Jelang akhir masa jabatan, Risma beberkan suka duka jadi Wali Kota Surabaya
Elshinta
Senin, 26 Oktober 2020 - 10:41 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Jelang akhir masa jabatan, Risma beberkan suka duka jadi Wali Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Sumber foto: https://bit.ly/2Hx7ydi

Elshinta.com - Menjelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, sebagian besar warga Kota Pahlawan ingin mengetahui berbagai pengalaman serta suka dukanya dan cerita menarik dalam membangun kota kurang lebih hampir 10 tahun.

Dalam siaran pers Humas Pemkot Surabaya yang diterima Redaksi Elshinta, Senin (26/10), terungkap berbagai pertanyaan tersebut disampaikan saat wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu bincang-bincang santai dengan paguyuban warga perumahan yang terletak di Kecamatan Sambikerep, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10).

Pertemuan melalui virtual dari rumah dinasnya, di Jalan Sedap Malam itu, mulanya Wali Kota Risma menceritakan berbagai masalah yang dihadapi saat awal menjabat. Mulai dari persoalan banjir, hingga masalah sosial yang terjadi pada waktu itu.

Dengan antusias, wali kota perempuan pertama di kota Surabaya ini mengingat-ingat kembali segala momen yang pernah dilalui bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menyelesaikan persoalan. Selain itu, dia ingat betul di tahun pertama memimpin, Wali Kota Risma berjanji akan membuat Surabaya dikenal di dunia melalui rentetan perubahan kemajuan.

“Saya harus bisa membawa kota ini ada di peta dunia. Artinya warga dunia bisa mengerti dan tahu bahwa ada kota yang namanya Surabaya. Alhamdhulillah terwujud,” kata Wali Kota Risma.

Ia menjelaskan, duka dan berbagai kesulitan yang dihadapi selama 10 tahun itu dinilainya sangat beraneka ragam. Salah satu yang paling memberikan kesan yakni upaya Wali Kota Risma dalam menutup lokalisasi Dolly. Bagi dia, penutupan lokalisasi itu merupakan langkah yang berat dan beresiko. Namun begitu, seiring dengan keberanian dan dukungan dari berbagai pihak, ia berhasil melewati prahara tersebut.

“Berikutnya, saat peristiwa bom dua tahun lalu. Itu adalah hal yang sangat menyedihkan dan berat untuk kami. Saya bersyukur bisa melewati semua itu,” lanjut dia.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Risma juga menceritakan sepenggal kisah yang membahagiakan selama bertugas. Ia menyebut, jika melihat data menunjukkan angka kemiskinan yang turun secara signifikan. Kemudian banyaknya apresiasi dan penghargaan yang tidak hanya diterima dalam negeri, tetapi bahkan dari luar negeri juga dapat melihat kemajuan kota.

“Lalu suhu udara turun, warga lebih ramah. Itu yang membuat orang asing atau wisatawan berkunjung ke kota ini. Dan masih banyak lagi tentunya. Kami sangat bersyukur Surabaya sudah semakin baik dari hari ke hari,” urainya.

Setelah mendengar itu, seluruh warga yang tergabung melalui virtual kagum dan menuai banyak tanggapan dari warga atas keberhasilan Wali Kota Risma berserta jajaran dalam membangun Kota Pahlawan.

Salah satunya yakni, Mariani warga asal RT 04 RW 06 Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakar Santri. Ia sangat bersyukur selama ini dipimpin oleh sosok pemimpin yang adil dan bijaksana. Bahkan, ia berkali-kali mendoakan agar Wali Kota Risma sehat dan berbahagia. 

"Saya pernah bertemu dengan ibu di Pasar Keputran. Saya senang karena sebagai warga Surabaya diperhatikan oleh ibu. Sehat terus bu. Doa kami menyertai,” pungkas dia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Upaya mengembalikan keceriaan anak penyintas gempa Mamuju
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:45 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawsi Barat pad...
Dokter MER-C: Kondisi geografis hambat penanganan korban gempa
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:31 WIB
Relawan lembaga medis dan kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) dokter spesialis ort...
Bulan Bahasa Bali 2021 padukan kegiatan daring dan luring
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:02 WIB
Pemerintah Provinsi Bali saat pandemi COVID-19 tetap menggelar Bulan Bahasa Bali yang ketiga kalinya...
PLN aliri listrik ke wilayah tambak udang Kabupaten OKI
Minggu, 24 Januari 2021 - 17:47 WIB
PT PLN mengalirkan listrik ke wilayah tambak udang di Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, S...
KRG Babel-BUMDes Penyampak bangun ekowisata Sungai Pengalen
Minggu, 24 Januari 2021 - 17:32 WIB
Komunitas Recycle Generation Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (KRG Babel) bersama Badan Usaha Mili...
Muncul alergi kulit selama WFH? Mungkin gara-gara stres
Minggu, 24 Januari 2021 - 17:16 WIB
Sudah hampir setahun berlalu sejak kita bebas keluar rumah tanpa khawatir tertular atau menularkan v...
Satgas COVID-19 Bangka catat 484 nakes belum disuntik vaksin
Minggu, 24 Januari 2021 - 16:45 WIB
Satuan gugus tugas COVID-19 Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, mencatat 484 tenaga kesehatan  dan p...
Dinkes: Jubir Satgas COVID-19 Lebak dinyatakan positif
Minggu, 24 Januari 2021 - 16:30 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak menyatakan, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan ...
Harga karet bertahan di atas Rp18.000/Kg masuki akhir Januari 2021
Minggu, 24 Januari 2021 - 16:15 WIB
Harga karet bertahan sesuai harapan di atas Rp18.000/Kilogram (Kg) untuk kadar karet kering (KKK) 10...
Sebanyak 64.500 warga suspek COVID-19 di Riau selesai jalani isolasi
Minggu, 24 Januari 2021 - 16:01 WIB
Pemerintah Provinsi Riau hingga Sabtu (23/1) mencatat sebanyak 68.053 warga suspek terkait virus cor...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV