Presiden katakan UU Cipta Kerja jadi jalan reformasi struktural bagi UMKM
Elshinta
Senin, 26 Oktober 2020 - 15:38 WIB |
Presiden katakan UU Cipta Kerja jadi jalan reformasi struktural bagi UMKM
Presiden Jokowi

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, salah satu jalan reformasi struktural guna memperbaiki kemudahan berusaha bagi sektor UMKM adalah melalui Undang-Undang Cipta Kerja.

“Pemerintah dalam 6 tahun terakhir terus menerus melakukan reformasi struktural untuk memperbaiki kemudahan berusaha bagi UMKM. Termasuk melalui UU Cipta Kerja,” kata Presiden dalam video sambutan di Kumparan Festival UMKM di Jakarta, Senin (26/10).

Presiden mengatakan, UU Cipta Kerja akan memudahkan pelaku usaha UMKM untuk membuka usaha baru. Perizinan usaha untuk usaha mikro, kecil atau UMK sudah tidak diperlukan lagi, melainkan hanya pendaftaran saja.

Peraturan yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit bagi UMKM juga dipangkas. Selain itu, hambatan usaha seperti pungutan liar dalam birokrasi usaha juga dipangkas, dengan melakukan penyederhanaan, integrasi dan adaptasi sistem elekronik.

“Dengan menyederhanakan, memotong, dan integrasikan ke dalam sistem perizinan secara elektronik maka pungli dapat dihilangkan,” ujar Presiden, dikutip Antara

Presiden menginginkan usaha UMKM, termasuk juga usaha UMKM milik generasi milenial agar dapat berkembang cepat karena akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Maka itu, ekosistem berusaha bagi sektor UMKM harus dipastikan kondusif.

“Saya bayangkan, jika satu usaha milik kaum milenial mempekerjakan lima orang saja, sudah ada berapa ribu orang yang bekerja, mendapatkan manfaat langsung dari transformasi usaha yang dilakukan anak-anak muda,” jelas Presiden.

Di Indonesia, setiap tahun ada 2,9 juta penduduk usia kerja baru. Maka dari itu, kebutuhan lapangan kerja teramat besar.

Selain itu, Indonesia juga mengalami bonus demografi. Komposisi penduduk usia produktif 15-64 tahun sangat besar. Masyarakat Indonesia yang berada di fase usia produktif itu akan mencapai lebih dari 60 persen pada 2030.

“Untuk itu, kita butuh lebih banyak job creator. Para wirausaha muda yang menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Presiden. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumlah penumpang KA di Daop 8 Surabaya turun drastis
Jumat, 07 Mei 2021 - 20:42 WIB
Jumlah penumpang kereta api (KA) di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya turun drastis ka...
Pengendara mobil pribadi jadi sasaran tes usap di tol Jawa Barat
Jumat, 07 Mei 2021 - 20:20 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan pelayanan tes usap antigen gratis secara acak kepada setia...
Salat Idul Fitri di Pasaman Barat tidak boleh di lapangan
Jumat, 07 Mei 2021 - 20:09 WIB
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menegaskan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 144...
Manusia perak, satu jam bisa raup Rp150 ribu
Jumat, 07 Mei 2021 - 19:58 WIB
Satuan Polisi PP Kota Padang, Sumbar, mengungkapkan manusia silver atau perak yang meminta sedekah d...
Kajari Tanjung Perak Surabaya jadi guru simulasi sekolah tatap muka
Jumat, 07 Mei 2021 - 19:25 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak I Ketut Kasna Dedi, Jumat, menjadi guru simulasi seko...
Polisi amankan mobil `drifting` berbahaya viral di Bukittinggi
Jumat, 07 Mei 2021 - 18:18 WIB
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Bukittinggi, Sumatera Barat mengamankan satu unit mobil j...
Organda minta pengguna moda transportasi darat tetap patuhi prokes
Jumat, 07 Mei 2021 - 17:58 WIB
Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Lampung meminta pengguna moda transportasi darat antar ka...
Kodam Jaya klarifikasi video viral tank halau pemudik
Jumat, 07 Mei 2021 - 17:47 WIB
Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengklarifikasi beredarnya video viral yang menyebutkan bahwa TN...
Hutama Karya dukung larangan mudik dengan perketat ruas tol
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:34 WIB
PT Hutama Karya (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) mendukung larangan mudik L...
MRT apresiasi PLN terkait kabel bawah tanah Ketapang-Mangga Besar
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:11 WIB
PT MRT Jakarta (Perseroda) mengapresiasi PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV