Ini, gaya hidup sehat dan aktif untuk anak muda
Elshinta
Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:50 WIB |
Ini, gaya hidup sehat dan aktif untuk anak muda
Ilustrasi (Antara/Pixabay)

Elshinta.com - Selain untuk memperbaiki suasana hati, gaya hidup sehat dan aktif juga dapat menjaga kesehatan tubuh.

Meski pandemi menciptakan keterbatasan dalam beraktivitas, namun banyak cara untuk tetap mempertahankan gaya hidup sehat dan aktif selama di rumah.

Dokter spesialis gizi klinik Juwalita Surapsari, Sp.GK, M.Gizi dari Perhimpunan Nutrisi Indonesia memberikan beberapa panduan yang harus dilakukan untuk tetap menjaga gaya hidup aktif selama beraktivitas.

Cukupi kebutuhan energi harian
Semakin banyak aktivitas fisik, kebutuhan akan sumber energi juga semakin banyak. Dilihat dari jumlahnya, setiap orang memiliki kebutuhan energi yang berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, tinggi, berat badan, dan aktivitas fisik.

Anda perlu memperhatikan pola makan teratur dan ideal, yang terdiri dari tiga kali makan utama dan dua kali selingan atau snack, sesuai anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pola makan teratur juga perlu didampingi dengan asupan gizi seimbang dari makanan yang kita konsumsi.

“Yang perlu diperhatikan dari gaya hidup sehat tersebut termasuk di antaranya nutrisi yang dikonsumsi agar bisa mencakup semua kebutuhan gizi makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak) dan gizi mikronutrien (vitamin dan mineral)," ujar Juwalita dalam siaran resmi, Kamis.

Dia mengingatkan makanan atau minuman yang dikonsumsi tidak berarti hanya untuk mencukupi kebutuhan kalori, namun juga harus memenuhi makronutrien maupun mikronutrien penting.

Pahami kandungan makanan yang dikonsumsi
Menurut Juwalita, gunakan panduan piring makan dalam memilih makanan, yaitu setengah dari piring makan harus mengandung sayuran atau buah-buahan, kemudian seperempat dari piring kita diisi dengan protein dan seperempat lainnya mengandung karbohidrat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga mengeluarkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS), yang berisi manfaat makanan sehat bagi tubuh, panduan makan sehat, dan ditambah panduan pola hidup sehat seperti aktivitas fisik dan kebersihan diri.

Agar asupan protein tercukupi, konsumsi makanan seperti ikan, ayam, telur, daging, dan susu. Protein merupakan salah satu makronutrien, yang menjadi komponen utama pembentuk otot dan jaringan tubuh, serta untuk membentuk hormon, enzim, dan hemoglobin yang penting dalam berbagai fungsi dalam tubuh.

Olahraga dan istirahat cukup
Selain mengonsumsi berbagai jenis makanan di atas, Anda juga perlu olahraga untuk menjaga daya tahan tubuh. Usahakan untuk bangun dari tempat duduk setiap dua jam sekali untuk berjalan di sekitar rumah dan berolahraga ringan.

Istirahat dan tidur yang cukup juga penting untuk dilakukan. Remaja dan orang dewasa dianjurkan untuk tidur selama tujuh jam sehari untuk bisa mempertahankan imunitas tubuh.

Konsumsi susu
Susu merupakan salah satu alternatif sumber nutrisi penting yang bisa membantu mencukupi kebutuhan tubuh kita akan protein yang berguna untuk menjaga daya tahan tubuh, khususnya di kondisi yang tidak menentu dan masih rentan penyakit saat ini.

“Susu dan berbagai minuman yang mengandung susu dapat membantu melengkapi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien tubuh kita. Dalam keadaan di mana kita diharuskan melakukan berbagai beraktivitas di rumah, sangat penting untuk tetap aktif dan berolahraga untuk tetap menjaga kesehatan. Oleh karena itu, susu bisa menjadi solusi praktis untuk menambah kembali nutrisi yang terbuang selama kita beraktivitas,” tutup Juwalita.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dokter: Gangguan prostat tak berkorelasi dengan kemandulan
Minggu, 13 Juni 2021 - 23:57 WIB
Gangguan pembesaran prostat atau benign prostate hyperplasia (BPH) pada pria tidak berkorelasi langs...
UPT Puskesmas di Langkat harus jadi garda terdepan layani kesehatan primer
Minggu, 13 Juni 2021 - 17:35 WIB
Sebanyak delapan orang PNS di jajaran Pemkab Langkat dilantik menjabat Kepala UPT Puskesmas di Kabup...
Dokter: Mengunyah makanan sebaiknya seimbang di kedua sisi mulut
Minggu, 13 Juni 2021 - 16:35 WIB
Mengunyah makanan sebaiknya dilakukan secara seimbang di kedua sisi mulut, sebab kebiasaan hanya men...
Jangan sepelekan buku KIA untuk pantau tumbuh kembang anak
Sabtu, 12 Juni 2021 - 10:45 WIB
Dokter spesialis anak yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Citra Amelinda, ...
Pemerintah: Masyarakat harus ubah mindset untuk tekan lonjakan Covid-19 di daerah
Jumat, 11 Juni 2021 - 20:50 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono menjelaskan Pemerintah sudah memp...
Stres picu bruxism, kebiasaan buruk menggemeretakkan gigi
Jumat, 11 Juni 2021 - 17:01 WIB
Bruxism atau menggemeretakkan gigi atas dan bawah adalah kebiasaan buruk yang dapat terjadi karena d...
Risiko diabetes lebih tinggi pada anak yang kegemukan
Jumat, 11 Juni 2021 - 15:08 WIB
Anak kecil bertubuh gemuk memang kadang terlihat lebih menggemaskan, namun para orang tua perlu lebi...
Tips jaga kebersihan makanan dari luar dan pola makan sehat
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:36 WIB
Dokter spesialis gizi klinik konsultan nutrisi pada kelainan metabolisme gizi dari Perhimpunan Dokte...
Jangan sembarangan konsumsi antibiotik demi hindari masalah kesehatan
Kamis, 10 Juni 2021 - 23:08 WIB
Antibiotik hanya diperuntukkan untuk mengobati infeksi bakteri dan bila digunakan di luar itu maka b...
Dokter RSUI: Mendengkur bisa munculkan masalah kardiovaskular
Kamis, 10 Juni 2021 - 16:11 WIB
Dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan (THT) konsultan kepala dan leher di Rumah Sakit Univer...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV