Luncurkan Program \"Manuto Yo Mas\", RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus diminta tak hanya pamer di medsos
Elshinta
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 14:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Luncurkan Program \
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Luncurkan Program "Manuto Yo Mas", RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus diminta tak hanya pamer di medsos. Diungkapkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus Jawa Tengah Dr. Hartopo di sela-sela peluncuran program menjadi tokoh melayani masyarakat (Manuto Yo Mas), Jumat (23/10). Dimana program melayani dalam waktu 5 menit ini sebagai komitmen peningkatan pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus kepada masyarakat. Terlebih rumah sakit ini sebagai rujukan dari beberapa kabupaten d isekitar Kabupaten Kudus. "Ini tidak boleh hanya sekedar seremoni yang kemudian dipamerkan ke medsos tetapi pelaksanaan lain", pesan Hartopo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Sabtu (24/10).

Dikatakan, adanya perbaikan pelayanan ini sebagai bentuk kompetisi dengan rumah sakit swasta. "Kalau di RS swasta pelayanan cepat dan petugasnya ramah-ramah disini juga harus demikian. Jangan sampai ada kesan rumah sakit pemerintah pelayanan tidak baik, petugasnya galak. Semoga program ini benar-benar diterapkan. Saya akan sering sidak untuk melihat pelayanan disini karena rumah sakit ini merupakan ikon Kudus", paparnya.

Setelah peluncuran program ini semua harus jaga komitmen sehingga tidak dihujat masyarakat. Ia juga berpesan agar para tim medis selalu menjaga asupan gizi dan tetap menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi. 

Direktur utama RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr. Abdul Aziz Akhyar menyampaikan adanya pihaknya sebagai rumah sakit rujukan akan meningkatkan pelayanan. Dimana selama ini diakui masih ada petugas terutama dipelayanan yang dianggap kurang ramah. "Kita akan benahi pelan-pelan sehingga komitmen dalam 5 menit masyarakat terlayani akan terwujud", ungkapnya. 

Mengenai penangganan kasus covid-19 yang akhir-akhir ini masyarakat mempunyai stigma negatif juga jadi perhatian. Ditegaskan tidak semua pasien dicovidkan tanpa melalui tes swab terlebih dahulu. "Apalagi hasil swab sekarang lebih cepat dalam beberapa jam akan muncul kalaupun negatif langsung diserahkan keluarga untuk dimakamkan biasa tanpa protokol kesehatan", imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Staf kena Covid, Kejari Subang tutup sementara
Sabtu, 28 November 2020 - 13:11 WIB
Sebanyak 11 orang staf Kejaksaan Negeri Subang dilaporkan terinfeksi Covid-19. Disampaikan Juru Bica...
Jumat kemarin, rekor tertinggi kasus Covid-19 sejak Maret 2020
Sabtu, 28 November 2020 - 12:25 WIB
Jumlah kasus baru positif terinfeksi virus corona pada Jumat (27/11) mencapai rekor tertinggi sejak ...
Manfaat bertanam untuk bantu lawan penyakit hingga jaga daya ingat
Sabtu, 28 November 2020 - 07:45 WIB
Bertanam menjadi salah satu pilihan orang-orang di masa pandemi COVID-19 beberapa bulan terakhir.
Tiga ASN-nya terpapar Covid-19, Disdukcapil Kota Depok sementara tutup enam hari
Jumat, 27 November 2020 - 17:48 WIB
Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok Nuraeni Widayatti merilis tentan...
Menteri BUMN: Pengembangan wisata medis dimulai di Bali
Jumat, 27 November 2020 - 13:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemerintah akan memulai pengembangan wisata medis di Bali.
GOR Watu Belah akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19
Jumat, 27 November 2020 - 11:46 WIB
Gedung Olah Raga (GOR) Watu Belah Sumber Kabupaten Cirebon, Jawa Barat akan digunakan sebagai tempat...
Kasus HIV/AIDS di Penajam Paser Utara bertambah sepanjang 2020
Jumat, 27 November 2020 - 08:15 WIB
Kasus orang dengan HIV/AIDS di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sepanjang tahun 2020...
Masker wajah diprediksi masih jadi tren di 2021
Rabu, 25 November 2020 - 10:35 WIB
Pandemi COVID-19 membuat masker wajah menjadi salah satu produk yang disulap menjadi fashion item ba...
Erick: Segera ada keputusan zona merah jadi prioritas vaksin COVID-19
Selasa, 24 November 2020 - 21:44 WIB
Menteri BUMN yang juga Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan E...
Pemkot Bandung terima 200.000 masker dari Pemprov Jabar
Selasa, 24 November 2020 - 16:25 WIB
PemerintahKota (Pemkot) Bandung menerima 200.000 masker kain senilai Rp956 juta dari Pemerintah Prov...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV