Jelang Hari Santri, Gus Jazil: Kuatkan nilai persatuan di masyarakat
Elshinta
Minggu, 18 Oktober 2020 - 17:35 WIB |
Jelang Hari Santri, Gus Jazil: Kuatkan nilai persatuan di masyarakat
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Jazilul Fawaid berharap dalam peringatan Hari Santri pada 22 Oktober tahun ini menjadi momentum bagi bangsa Indonesia semakin memperkuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

"Di tengah berbagai perbedaan, mari kita kokohkan nilai-nilai tersebut,” ujar Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul, dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (18/10).

Hal tersebut disampaikan Gus Jazil merefleksilan Resolusi Jihad, 22 Oktober 1945 guna mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari upaya kembalinya penjajahan bangsa asing ketika seluruh komponen masyarakat bersatu padu berjuang bersama di medan laga.

Ketika Resolusi Jihad diserukan oleh Rais Akbar NU Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari, kata dia, seluruh umat Islam, baik laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang berada di radius 94 km dari Surabaya, wajib turun ke medan laga, sedangkan umat Islam yang berada di luar radius 94 km hukumnya fardu kifayah.

KH Hasyim Asy’ari dalam Resolusi Jihad menanamkan sikap patriotisme dan mencetuskan sikap dan pandangan bahwa cinta tanah air sebagian dari iman, "hubbul wathan minal iman".

"Sikap inilah yang membakar semangat rakyat untuk berjuang. Beragam element ummat Islam dengan mengedepankan persatuan akhirnya mampu mempertahankan kemerdekaan Indonesia," kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Dengan belajar pada seruan Resolusi Jihad yang mampu menyatukan seluruh kelompok masyarakat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, lanjut dia, nilai-nilai yang ada sangat relevan untuk diimplementasikan oleh bangsa Indonesia pada saat-saat ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketum PP Muhammadiyah serahkan wacana pembubaran FPI kepada negara
Senin, 23 November 2020 - 21:11 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyerahkan munculnya wacana pembubaran or...
Polisi sita ratusan liter miras jelang Pilkada Surakarta
Senin, 23 November 2020 - 16:30 WIB
Polres Kota Surakarta berhasil menyita ratusan liter minuman keras (miras) yang memabukkan jenis ciu...
Pemilihan ketua umum MUI yang baru dengan sistem formatur
Senin, 23 November 2020 - 16:20 WIB
Anggota Dewan Pengarah Musyawarah Nasional X Majelis Ulama Indonesia K.H. Marsudi Syuhud mengatakan ...
Bansos Jabar tahap III terdistribusi 100 Persen
Senin, 23 November 2020 - 13:55 WIB
Pendistribusian bantuan sosial (bansos) tahap III Provinsi Jawa Barat (Jabar) tuntas 100 persen yakn...
Pangdam Jaya pastikan Reuni 212 batal digelar
Senin, 23 November 2020 - 13:50 WIB
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memastikan agenda Reuni 212 pada Rabu (2/12) batal digela...
Apresiasi bagi `Pahlawan Pangan` saat krisis kesehatan global
Senin, 23 November 2020 - 13:25 WIB
Presiden Joko Widodo ketika membuka Jakarta Food Security Summit (JFSS) Ke-5 Tahun 2020 secara virtu...
Pemprov Jatim: UMK lima daerah ring 1 naik Rp100 ribu
Senin, 23 November 2020 - 11:05 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa nilai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2021 untuk...
Gubernur Sulsel harap NU jadi agen perubahan perilaku pandemi COVID-19
Minggu, 22 November 2020 - 21:55 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah berharap keluarga besar Nahdlatul Ulama di provinsi  t...
PLN bantu listrik gratis 1.200 rumah warga kurang mampu di Kalbar
Minggu, 22 November 2020 - 20:25 WIB
Unit Induk Wilayah PLN Kalbar dalam rangka hari listrik nasional ke-75 memberikan bantuan pemasanga...
 Rumbela Desa Jatilaksana, ubah bambu hitam jadi kerajinan tangan
Minggu, 22 November 2020 - 15:37 WIB
Di tangan masyarakat Desa Jatilaksana, Kecamatan Pangkalan, bambu hitam jadi bernilai ekonomis. Bers...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV