Gempa Pangandaran guncang wilayah Priangan Timur
Elshinta
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:10 WIB |
Gempa Pangandaran guncang wilayah Priangan Timur
Ilustrasi - Suasana Pantai Batu Karas di laut selatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2HzRZ4B

Elshinta.com - Gempabumi yang berpusat di laut Pangandaran mengguncang daerah lain yang cukup dirasakan kuat oleh sejumlah warga di Kabupaten Pangandaran, Garut, Tasikmalaya, dan daerah lainnya, Minggu (25/10) pagi, hingga harus berhamburan keluar rumah karena khawatir merusak bangunan.

Seorang warga Perumahan Malayu Selaras, Ningrum mengatakan, saat gempa sedang beraktivitas memasak di dapur lalu lari keluar rumah karena guncangannya cukup kuat.

"Gempanya terasa kencang, saya langsung spontan keluar rumah," katanya, dikutip Antara.

Selain Ningrum, warga lainnya di komplek perumahan yang sama merasakan guncangan gempa yang kuat lalu berlarian keluar rumah dan berkumpul di tengah jalan.

Guncangan gempa tersebut, kata Ningrum, membuat panik, apalagi pernah merasakan trauma dengan kejadian gempa dahulu pada September 2009 di Tasikmalaya.

"Saking besarnya gempa, membuat saya panik, anak saya yang kecil saja ketinggalan di kamar mandi," katanya.

Selain warga Garut, beberapa warga lainnya dilaporkan sempat panik karena guncangan gempa cukup kuat dirasakan saat berada di dalam rumah.

Seorang warga Kota Tasikmalaya, Husna mengaku, saat gempa langsung berlari keluar rumah bersamaan dengan penghuni rumah lainnya untuk menyelamatkan diri dari bahaya gempa tersebut.

"Terasanya 5-10 detik, tapi berasa banget getarannya, aku lagi tidur, tahu-tahu tempat tidur bergetar, pintu bergetar," katanya.

Selain itu, warga di pesisiran pantai selatan di Kabupaten Tasikmalaya merasakan sama dengan guncangan gempa tersebut yang terasa cukup kuat dan berlangsung beberapa detik.

Seorang warga pesisir pantai di Kecamatan Cipatujah, Yana Taryana mengatakan, saat gempa dirinya dan warga lainnya keluar rumah karena khawatir bangunan rumah roboh.

"Saat gempa, warga di sini semua panik, keluar rumah, sebagian ada yang ke pantai melihat kondisi laut, takutnya tsunami," kata Yana.

Yana menyampaikan, kepanikan warga di pesisir pantai tidak berlangsung lama, warga kembali ke rumahnya masing-masing setelah merasa tenang dan tidak akan terjadi lagi gempa susulan.

"Kebetulan di sini kondisinya sedang hujan, jadi banyak yang kembali lagi ke rumah, dan beraktivitas seperti biasa," kata Yana.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan dalam siaran resminya, gempa berkekuatan magnitudo 5.9 itu berlokasi 90 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 10 kilometer, yang terjadi Minggu pagi pukul 07.56 WIB. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Komisi VIII DPR : Penanganan pengungsi Merapi di Sleman bagus
Rabu, 25 November 2020 - 21:30 WIB
Komisi VIII DPR menilai penanganan pengungsi bencana erupsi Gunung Merapi di barak pengungsian Glaga...
Pemkot Singakwang data 33 rumah rusak akibat puting beliung
Rabu, 25 November 2020 - 15:45 WIB
Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat melakukan pendataan terhadap 33 rumah yang rusak akib...
DPUPKP Sleman: Jalur evakuasi Merapi dengan cor blok kualitas bagus
Rabu, 25 November 2020 - 15:35 WIB
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yog...
Kemensos distribusikan tenda dan logistik untuk pengungsi Merapi
Rabu, 25 November 2020 - 13:50 WIB
Kementerian Sosial (Kemensos) mendistribusikan bantuan berupa tenda dan logistik senilai Rp500 juta ...
BPBD Sleman minta masyarakat waspada, namun tetap tenang sikapi Merapi
Rabu, 25 November 2020 - 11:55 WIB
Menyikapi perkembangan aktivitas vulkanis Gunung Merapi saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daera...
11 rumah dan satu jembatan di Lebak rusak dilanda longsor
Rabu, 25 November 2020 - 11:20 WIB
Sebanyak 11 rumah dan satu jembatan di Kabupaten Lebak, Banten rusak akibat dilanda bencana longsor ...
Cuaca ekstrem di Lombok telan korban jiwa
Selasa, 24 November 2020 - 21:30 WIB
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Ba...
BMKG: Beda dua menit, dua gempa guncang Gunung Kidul dan Jembrana
Selasa, 24 November 2020 - 06:15 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi masing-masing berkekuatan...
Petugas gabungan dan warga bersihkan material longsor di Desa Cimuncang Majalengka
Senin, 23 November 2020 - 18:36 WIB
Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka menyebabkan t...
Gubernur Jateng hibur anak-anak pengungsi Merapi 
Senin, 23 November 2020 - 17:24 WIB
Tiga balita langsung berlari menghampiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ia meninjau posko ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV