan
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:25 WIB
Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON rendah tidak hanya memunculkan dampak buruk terhadap lingkun...
Transaksi UKM Virtual Expo sudah capai Rp1,6 miliar
Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:46 WIB
Jumlah transaksi penjualan pada UKM Virtual Expo 2020 yang digelar Dinas Koperasi Usaha Kecil Meneng...
Masuki pekan pendek, ini proyeksi IHSG untuk perdagangan Senin besok 
Minggu, 25 Oktober 2020 - 18:35 WIB
Pekan depan, perdagangan pasar modal  di Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya akan berlangsung dua sela...
Gempa Pangandaran tidak ganggu fasilitas dan layanan Pertamina
Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:45 WIB
PT Pertamina menyampaikan, gempa bumi yang berpusat di laut Pangandaran hingga mengguncang daerah la...
AS nyatakan sambut positif UU Cipta Kerja
Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:39 WIB
Chief Executive Officer Development Finance Corporation (DFC) Amerika Serikat, Adam Boehler menyambu...
Menaker jamin UU Cipta Kerja tetap sejahterakan pekerja
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 21:10 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjamin bahwa Undang-undang (UU) Cipta Kerja tetap menyejahter...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV