Wagub sebut secara prinsip DKI dukung `mini lockdown`
Elshinta
Rabu, 30 September 2020 - 07:58 WIB |
Wagub sebut secara prinsip DKI dukung `mini lockdown`
Foto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Ahad (27/9/2020). Sumber foto: https://bit.ly/2GeaICf

Elshinta.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, secara prinsip Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan karantina wilayah secara terbatas dan skala kecil (mini lockdown).

"Pada prinsipnya kami mendukung arahan Presiden bahkan kami sebenarnya sudah melaksanakan sesuai dengan kebijakan arahan Presiden," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/9).

Jakarta, kata Ariza, sudah mulai untuk membuat konsep kampung siaga di semua RW dengan membatasi akses keluar-masuk, penyediaan penjaga hingga dipasang portal.

Kemudian disiapkan berbagai fasilitas seperti wastafel, sabun dan temoat cuci tangan serta dilakukan disinfeksi di kampung-kampung tersebut.

"Lalu kami data masyarakatnya yang membutuhkan bansos dikirim bantuan bansos. Kemudian di RW tersebut dibuat Gugus Tugas, Satgas RW, dilakukan sosialisasi dan sebagainya," katanya, dikutip Antara.

"Itu seperti mini lockdown, kami dulu menyebutnya Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) atau Pembatasan Sosial Berskala Kampung (PSBK), prinsipnya seperti yang diarahkan oleh Pak Presiden," ujarnya.

Bahkan, ujar Ariza, ketika zona yang ada lebih berat risikonya, diputuskan oleh Pemprov DKI Jakarta bahwa RW-RW tersebut sebagai golongan RW zona merah, kemudian dilakukan isolasi per wilayah.

"Kemudian gedung-gedung jika terbukti terpapar sekalipun hanya satu orang, ditutup hanya kantornya atau paling besar satu lantai saja," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya intervensi berbasis lokal dalam menekan laju penularan pandemi COVID-19. Dengan intervensi berbasis lokal ini, pembatasan aktivitas ekonomi dan sosial hanya dilakukan di lingkup kecil.

Hal ini disampaikan saat rapat dengan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional lewat konferensi video, pada Senin (28/9).

"Ini perlu saya sampaikan sekali lagi pada komite, intervensi berbasis lokal ini agar disampaikan ke provinsi, kabupaten, kota. Artinya pembatasan berskala mikro di tingkat desa, kampung, RW, RT atau di kantor, pondok pesantren, saya kira itu lebih efektif," kata Jokowi. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Warga DKI diingatkan tak sembarang tuduh Anies biayai demo
Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:21 WIB
Lingkar Aktivis Jakarta (LAJ) mengingatkan warga tertentu untuk tidak menuduh sembarangan Gubernur D...
Kamis, persentase pasien sembuh COVID-19 Jakarta capai 87,5 persen
Jumat, 30 Oktober 2020 - 07:24 WIB
Persentase jumlah pasien sembuh paparan COVID-19 di Jakarta mencapai 87,5 persen (naik dari sebelumn...
Prakiraan cuaca Jakarta hari ini
Jumat, 30 Oktober 2020 - 07:10 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur sejumlah wilayah di Ibu Kota DKI...
Dua massa ormas bentrok, Kapolsek Ciledug jadi korban
Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:54 WIB
Dua kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat bentrok di Jalan Ciledug Raya, Kota Tangeran...
Libur panjang, 459 penumpang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan
Kamis, 29 Oktober 2020 - 12:37 WIB
Memasuki libur panjang akhir pekan, sebanyak 459 penumpang berangkat dari Terminal Bus Kampung Rambu...
Tingkat pemakaian tempat tidur pasien di RSD Wisma Atlet turun
Kamis, 29 Oktober 2020 - 09:53 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyatakan bahwa tingkat pemakaian tempat tidur pasien (Be...
Libur Maulid Nabi, arus lalu lintas di Jakarta nampak lengang
Kamis, 29 Oktober 2020 - 08:39 WIB
Suasana lalu lintas di sejumlah titik di DKI Jakarta terpantau lengang di hari libur nasional untuk ...
Info terkini, 147 ribu kendaraan tinggalkan Jakarta
Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:14 WIB
Sekitar 147 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta sejak Rabu (27/10) malam atau bertepatan denga...
Ada demo, sejumlah rute Transjakarta dialihkan 
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:47 WIB
Sejumlah rute Transjakarta dimodifikasi akibat adanya aksi unjuk rasa di sekitar kawasan Patung Kuda...
Waspadai, BPBD DKI sebut ada potensi hujan lebat hingga 27 Oktober
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:49 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca berupa pot...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV