Gempa Pangandaran kejutkan warga Sukabumi
Elshinta
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:46 WIB |
Gempa Pangandaran kejutkan warga Sukabumi
Lokasi pusat gempa bumi berkekuatan 5,5 SR (diperbaharui dari awalnya 5,9 SR) yang berpusat atau episenter terletak pada koordinat 8,2 LS dan 107,86 BT tepatnya di laut pada jarak 88 km arah Barat Daya Kota Pangandaran, Jawa Barat, dengan kedalaman 62 km. Sumber foto: https://bit.ly/2TkE7gW

Elshinta.com - Gempa bermagnitudo 5,5 yang berpusat di perairan laut selatan Kabupaten Pangandaran sempat mengejutkan sebagian warga di Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/10) pagi, pukul 07.56 WIB. 

"Saat gempa terjadi saya sedang membersihkan akuarium dan memberikan makan ikan, tiba-tiba datang gempa dan air dalam akuarium pun berguncang, tanpa pikir panjang saya langsung lari ke luar rumah karena getarannya cukup kencang saya rasakan," kata warga Kampung Benteng Kidul, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rudiansyah. 

Informasi yang didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) melalui rilis onlinenya menyebutkan, gempabumi tersebut berkekuatan 5,5 Skala Richter (diperbaharui dari awalnya 5,9 SR) yang berpusat atau episenter terletak pada koordinat 8,2 LS dan 107,86 BT tepatnya di laut pada jarak 88 km arah barat daya Kota Pangandaran, Jawa Barat, dengan kedalaman 62 km.

Getaran gempa bumi tidak hanya dirasakan di Kota Sukabumi saja, tetapi sebagian masyarakat Kabupaten Sukabumi juga dibuat panik. Seperti pengakuan dari salah seorang warga Kampung Cirumput, Kecamatan Sukalarang Dian Andriani.

Saat kejadian gempa bumi, dirinya sedang melayani pembeli yang kebetulan ia berjualan berbagai macam kuliner. Awalnya ia mengira getaran tersebut karena ada truk bermuatan besar melintas, sebab rumahnya tepat di pinggir jalan besar, tetapi tidak ada yang melintas.
​​​​
Ditambah, rumahnya berguncang dan tetangganya pun berhamburan keluar rumah, ia pun langsung panik dan tanpa pikir panjang, mematikan kompor yang masih menyala dan meraih anaknya untuk menyelamatkan diri.

"Getarannya memang tidak lama, tapi cukup kencang saya rasakan. Awalnya dikira ada truk besar melintas tetapi tidak ada, saya tambah panik saat melihat warga berhamburan keluar rumah," katanya, dikutip Antara

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik Kota maupun Kabupaten Sukabumi terkait kerusakan fasilitas umum, bangunan dan sarana prasarana lainnya, dampak gempa Pangandaran tersebut. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Petugas gabungan dan warga bersihkan material longsor di Desa Cimuncang Majalengka
Senin, 23 November 2020 - 18:36 WIB
Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka menyebabkan t...
Gubernur Jateng hibur anak-anak pengungsi Merapi 
Senin, 23 November 2020 - 17:24 WIB
Tiga balita langsung berlari menghampiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ia meninjau posko ...
Polres Klaten gelar Apel Kontijensi hadapi erupsi Merapi 
Senin, 23 November 2020 - 17:10 WIB
Polres Klaten menggelar Apel Kontijensi menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, Senin (23/11).
Aktifitas Merapi meningkat, warga KRB 3 di Desa Balerante Klaten panik 
Senin, 23 November 2020 - 14:37 WIB
Status Gunung Merapi siaga dan aktivitasnya semakin meningkat. Berdasarkan pantauan Kontributor Elsh...
Longsor Desa Cimuncang-Malausma Majalengka ancam 42 jiwa
Senin, 23 November 2020 - 14:05 WIB
Telah terjadi longsor di Dusun Gunung Anten Desa Cimuncang Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka, ...
Dishub Sleman pasang lampu penerangan jalan di jalur evakuasi Merapi
Senin, 23 November 2020 - 11:25 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memasang lampu penerangan ja...
Longsoran Bukit Matok menutup jalan Nanga Pinoh-Sintang
Senin, 23 November 2020 - 10:10 WIB
Bukit Mantok Desa Batu Buil, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat longso...
BPPTKG: Gunung Merapi mengalami guguran tebing lava lama
Senin, 23 November 2020 - 09:05 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi...
Gempa magnitudo 3,3 guncang Tapanuli Utara
Senin, 23 November 2020 - 06:25 WIB
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,3 telah mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara sek...
Sebanyak 1.078 rumah di Langkat terendan banjir
Minggu, 22 November 2020 - 20:40 WIB
Sebanyak 1.078 rumah di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatea Utara, terendam banjir...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV