MemoRI 19 Oktober
19 Oktober 1999, Lepasnya provinsi termuda dari Ibu Pertiwi
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
19 Oktober 1999, Lepasnya provinsi termuda dari Ibu Pertiwi
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MwN5DW

Elshinta.com - Timor Timur merupakan sebuah wilayah bekas koloni Portugis yang dianeksasi oleh militer Indonesia menjadi sebuah provinsi di Indonesia pada 17 Juli 1976 dan menjadi provinsi Indonesia yang ke-27 hingga akhirnya berpisah setelah 24 tahun.

Timor Timur berintegrasi dengan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia setelah dijajah selama 450 tahun oleh Portugal. Wilayah provinsi ini meliputi bagian timur pulau Timor, pulau Kambing atau Atauro, pulau Jaco dan sebuah eksklave di Timor Barat yang dikelilingi oleh provinsi Nusa Tenggara Timur.

Diketahui, masuknya provinsi ini ke Indonesia berawal dari keinginan sebuah partai politik, yaitu APODETI bersama UDT yang ingin berintegrasi dengan Indonesia pada 28 November 1975, dimana ABRI melakukan invasi militer ke Timor Timur pada 7 Desember 1975.

Selama masa invasi, massa penolak integrasi (FRETILIN) dibantai oleh pasukan ABRI, sedangkan anak-anaknya dibawa ke Indonesia untuk diasuh oleh keluarga militer Indonesia. Setelah berhasil ditaklukkan, koalisi APODETI-UDT membentuk Pemerintah Sementara Timor Timur dengan Arnaldo dos Reis Araújo sebagai ketuanya.

Sementara itu, masyarakat merasa ingin bersatu dengan Indonesia karena persamaan budaya dengan saudara serumpunnya, Timor Barat. Bahkan pada saat Presiden Soeharto menghadiri peringatan dua tahun Integrasi Timtim di Gedung DPRD Tingkat I Timor Timur, ia mengatakan bahwa Timor Timur adalah "anak yang hilang dan telah kembali ke pangkuan ibu pertiwi."

Kini, seperti diketahui Timor Timur yang dahulu bersama Indonesia telah merdeka menjadi negara sendiri, Timor Leste. Meski telah berpisah dengan Indonesia sejak 19 Oktober 1999, akan tetapi Timor Leste baru secara resmi merdeka dari Indonesia pada 20 Mei 2002.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aliansi Jogo Malang gelar demo tolak FPI dan Rizieq Shihab  
Jumat, 27 November 2020 - 17:36 WIB
Sejumlah elemen dan aliansi serta ormas di Malang raya, Jawa Timur yang tergabung dalam Aliansi Jovi...
Dua polisi terluka saat bubarkan demo di Sorong yang berakhir ricuh
Jumat, 27 November 2020 - 13:11 WIB
Dua anggota Brimob mengalami luka akibat terkena lemparan batu saat membubarkan aksi demo yang menun...
Selain rapid Polda Metro bagikan sembako dan vitamin ke warga Tebet
Senin, 23 November 2020 - 21:36 WIB
Kegiatan rapid test yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ...
Dua warga meninggal diduga <i>tenggak</i> miras oplosan
Senin, 23 November 2020 - 21:25 WIB
Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setel...
Kendaraan di Jalan DI Panjaitan tersendat akibat ada genangan
Minggu, 22 November 2020 - 17:35 WIB
Kendaraan yang melintas di Ruas Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, tersendat akibat seba...
Polisi Jayawijaya dalami penemuan jenazah tanpa identitas
Minggu, 22 November 2020 - 17:24 WIB
Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, masih mendalami penemuan jenazah laki-laki tanpa ...
 Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bantu warga temajuk panen buah dan sayur
Minggu, 22 November 2020 - 15:11 WIB
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas membantu warga melak...
Jasad pencari ikan tenggelam di Sungai Barito Kalteng ditemukan
Sabtu, 21 November 2020 - 18:42 WIB
Jasad pencari ikan, Mirhansyah (57)  yang tenggelam di Sungai Barito, Kalimantan Tengah, ditemuka...
Ricuh, FPI bubarkan demo tolak Rizieq Shihab di Karawang
Sabtu, 21 November 2020 - 16:46 WIB
Massa Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Karawang yang berdemonstrasi menolak Rizieq Shihab di tan...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga petang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV