Masyarakat Bonggo Papua dapat menikmati listrik 24 jam
Elshinta
Minggu, 25 Oktober 2020 - 18:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Masyarakat Bonggo Papua dapat menikmati listrik 24 jam
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com

Elshinta.com - PLN resmi meningkatkan jam nyala listrik untuk lima distrik di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua yakni Distrik Bonggo, Distrik Bonggo Timur, Distrik Bonggo Timur Jauh, Distrik Bonggo Utara serta Distrik Betaf. Masing-masing distrik mengalami tambahan jam nyala menjadi 24 jam dan 18 jam per harinya. 
 
Bonggo merupakan daerah yang telah dilistriki oleh PLN sejak tahun 2017 lalu. Awalnya, lokasi tersebut hanya disuplai listrik PLN selama 12 jam sebelum pada akhirnya ditingkatkan menjadi 18 jam tiap harinya dengan Pembangkit Diesel. 
 
Kini kebahagiaan masyarakat di Distrik Bonggo, Distrik Bonggo Timur, Distrik Bonggo Timur Jauh dan Distrik Bonggo Utara bertambah, pasalnya kini mereka dapat menikmati listrik selama 24 jam per hari. 
 
“Kami masyarakat Bonggo mengucapkan terima kasih kepada PLN. Adanya listrik di situ ada peningkatan, baik dari sektor pendidikan dan sektor perekonomian di Bonggo ini. Dan PLN kita umpamakan seperti malaikat yang datang untuk menolong kita semua, sehingga Daerah Bonggo saat ini bisa terang selama 24 jam," ujar Michael, salah satu warga yang bersyukur akan bertambahnya jam nyala di Bonggo.
 
Sementara itu, Bupati Sarmi, Eduard Fonataba berharap ke depan masyarakat bersama-sama PLN dapat menjaga jaringan dan infrastruktur kelistrikan yang ada di Kabupaten Sarmi agar pasokan listrik terus andal. 
 
"Apa yang sudah dibangun dan kini ada, seluruh masyarakat dapat menjaganya. Kemarin masyarakat sudah rela pohonnya ditebang untuk jaringan listrik, maka bersama kita menjaga infratruktur yang ada," lanjut Eduard seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Minggu (25/10). 
 
Eduard mengamini bahwa penambahan jam nyala ini dapat terjadi berkat usaha keras PLN serta kerja sama dari masyarakat. 
 
"Terima kasih kepada PLN yang kini telah melistriki Distrik Bonggo menjadi 24 jam nyala. Ini merupakan jawaban atas doa dan usaha kita semua, sehingga Bonggo dan Betaf bertambah jam nyala listriknya," ucap Eduard.
 
Guna meningkatkan layanan, PLN melakukan pembangunan jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 32,5 kms, jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 29,5 kms dan 13 unit gardu distribusi. 
 
Dengan tersambungnya jaringan dari Distrik Urunumguay ke Distrik Bonggo, maka PLTD yang ada kini tidak dioperasikan. Distrik Bonggo dan Distrik Bonggo Timur yang memiliki beban puncak kurang lebih 400 kW kini sepenuhnya disuplai dari PLTA Orya 2x10 MW. Selain lebih andal, ini juga membuat biaya pokok penyediaan menjadi lebih murah.(Aman)
 
General Manager PLN UIW P2B, Abdul Farid menyampaikan bahwa penambahan jam nyala ini dapat terealisasi dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat. 
                                                 
"Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang mendukung PLN. Saya juga mengucapkan selamat kepada masyarakat yang ada di Distrik Bonggo, Bonggo Timur serta Betaf karena telah bertambahnya jam nyala operasi listrik di distrik-distrik tersebut. Kami pun terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di Tanah Papua dalam hal kelistrikan," lanjut Farid. 
 
Peningkatan jam nyala operasi ini diharapkam dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Bonggo dan Betaf dari sebelumnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bedah rumah warga miskin tandai HUT Korpri di Langkat
Senin, 30 November 2020 - 20:55 WIB
Peringatan HUT Korpri ke 49 Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dilaksanakan dengan berbagai kegiatan...
Masbehi rapatkan barisan waspadai ancaman separatis dan radikalisme
Senin, 30 November 2020 - 20:47 WIB
Masyarakat Bela Keutuhan NKRI  (Masbehi) Yogyakarta menggelar aksi damai di Titik Nol Kilometer, Yo...
 Banyak pejabat terpapar Covid-19, Pemkot Malang lakukan swab massal
Senin, 30 November 2020 - 20:11 WIB
Pemerintah Kota Malang lakukan tes Swab  pasca terpaparnya Covid-19 beberapa ASN di lingkungan Pemk...
Positif Covid-19, Menag doakan KH Said Aqiel lekas sembuh
Senin, 30 November 2020 - 15:46 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi mendoakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil S...
Lima ruangan di Gedung B Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara
Senin, 30 November 2020 - 15:40 WIB
Lima ruangan di Gedung B Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara setelah Wakil Gubernur (Wagub) DK...
 Gus Yaqut minta tokoh agama jadi panutan dalam pencegahan Covid-19
Senin, 30 November 2020 - 13:50 WIB
Terus bertambahnya warga dan jemaah yang terpapar virus corona akibat kerumunan kegiatan pengajian d...
Mahfud MD akan lakukan tes usap usai bertemu Said Aqil
Senin, 30 November 2020 - 12:35 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku akan melak...
Presiden Jokowi peringatkan peningkatan COVID-19 di Jakarta dan Jateng
Senin, 30 November 2020 - 11:15 WIB
Presiden Joko Widodo memperingatkan dua provinsi yang mengalami peningkatan drastis kasus positif CO...
Demi target 1 juta barel, pemerintah agresif kejar data hulu migas
Senin, 30 November 2020 - 10:50 WIB
Pemerintah melakukan langkah agresif dan transparan untuk mengumpulkan dan membuka data potensi hulu...
Ketum PBNU positif COVID-19 mohon doa kesembuhan
Senin, 30 November 2020 - 09:05 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj meminta doa dari masyarakat agar segera...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV