Menkeu: APBN 2021 jadi alat pemulihan ekonomi dari pandemi
Elshinta
Rabu, 30 September 2020 - 08:59 WIB |
Menkeu: APBN 2021 jadi alat pemulihan ekonomi dari pandemi
Menkeu Sri Mulyani membacakan tanggapan pemerintah atas pengesahan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 dalam Rapat Paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2020). Sumber foto: 

Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan, APBN 2021 akan menjadi alat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19.

"APBN menjadi alat untuk menjaga pemulihan ekonomi dari pandemi, maupun untuk menangani pandemi, yang masih terus berlanjut di 2021," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers usai persetujuan Undang-Undang APBN 2021, di Jakarta, Selasa (29/9).

Menkeu menuturkan, APBN 2021 juga akan melanjutkan kebijakan countercyclical yang ekspansif dan konsolidatif dengan memperhatikan fleksibilitas dalam merespons kondisi perekonomian dan mendorong pengelolaan fiskal yang pruden dan berkelanjutan.

"Kita juga akan menjaga defisit kita ke arah yang konsolidatif berhati-hati, arahnya sudah lebih rendah dari tahun ini dan terukur supaya momentum pemulihan ekonomi tidak terganggu," jelasnya, dikutip Antara.

Selain itu, prioritas pembangunan nasional pada 2021 tidak hanya fokus kepada bidang kesehatan, tapi juga kepada pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi, ketahanan pangan, perlindungan sosial, infrastruktur dan pariwisata.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui pengesahan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2021 menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna yang digelar di Jakarta, Selasa.

Asumsi makro yang disepakati dalam APBN 2021 terdiri dari target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen, laju inflasi 3 persen, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Rp14.600, dan tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun 7,29 persen.

Kemudian harga minyak mentah Indonesia 45 dolar AS per barel, lifting minyak bumi 705 ribu barel per hari, dan lifting gas bumi 1.007 ribu barel setara minyak per hari.

Selanjutnya juga mengenai sasaran pembangunan yaitu tingkat pengangguran terbuka antara 7,7 persen sampai 9,1 persen, tingkat kemiskinan 9,2 persen sampai 9,7 persen, rasio gini 0,377 sampai 0,379, dan Indeks Pembangunan Manusia 72,78 hingga 72,95. Lalu, Nilai Tukar Petani 102 sampai 104 dan Nilai Tukar Nelayan 102 sampai 104.

Dari asumsi makro dalam APBN 2021 tersebut maka pendapatan negara ditetapkan sebesar Rp1.743,65 triliun yang berasal dari pendapatan dalam negeri Rp1.742,75 triliun dan penerimaan hibah Rp0,9 triliun.

Pendapatan dalam negeri diperoleh dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.444,54 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp298,2 triliun.

Sementara itu, alokasi belanja negara mencapai Rp2.750 triliun yang berasal dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.954,5 triliun dan transfer ke daerah dan Dana Desa (TKDD) Rp795,5 triliun. Dari pendapatan maupun belanja tersebut, maka defisit APBN 2021 disepakati sebesar 5,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau Rp1.006,38 triliun. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat katakan subholding Pertamina bukan pemisahan perusahaan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 20:29 WIB
Pengamat energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Tumiran menilai, restrukturisasi di tubuh Pertamina bu...
Presiden minta kepala daerah sampaikan `tone`positif kepada publik
Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:37 WIB
Presiden RI Joko Widodo meminta kepala daerah senantiasa memberikan tone atau nada positif dan opt...
Kurs rupiah melemah ke Rp14.660 per dolar AS hari ini 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:28 WIB
Nilai tukar rupiah melemah pada hari ini setelah menguat dua hari berturut-turut sebelumnya. Kamis (...
 Cegah kerumunan, Satgas Covid-19 Majalengka diminta tertibkan penerima bansos UMKM
Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:11 WIB
Satgas Covid 19 Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sudah meminta bantuan Satpol PP untuk menertibkan ...
IHSG melemah tipis di akhir perdagangan hari ini 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:48 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis di akhir perdagangan hari ini. Kamis (22/10) pukul ...
Pemerintah alokasikan Rp2,6 triliun untuk program pemulihan pesantren
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:12 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 t...
IHSG melemah 0,32% ke 5.080 pada sesi I hari ini 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:37 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 16,42 poin atau 0,32% ke 5.080,01 pada akhir perdagangan ...
Greenpeace: Penggunaan BBM oktan tinggi kurangi emisi gas rumah kaca 
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan angka oktan tinggi dinilai sangat berperan dalam upaya me...
Pemkab Langkat berkomitmen tingkatkan kesejahteraan petani
Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:58 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan pet...
IHSG Kamis dibuka melemah 11,66 poin
Kamis, 22 Oktober 2020 - 09:58 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka melemah 11,66 poin ata...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV