Kajian kardiovaskuler FK UB luncurkan aplikasi `Detak`
Elshinta
Minggu, 04 Oktober 2020 - 17:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Kajian kardiovaskuler FK UB luncurkan aplikasi `Detak`
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Guna mengembangkan penelitian dan penanganan pada kasus serangan jantung, kelompok Kajian Kardiovaskuler Fakultas Kedokter Universitas Brawijaya meluncurkan sebuah aplikasi berbasis Algoritma Artificial Intelligence (AI). Aplikasi yang diberi nama `Detak`, yang merupakan kepanjangan dari deteksi jantung cepat dan akurat yang merupakan aplikasi yang dibuat untuk memberikan pelayanan di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Kelompok Kajian Kardiovaskuler FK UB, Mohammad Saifur Rohman menyatakan dengan aplikasi tersebut masyarakat akan mampu untuk mendeteksi secara dini dari serangan jantung.

“Aplikasi ini diharapkan dapat mengurangi masalah keterlambatan pasien yang mengalami serangan jantung atau Sindrom Koroner Akut (SKA) yang datang di RSSA,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Minggu (4/10).

Dengan aplikasi tersebut akan membantu mengarahkan pasien yang terkena serangan jantung akan diarahkan ke mana jika parah maka diarahkan ke fasilitas yang dilengkapi pemasangan ring, kalau pasien dalam kondisi kecil SKA maka diarahkan ke fasilitas biasa tanpa dokter jantung demikian pula pada pasien yang tidak mempunyai gejala.

“Aplikasi Detak ini dapat diunduh  pada program pengunduh aplikasi dan diharapkan dapat ditingkatkan lagi karena aplikasi tersebut juga berisi data base yang bisa dimanfaatkan untuk penerapan penelitian guna meningkatkan dan memberikan edukasi pada masyarakat akan serangan jantung,” jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Amazon dilaporkan beli `startup` podcast, Spotify dominasi pasar
Kamis, 03 Desember 2020 - 12:15 WIB
Amazon dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk membeli startup podcast Wondery dengan valuasi le...
Kemkominfo latih penggunaan aplikasi desa di PPU
Rabu, 02 Desember 2020 - 07:45 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melatih penggunaan aplikasi administrasi kependu...
YouTube uji coba AI untuk otomatisasi `chapter` video
Kamis, 26 November 2020 - 10:20 WIB
YouTube belum lama ini telah meluncurkan fitur baru `chapter video` , yang saat ini dilaporkan sedan...
Me-retweet cuitan menyesatkan dapat peringatan
Selasa, 24 November 2020 - 11:10 WIB
Twitter memperluas peringatan kepada pengguna yang me-retweet cuitan yang sudah diberi label menye...
Olivia Gosandra, YouTuber milenial yang sukses gaet 3 juta subscribers
Senin, 23 November 2020 - 20:35 WIB
Olivia Gosandra namanya. Talenta wanita cantik kelahiran 22 Juli 1996 asal Batam, Riau ini tak perlu...
Google Message kini dibekali `end-to-end encryption`
Sabtu, 21 November 2020 - 14:47 WIB
Google mengumumkan telah menambahkan end-to-end encryption atau enkripsi ujung-ke-ujung pada aplik...
Anggota DPR ajak masyarakat sampaikan aspirasi ke DPR lewat E-Parlemen
Kamis, 19 November 2020 - 18:20 WIB
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Evita Nursanty mengajak masyarakat menggunakan ...
DAMRI tingkatkan layanan digital lewat `Fleet Management System`
Kamis, 19 November 2020 - 12:05 WIB
Penyelenggara jasa angkutan penumpang dan barang dengan bus, DAMRI, meningkatkan pelayanan dan manaj...
Sri Mulyani sebut potensi ekonomi digital Indonesia luar biasa
Rabu, 11 November 2020 - 18:12 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan potensi ekonomi digital Indonesia sangat ...
Bank Mandiri terbitkan e-money edisi Jak Lingko
Minggu, 01 November 2020 - 23:00 WIB
Bank Mandiri bersinergi dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menerbitkan kartu e-money khus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV