MemoRI 13 Oktober
Lencana Merah Putih diinjak picu pertempuran Medan Area
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Lencana Merah Putih diinjak picu pertempuran Medan Area
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2mxpr15

Elshinta.com - Pertempuran Medan Area adalah sebuah peristiwa perlawanan rakyat terhadap Sekutu yang terjadi di Medan, Sumatera Utara setelah mendaratnya pasukan Sekutu (Inggris) yang diikuti oleh NICA (Belanda), 9 Oktober 1945, dengan tujuan mengambil alih pemerintahan.

Kedatangan tersebut memancing berbagai insiden terjadi pada sebuah hotel di Jalan Bali, Kota Medan, Sumut, 13 Oktober 1945. Saat itu, seorang penghuni merampas dan menginjak-injak lencana Merah Putih yang dipakai pemuda Indonesia sehingga mengundang kemarahan sampai akhirnya barisan pemuda dan TKR bertempur melawan Sekutu dan NICA dalam upaya merebut dan mengambil alih gedung-gedung pemerintahan dari tangan Jepang.

Inggris kemudian mengeluarkan ultimatum kepada bangsa Indonesia agar menyerahkan senjata kepada Sekutu meski tak dihiraukan oleh kaum pribumi. Selanjutnya, pada 1 Desember 1945, Sekutu memasang papan yang tertuliskan `Fixed Boundaries Medan Area` (batas resmi wilayah Medan) di berbagai pinggiran Kota Medan hingga dianggap sebagai tantangan bagi para pemuda.

Tak lama berselang, Sekutu dan NICA melancarkan serangan besar-besaran terhadap Kota Medan pada 10 Desember 1945 hingga menimbulkan banyak korban di kedua belah pihak hingga akhirnya penjajah berhasil menduduki Kota Medan pada April 1946.

Akhirnya, perlawanan Sekutu semakin sengit pada 10 Agustus 1946 di Tebing Tinggi setelah pusat perjuangan rakat Medan sebelumnya dipindahkan ke Siantar. Kemudian diadakanlah pertemuan di antara para Komandan pasukan yang berjuang di Medan Area dan memutuskan dibentuk nya satu komando yang bernama Komando Resimen Laskar Rakyat untuk memperkuat perlawanan di Kota Medan.

Perang gerilya dan frontal itu terjadi selama dua tahun lamanya, bahkan tak hanya terjadi di Kota Medan, melainkan juga di hampir seluruh wilayah Sumatera terjadi perlawanan rakyat terhadap Jepang, Sekutu dan Belanda untuk mengusir mereka dari wilayah Indonesia, khususnya Kota Medan saat terjadi peristiwa Pertempuran Medan Area tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aliansi Jogo Malang gelar demo tolak FPI dan Rizieq Shihab  
Jumat, 27 November 2020 - 17:36 WIB
Sejumlah elemen dan aliansi serta ormas di Malang raya, Jawa Timur yang tergabung dalam Aliansi Jovi...
Dua polisi terluka saat bubarkan demo di Sorong yang berakhir ricuh
Jumat, 27 November 2020 - 13:11 WIB
Dua anggota Brimob mengalami luka akibat terkena lemparan batu saat membubarkan aksi demo yang menun...
Selain rapid Polda Metro bagikan sembako dan vitamin ke warga Tebet
Senin, 23 November 2020 - 21:36 WIB
Kegiatan rapid test yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ...
Dua warga meninggal diduga <i>tenggak</i> miras oplosan
Senin, 23 November 2020 - 21:25 WIB
Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setel...
Kendaraan di Jalan DI Panjaitan tersendat akibat ada genangan
Minggu, 22 November 2020 - 17:35 WIB
Kendaraan yang melintas di Ruas Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, tersendat akibat seba...
Polisi Jayawijaya dalami penemuan jenazah tanpa identitas
Minggu, 22 November 2020 - 17:24 WIB
Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, masih mendalami penemuan jenazah laki-laki tanpa ...
 Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bantu warga temajuk panen buah dan sayur
Minggu, 22 November 2020 - 15:11 WIB
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas membantu warga melak...
Jasad pencari ikan tenggelam di Sungai Barito Kalteng ditemukan
Sabtu, 21 November 2020 - 18:42 WIB
Jasad pencari ikan, Mirhansyah (57)  yang tenggelam di Sungai Barito, Kalimantan Tengah, ditemuka...
Ricuh, FPI bubarkan demo tolak Rizieq Shihab di Karawang
Sabtu, 21 November 2020 - 16:46 WIB
Massa Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Karawang yang berdemonstrasi menolak Rizieq Shihab di tan...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga petang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV