Peneliti: Relief Borobudur bisa jadi katalog spesies Jawa kuno
Elshinta
Kamis, 01 Oktober 2020 - 20:33 WIB |
Peneliti: Relief Borobudur bisa jadi katalog spesies Jawa kuno
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Relief yang berada di Candi Borobudur tidak hanya merupakan warisan kebudayaan tapi juga penting sebagai katalog flora dan fauna Jawa kuno bagi Indonesia yang merupakan negara dengan keanekaragaman hayati, kata pakar zoologi Cahyo Rahmadi.

"Tidak hanya dalam konteks budaya tapi kita sebagai negara dengan keanekaragaman hayati tinggi bisa melihat Borobudur, dalam perspektif catatan spesies, menurut saya Borobudur inilah yang menjadi catatan katalog spesies Jawa yang terlengkap saat ini. Ini katalog pertama yang tercatat secara real dalam bentuk relief," kata Cahyo dalam diskusi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dipantau dari Jakarta pada Kamis (1/10).

Menurut peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI itu, relief Borobudur bisa menjadi jendela bagi masyarakat modern untuk memahami dan melihat flora dan fauna era Jawa kuno. Melalui Borobudur, candi Buddha terbesar di dunia, bisa dilakukan pengarusutamaan biodiversitas melalui warisan kebudayaan yang Indonesia miliki.

Peran Borobudur sebagai katalog flora dan fauna di era Jawa kuno terbukti dalam pengkajian relief kitab Lalitavistara yang dilakukan LIPI dan Balai Konservasi Borobudur (BKB). Pengkajian itu berhasil mengidentifikasi 63 spesies tumbuhan serta 52 spesies dan famili hewan yang terdapat dalam panel-panel Lalitavistara di candi tersebut.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Akademisi: Reuni 212 perlu dilarang karena pandemi COVID-19 belum menurun
Kamis, 26 November 2020 - 11:50 WIB
Riris Andono Ahmad mengatakan menyarankan pemerintah harus terus melarang kegiatan-kegiatan yang men...
RI kecam terulangnya kasus penyiksaan pekerja migran di Malaysia
Kamis, 26 November 2020 - 11:15 WIB
Indonesia mengecam keras berulangnya kasus penyiksaan pekerja migran di Malaysia, yang kali ini dial...
UNHCR dianggap lalai tangani pengungsi Rohingya di Aceh
Kamis, 26 November 2020 - 08:55 WIB
Ketua Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Rohingya Kota Lhokseumawe Ridwan Jalil menilai kelalaian dar...
BMKG: Cuaca ekstrem berpotensi landa pegunungan tengah Jateng
Rabu, 25 November 2020 - 16:45 WIB
Cuaca ekstrem diprakirakan masih berpotensi terjadi di wilayah pegunungan tengah Jawa Tengah, kata K...
Pengamat prediksi pemangkasan libur panjang turunkan konsumsi
Rabu, 25 November 2020 - 16:20 WIB
Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bima Yudistira memp...
Polres Cianjur tutup jalur protokol antisipasi aksi buruh
Rabu, 25 November 2020 - 14:15 WIB
Polres Cianjur, Jawa Barat, menutup sejumlah jalur protokol di tengah kota, sebagai upaya mencegah t...
Kemnaker: Pola kerja bisa lebih fleksibel usai pandemi
Selasa, 24 November 2020 - 18:05 WIB
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Bambang Satrio Lelo...
Guru Danau Kalsel: Ulama jangan ceramah yang pecah belah umat dan persatuan
Selasa, 24 November 2020 - 17:35 WIB
Ulama kharismatik Kalimantan Selatan KH Asmuni atau akrab disapa Guru Danau mengimbau para ulama aga...
Bupati Sleman mengukuhkan satu lagi Kampung Tangguh Nusantara
Selasa, 24 November 2020 - 17:00 WIB
Bupati Sleman Sri Purnomo pada Selasa mengukuhkan satu lagi Kampung Tangguh Nusantara, yang dibentu...
Pemkab Kulon Progo diharapkan tingkatkan anggaran padat karya
Selasa, 24 November 2020 - 16:46 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Tukijan mengharapkan pemerintah kabu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV