Luas hutan dan lahan yang terbakar di Riau turun 99 persen lebih
Elshinta
Senin, 26 Oktober 2020 - 17:31 WIB |
Luas hutan dan lahan yang terbakar di Riau turun 99 persen lebih
Hutan di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil, Riau, terbakar pada Rabu (16/1/2020). (ANTARA/HO BNPB)

Elshinta.com - Luas area hutan dan lahan yang terbakar di wilayah Provinsi Riau tahun ini mencapai 1.587 hektare, turun hingga 99 persen lebih dibandingkan dengan luas hutan dan lahan yang terbakar pada tahun 2019 menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Alhamdulillah berkat kerja keras kita, luas karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di Riau hingga 21 Oktober turun 99,83 persen dibandingkan dengan kondisi 2019," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla di Pekanbaru, Senin.

Pada tahun 2019, kebakaran hutan dan lahan meliputi area seluas  9.706 hektare di Provinsi Riau. Saat itu, Riau dalam status tanggap darurat asap karena selain menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya juga menerima kiriman asap dari Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.

Edwar mengatakan bahwa sejak awal tahun sampai 21 Oktober 2020 kebakaran hutan dan lahan terjadi di 12 kabupaten dan kota dan mencakup area seluas 1.587,6 hektare.

Kebakaran hutan dan lahan tahun ini paling banyak terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir dengan luas area terbakar 479,5 hektare dan paling sedikit terjadi di Kuantan Singingi dengan luas area terbakar sekitar 1,5 hektare.

Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kabupaten Bengkalis (382 hektare), Siak (174,5 hektare), Dumai (138,9 hektare), Pelalawan (142 hektare), dan Rokan Hilir (60,15 hektare).

Luas area hutan dan lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru tahun ini juga menurun drastis menjadi 24,66 hektare dari 333,8 hektare pada tahun 2019.

Titik Panas
Jumlah titik panas indikasi awal kebakaran hutan dan lahan yang terpantau Satelit LAPAN dan Terra-Aqua pada tahun ini juga menurun sekitar 41 persen dibandingkan 2019.

Menurut Edwar, titik panas yang terdeteksi di wilayah Riau hingga 21 Oktober 2020 sebanyak 2.730, jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah titik panas yang terdeteksi sepanjang tahun 2019 yang tercatat sampai 4.682.

Ia mengatakan, penurunan karhutla tidak lepas dari upaya bersama seluruh pemangku kebijakan di Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla Riau serta dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Edwar menjelaskan, Pemerintah Provinsi Riau tahun ini menjalankan 13 kebijakan strategis untuk menanggulangi karhutla, yang mencakup pembuatan embung dan sekat kanal, pembentukan tim terpadu penertiban kebun kelapa sawit, penegakan hukum, pembuatan posko relawan, pembangunan sistem deteksi ini, hingga penetapan status siaga darurat karhutla.

Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat karhutla dari 11 Februari sampai 31 Oktober 2020. "Sudah 264 hari Riau dalam siaga darurat karhutla dan akan berakhir pada 31 Oktober," kata Edwar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Enam titik jalan raya Kota Bandung banjir usai dilanda hujan deras
Rabu, 25 November 2020 - 17:25 WIB
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mencatat ada enam titik jalan ra...
Peringati Hari Pohon Sedunia untuk kenang Salim Kancil Lumajang
Minggu, 22 November 2020 - 18:23 WIB
Kelompok pecinta alam dari berbagai daerah memperingati Hari Pohon Sedunia dengan melakukan kegiatan...
BMKG memprakirakan suhu panas di Yogyakarta hingga akhir November
Jumat, 20 November 2020 - 15:30 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprakirakan suhu udara panas yang ...
BPBD: Masyarakat Pulau Bangka waspadai hujan disertai petir
Jumat, 20 November 2020 - 14:15 WIB
 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta masyarakat d...
Tiga ekor kambing mati dimangsa macan dahan
Rabu, 18 November 2020 - 11:25 WIB
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat, menduga tiga ekor kambing di K...
Pemerintah hibahkan 149.458 M2 tanah eks BRR kepada Pemkab Aceh Barat
Rabu, 18 November 2020 - 07:20 WIB
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menghibahkan sebidang tanah seluas 1...
Tata kelola limbah dan SDA, Komisi II DPRD Medan Kunker ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa
Minggu, 15 November 2020 - 09:56 WIB
Komisi II DPRD Medan melakukan kunjungan kerja ke Pemko Langsa, Provinsi Aceh, Jumat (13/11). Kunjun...
Pekanbaru membutuh tambahan kolam retensi atasi banjir
Kamis, 12 November 2020 - 07:55 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menyatakan masih membutuhkan tambahan kolam retensi berupa waduk...
BMKG prediksi cuaca Jakarta cerah berawan hingga hujan siang ini
Kamis, 12 November 2020 - 07:25 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Ibu Kota Jakarta cerah ber...
Arzeti Bilbina ingatkan bahaya paparan zat kimia pada botol plastik
Rabu, 11 November 2020 - 19:24 WIB
Model senior yang kini aktif menjadi anggota DPR RI Komisi IX, Arzeti Bilbina Huzaimi mengingatkan a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV