Pemerintah kuatkan literasi keuangan di kalangan santri
Elshinta
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 19:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Pemerintah kuatkan literasi keuangan di kalangan santri
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Pemerintah berupaya menguatkan literasi keuangan di kalangan pemuda, santri, maupun pelajar agar kepemilikan dan penggunaan rekening terus meningkat. Hal ini tentunya bisa mendukung ketahanan ekonomi atau sistem keuangan nasional.

“Santriwan dan santriwati merupakan segmen prioritas dalam kelompok pemuda pada Strategi Nasional Keuangan Inklusif,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir dalam acara Seminar Keuangan Inklusif bagi Pemuda/Santri dalam rangka Hari Santri Nasional 2020, Jumat (23/10) di Jakarta. 

Kelompok pemuda mempunyai potensi yang sangat besar, dengan santri/santriwati yang tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 18 juta orang. Jika seluruhnya terinklusi keuangan, maka bisa mendorong pencapaian target keuangan inklusif jangka panjang. 

Berbicara tentang ekonomi yang inklusif, Iskandar menerangkan bahwa salah satu sumber dari pengangguran adalah karena tidak adanya akses masyarakat kelompok bawah terhadap 2 (dua) hal, yaitu akses pekerjaan dan akses pembiayaan. 

“Pembangunan itu harusnya inklusif untuk semua orang. Jadi kita melakukan pelatihan keuangan inklusif ini, salah satunya adalah supaya seluruh masyarakat Indonesia bisa berusaha, bisa mendapatkan pekerjaan, tanpa mengecualikan dari kelompok mana,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com.

Ia pun menjelaskan bahwa Pemerintah memiliki program One Pesantren One Product (OPOP). Program ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian umat melalui para santri, pondok pesantren, dan masyarakat sekitar. 

“Dengan program ini, Pondok Pesantren diharapkan bisa makin memberikan dampak terhadap lingkungan sekitarnya,” tutur Iskandar Simorangkir selaku Ketua Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif. 

Pada perayaan Hari Santri Nasional ini, juga dilaksanakan serangkaian acara antara lain penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)/Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra), peresmian Pontrenmart, pembiayan fintech eSyirkah untuk ekspor usaha santri, peluncuran iPesantren, pembukaan Rekening Santri dan penyerahan Kartu Santri, peluncuran percontohan pembiayaan OPOP, serta edukasi/literasi keuangan syariah pesantren.

Melalui berbagai program keuangan inklusif, lanjut Iskandar, Pemerintah ingin memberdayakan masyarakat, khususnya yang belum tersentuh dengan pembiayaan. “Sehingga mereka bisa membuka usaha, bisa bekerja, untuk meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya. 

Hadir dalam kesempatan ini antara lain Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj; Ketua PBNU Bidang Ekonomi, Eman Suryaman Abdurrahman; Ketua Perhimpunan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin, Irnanda Laksnawan; Wakil Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi NU, Afifi; Sekum Induk Koperasi Pondok Pesantren (INKOPONTREN), Syaiful Arifin; serta para Direksi BUMN, Bank Himbara, dan Bank Daerah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IHSG Senin dibuka menguat 15,3 poin
Senin, 14 Juni 2021 - 09:18 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin dibuka menguat 15,3
APTRI minta rencana penerapan PPN sembako dikaji ulang
Jumat, 11 Juni 2021 - 16:28 WIB
Dewan Pimpinan Nasional, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) meminta pemerintah mengkaji u...
Aktivitas Pasar Jibama masih sepi usai penembakan
Jumat, 11 Juni 2021 - 15:32 WIB
Aktivitas jual beli di Pasar Jibama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua masih terhenti pasca penem...
PPN untuk jasa pendidikan berpotensi menambah angka putus sekolah
Jumat, 11 Juni 2021 - 15:19 WIB
Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Gerindra Himmatul Aliyah mengatakan waca...
BPDPKS siap libatkan petani dalam rantai pasok biodisel
Jumat, 11 Juni 2021 - 13:57 WIB
Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) siap melibatkan petani atau...
BLK Komunitas hadirkan sejumlah pelatihan bagi masyarakat
Jumat, 11 Juni 2021 - 13:24 WIB
Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas yang dibangun Kementerian Ketenagakerjaan membuka berbagai jenis...
IHSG Jumat dibuka menguat 10,84 poin
Jumat, 11 Juni 2021 - 09:41 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat, dibuka menguat 10,84 poin
IHSG menguat 0,99% ke 6.107 di akhir perdagangan hari ini  
Kamis, 10 Juni 2021 - 18:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 60,06 poin atau 0,99% ke 6.107,53 pada akhir perd...
Rupiah spot menguat 0,05% ke Rp14.248 per dolar AS pada perdagangan hari ini  
Kamis, 10 Juni 2021 - 17:45 WIB
Rupiah spot ditutup pada level Rp 14.248 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Kamis...
BI Malang sosialisasi pendampingan klaster pembiakan sapi potong
Kamis, 10 Juni 2021 - 15:46 WIB
Kabupaten Malang, Jawa Timur merupakan salah satu daerah penghasil sapi potong terbesar di Jawa Tim...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV