IHI: BBM RON rendah sebabkan beban kesehatan dan lingkungan
Elshinta
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:25 WIB |
IHI: BBM RON rendah sebabkan beban kesehatan dan lingkungan
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON rendah tidak hanya memunculkan dampak buruk terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan dan ekonomi yang harus ditanggung masyarakat, kata Direktur Keadilan Perkotaan Institut Hijau Indonesia (IHI) Selamet Daroyni.

“Ini ketidakadilan sosiologis. Masyarakat yang menerima beban dan dampak penggunaan BBM RON rendah,” katanya di Jakarta, Minggu (25/10).

Menurut dia, jalan terbaik dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, untuk beralih kepada BBM RON tinggi yang lebih ramah lingkungan. RON singkatan Research Octane Number.

Ia menjelaskan bahwa ketidakadilan sosiologis baru dirasakan jangka panjang, sedangkan pihak yang sangat terdampak adalah masyarakat.

“Jika mengabaikan lingkungan, yang antara lain tetap memakai BBM RON rendah, sama saja dengan bencana. Masyarakat yang menerima beban,” kata aktivis lingkungan ini.

BBM RON rendah, lanjutnya, memiliki dampak negatif paling dirasakan adalah buruknya kualitas udara, yang berdampak pula terhadap kesehatan masyarakat.

Jika berlanjut, ke depan, tambahnya, dampak buruk tersebut akan terakumulasi. Di Jakarta, misalnya 5-10 tahun ke depan mengkhawatirkan. Apalagi dengan jumlah kendaraan bermotor yang hampir sama dengan jumlah penduduknya,.

Ia mengatakan BBM RON rendah juga berkontribusi terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

“Saat ini sudah terjadi krisis iklim. Kalau kita semua tidak 'aware' dengan kondisi seperti ini, tentu ke depan akan semakin masif. Semua pihak harus berkontribusi, antara lain dengan meninggalkan BBM RON rendah,” kata dia mengutip Antara.

Terkait dengan berbagai kondisi itulah, lanjutnya, peningkatan kualitas BBM menjadi kebutuhan mendesak dan krusial.

Ia menjelaskan penggunaan BBM dengan angka oktan tinggi akan memastikan lingkungan yang lebih sehat, termasuk udara yang lebih bersih.

“Dan kalau udara sudah sehat, tentu manusianya juga menjadi lebih sehat,” ujarnya.

Oleh karena persoalan kualitas BBM sudah menjadi tanggung jawab bersama, menurut dia, sangat penting komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Agar tercipta keadilan sosiologis, misalnya, pemerintah perlu memberikan semacam insentif bagi orang-orang yang melakukan hal positif terkait dengan gerakan lingkungan dan pengendalian perubahan iklim, termasuk melalui gerakan penggunaan BBM RON tinggi.

Selain itu, lanjut Selamet, pemerintah perlu memberikan dukungan, misalnya melalui kebijakan bahwa kendaraan harus lulus uji emisi.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Banyumas segera sosialisasikan kenaikan UMK 2021
Kamis, 26 November 2020 - 09:55 WIB
Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinakerkop UKM) Kabupaten Banyumas, Jawa Tenga...
KPU Sukoharjo mulai sortir dan lipat surat suara Pilkada
Rabu, 25 November 2020 - 23:46 WIB
KPU Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai melakukan sortir dan lipat surat suara Pilkada 2020. Seba...
PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Kualanamu tanam 30.000 bibit mangrove di Percut Sei Tuan
Rabu, 25 November 2020 - 23:11 WIB
Mangrove atau hutan bakau mempunyai banyak manfaat bagi manusia maupun kehidupan alam disekitaranya,...
Kemenkeu: Penyaluran kredit bank syariah dari dana PEN sangat agresif
Rabu, 25 November 2020 - 20:30 WIB
Kementerian Keuangan menilai penyaluran kredit dana pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasion...
Lima usaha kuliner di Palangka Raya kena denda karena langgar protokol
Rabu, 25 November 2020 - 20:15 WIB
Sebanyak lima pengusaha kuliner di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah terkena sanksi...
RAPBD Kabupaten PPU 2021 diproyeksi Rp1,79 Triliun
Rabu, 25 November 2020 - 19:45 WIB
Rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalima...
Serikat Pekerja Pegadaian tolak wacana akuisisi oleh BRI
Rabu, 25 November 2020 - 18:25 WIB
Serikat Pekerja Pegadaian menolak wacana akuisisi PT Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) ...
Wakil Ketua Komisi IV: Sejak awal saya tak setuju ekspor benih lobster
Rabu, 25 November 2020 - 17:15 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyampaikan sejak awal tidak setuju dengan ekspor benih l...
Presiden meminta jajarannya lakukan reformasi anggaran
Rabu, 25 November 2020 - 13:35 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menteri, kepala daerah, dan kepala lembaga melakukan r...
Rupiah berpeluang menguat didukung sentimen vaksin dan politik AS
Rabu, 25 November 2020 - 10:00 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu berpeluang menguat didu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV