Ketum Komnas Anak Indonesia angkat bicara soal kasus dugaan pencabulan di Buton
Elshinta
Rabu, 30 September 2020 - 21:34 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ketum Komnas Anak Indonesia angkat bicara soal kasus dugaan pencabulan di Buton
Sumber foto: La Ode Ali/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua Umum Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait akhirnya angkat bicara soal kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Ia mengatakan, kejahatan seksual yang dialami Bunga (15) nama samaran yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum ASN di Kabupaten Buton dan beberapa rekannya merupakan kejahatan luar biasa.

"Ini merupakan kejahatan luar biasa," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, La Ode Ali melalui sambungan telepon, Rabu (30/9).

Untuk itu lanjut Opung (sapaan akrab Arist Merdeka Sirait), meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Penyidik Polres Buton bisa lebih cepat memproses kasus tersebut.

"Saya harap Polres Buton agar cepat memproses kasus ini, 15 hari sudah harus segera diserahkan ke JPU (Jaksa Penuntut Umum) jangan lama-lama," pintanya.

"Jadi Polres Buton itu 15 hari sudah harus menyerahkan ke JPU dengan menggunakan Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Juncto dengan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sehingga Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat menuntut pelaku dengan ancaman minimal 10 tahun dan maksimal 20 tahun pidana penjara, bahkan bisa seumur hidup jika itu terbukti perencanaan," sambung Arist.

Dengan adanya kasus tersebut tambah Arist, di wilayah Kabupaten Buton harus ada gerakan perlindungan anak dengan melibatkan alim ulama, tokoh agama, tokoh adat, termasuk media.

"Olehnya itu di Buton itu harus ada gerakan perlindungan anak dengan melibatkan alim ulama, tokoh agama, tokoh adat, dan media.Ini penting sekali karena kejahatan seksual ini sudah zona merah, karena mungkin saja tidak hanya dilakukan oleh teman sebaya, tapi ASN juga, inikan mencoreng masa depan anak-anak yang ada di Buton," kata Arist.

Untuk diketahui, ketiga terduga pelaku pencabulan anak dibawah umur yang melibatkan salah satu oknum ASN dan dua rekannya telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah diamankan di Polres Buton untuk pemeriksaan lebih lanjut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Semarang Launching UPKSAI, Anak-anak dalam situasi rentan dijamin hak-haknya
Selasa, 24 November 2020 - 15:11 WIB
Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memberikan jaminan akses kesejahteraan maupun sosial kepada ana...
 Atasi kawin bocah di Jateng, dobrakan multisektor harus kompak
Kamis, 19 November 2020 - 21:57 WIB
Ratna (nama samaran), seorang anak usia 14 tahun berasal dari sebuah desa di Kabupaten Rembang, meng...
Momentum `Di Rumah Aja`, IRT di Makassar buat sirup dari bunga
Jumat, 06 November 2020 - 10:36 WIB
Namun di tangan ibu ibu ini tanaman Rosella menjadi tanaman yang potensial dan juga sebagai peluang ...
Sragen mulai layani dan lindungi anak berstatus rentan PKSAI 
Rabu, 28 Oktober 2020 - 13:45 WIB
Pemerintah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah kini siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada pulu...
Kak Seto: Orang tua jadi sahabat, kunci buat anak nyaman di rumah
Minggu, 04 Oktober 2020 - 14:42 WIB
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan salah satu kunci untuk memb...
Angka kekerasan seksual terhadap anak meningkat di masa pandemi
Kamis, 01 Oktober 2020 - 14:56 WIB
Dimasa pandemi Covid-19, secara nasional angka kekerasan seksual terhadap anak mengalami peningkatan...
Ketum Komnas Anak Indonesia angkat bicara soal kasus dugaan pencabulan di Buton
Rabu, 30 September 2020 - 21:34 WIB
Ketua Umum Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait akhirnya angkat bic...
Langkat targetkan angka stunting turun 10 persen di tahun 2020
Selasa, 29 September 2020 - 20:47 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melaksanakan penilaian kinerja kabupaten/kota dalam upaya pencega...
Bagaimana mengajarkan anak agar tidak egois?
Selasa, 29 September 2020 - 09:40 WIB
 Anak bisa dikatakan egois jika hanya ingin menang sendiri, tidak mau mengalah, selalu mencari pemb...
Bagaimana cara menegur anak yang tepat?
Selasa, 22 September 2020 - 11:26 WIB
Memahami perasaan dan emosi anak perlu dilakukan. Jangan pernah memarahi anak dengan meneriaki atau ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV