Setahun Jokowi-Ma`ruf, banyak aksi demi gaet relokasi investasi
Elshinta
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:58 WIB |
Setahun Jokowi-Ma`ruf, banyak aksi demi gaet relokasi investasi
Presiden Joko Widodo (tiga kanan) didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (tiga kiri), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri), Bupati Batang Wihaji (empat kiri) dan jajaran menteri lainnya berbincang saat peninjauan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/hp.

Elshinta.com - Masih melekat dalam ingatan, betapa kecewanya Presiden Joko Widodo saat mengungkapkan banyak perusahaan yang merelokasi industrinya dari China justru ke Vietnam, bukan ke Indonesia.

Kala itu, saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta pada 4 September 2019, Presiden menyampaikan kekecewaan dan kekesalannya karena tidak ada satu pun dari 33 perusahaan yang melakukan relokasi dari China memilih Indonesia.

"...Dari 33 (perusahaan) tadi, sekali lagi, 33 perusahaan di Tiongkok yang keluar, kita ulang, 23 ke Vietnam, 10 ke Kamboja, Thailand dan Malaysia, tidak ada yang ke Indonesia," kata Presiden Jokowi.

Dari kejadian itu, Presiden Jokowi menyebut soal tidak menariknya Indonesia bagi investor harus bisa diselesaikan. Ia juga menyoroti perlunya melakukan transformasi perizinan untuk memudahkan investasi masuk ke Tanah Air. Pasalnya, kondisi perang dagang yang berkecamuk dalam beberapa tahun belakangan harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi Indonesia yang memiliki pasar besar ini.

Tidak ingin terus kecewa, masuk ke periode kedua kepemimpinan Jokowi yang kali ini bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin, segera melakukan banyak aksi untuk bisa menggaet relokasi investasi, mulai dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja hingga menyiapkan lokasi yang atraktif bagi para investor yang ingin masuk ke Indonesia.

Meski menderita terkena dampak negatif perang dagang di mana di antaranya kebanjiran produk asal China, Indonesia dinilai punya peluang memanfaatkan kondisi tersebut.

Sebelum ada pandemi, China yang kehilangan pasar AS sibuk merelokasi industri mereka ke luar negeri. Hal itu dilakukan, guna menghindari bea masuk yang tinggi ke negeri Paman Sam.

Di sisi lain, Indonesia juga bisa membidik peluang relokasi industri dari negeri Tirai Bambu tersebut. Poin plus lainnya, Indonesia juga bisa menyasar investasi AS yang tidak ingin menempatkan industrinya di China. Terlebih, Indonesia menjadi salah satu destinasi menjanjikan di Asia Tenggara.

Selain masih terus bergulirnya perang dagang antara AS dan China, kondisi pandemi COVID-19 juga membuat opsi relokasi investasi terus dilakukan sejumlah perusahaan. Banyak negara menyadari tingginya ketergantungan terhadap produk China sehingga membuat mereka merelokasi industrinya dari negeri panda itu.

Sayangnya, meski punya peluang, Vietnam telah menjelma bak ratu di kawasan ASEAN yang selalu lebih cantik. Perizinan yang lebih mudah serta harga lahan dan tenaga kerja yang kompetitif disinyalir jadi faktor yang membuat Vietnam lebih menggiurkan untuk disinggahi para investor.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengakui Indonesia memang kalah dari Vietnam dalam tiga hal, yakni birokrasi, tanah dan upah.

Dengan modal yang ada Indonesia pun kemudian berbenah, salah satunya dengan mulai menyiapkan lahan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, dengan penawaran yang atraktif.

KIT Batang dibangun dengan kolaborasi BUMN, di mana investor tidak perlu membeli lahan. Investor juga diklaim bisa mendapatkan sewa lahan gratis dalam lima hingga 10 tahun pertama. Demikian pula dengan dukungan infrastruktur dasar dan pendukung yang akan disediakan sepenuhnya oleh negara.

"Judul yang kita kembangkan di sana (Batang) yaitu silakan (investor) datang, yang penting investasi serius, harga tanah terjangkau. Seluruh perizinan nanti BKPM yang urus, mau izin provinsi, izin pusat, izin kabupaten, biar BKPM yang urus. Harga tanahnya pasti lebih murah dari Vietnam," kata Bahlil.

Tidak hanya menyiapkan lahan industrinya, hal lain yang dilakukan pemerintah yakni mengebut pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang akhirnya rampung awal Oktober 2020, tepat sebelum resmi setahun periode kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin.

UU Omnibus Law Cipta Kerja diklaim akan menyederhanakan perizinan usaha sehingga investasi akan lebih mudah masuk dan lapangan pekerjaan bisa tercipta.

153 perusahaan
Untuk memuluskan rencana menggaet relokasi investasi global ke Indonesia, BKPM membentuk tim mawar atau Satuan Tugas (Satgas) khusus yang akan melakukan identifikasi hingga pendampingan bagi perusahaan yang ingin merelokasi industrinya ke Indonesia. Satgas tersebut berisi jajaran BKPM yang pernah menjadi kepala perwakilan di luar negeri.

BKPM memiliki Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) atau perwakilan resmi yang bertugas mempromosikan investasi Indonesia kepada investor di luar negeri. Total ada delapan perwakilan BKPM di luar negeri yakni di Abu Dhabi, Tokyo, Seoul, London, Sydney, Taipei, Singapura dan New York.

Berdasarkan identifikasi BKPM, setidaknya sebanyak 153 perusahaan disebut-sebut siap masuk ke Indonesia dan merelokasi investasinya setelah disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja.

BKPM mencatat hingga September 2020, sudah ada satu perusahaan asal Taiwan yang telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik di Subang, Jawa Barat. Ada 13 perusahaan lain yang memastikan diri akan merelokasi investasi senilai 6,9 miliar dolar AS dengan potensi penyerapan tenaga kerja hingga 65 ribu orang.

Sebanyak 15 perusahaan telah menyatakan komitmen investasi senilai 21,5 miliar dolar AS dengan estimasi penyerapan tenaga kerja hingga 61 ribu orang. Selain itu, ada 124 perusahaan potensial yang akan merelokasi industrinya ke Indonesia dengan total investasi 41,4 miliar dolar AS dan potensi penyerapan tenaga kerja hingga 162 ribu orang.

Ratusan perusahaan itu berasal dari beberapa negara, Korea Selatan, Taiwan, Jepang, Amerika Serikat, China hingga Eropa. Terdapat pula pengusaha dari dalam negeri dari daftar tersebut. Mereka mengaku kerap dipersulit untuk mendapatkan izin usaha. Disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja diklaim meyakinkan para investor itu untuk berinvestasi di Indonesia.

Presiden Jokowi boleh lega, relokasi investasi yang diharapkan kini mulai berdatangan. Pekerjaan rumah yang menanti selanjutnya adalah mempertahankan minat investor agar tetap betah berbisnis di Indonesia dan memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi rakyat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan Hari Anti-Korupsi se-Dunia di Jateng: Makin banyak orang berintegritas
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:50 WIB
Hari Anti Korupsi se-Dunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember tahun ini diperingati secara virtua...
Bantuan untuk korban terdampak banjir di Deliserdang mulai berdatangan
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:30 WIB
Berbagai bantuan mulai berdatangan untuk warga di Desa Tanjung Selamet, Kecamatan Sunggal, Deli Serd...
Bupati Langkat dukung kemitraan strategi promosi pariwisata
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:20 WIB
Pandemi COVID-19 bukan saja membuat ketidakkondusifan kesehatan, kehadirannya juga berdampak kepada ...
Kondisi stabil, Bupati Cirebon diizinkan untuk lakukan isolasi mandiri
Jumat, 04 Desember 2020 - 19:10 WIB
Perkembangan kesehatan Bupati Cirebon Imron pasca diinformasikan terkonfirmasi positif Covid-19 kema...
PT KAI Daop VI gelar sosialisasi cegah kecelakaan di perlintasan sebidang 
Jumat, 04 Desember 2020 - 18:50 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI Yogyakarta melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasa...
Moeldoko ajak Aa Gym jadi yang pertama disuntik vaksin COVID-19
Jumat, 04 Desember 2020 - 16:35 WIB
Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Pur) Moeldoko mengajak pendakwah kondang Abdullah Gymnastiar atau...
KPK: Calon kepala daerah perempuan lebih kaya dibanding laki-laki
Jumat, 04 Desember 2020 - 16:25 WIB
Laporan analisis data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon kepala daerah (cakad...
Pemkab Garut didorong gunakan biaya tak terduga atasi korban longsor
Jumat, 04 Desember 2020 - 15:30 WIB
Legislator Kabupaten Garut, Jawa Barat mendorong pemerintah kabupaten agar menggunakan biaya tak ter...
LPSK serahkan santunan duka kepada korban kekerasan MIT Poso di Sigi
Jumat, 04 Desember 2020 - 14:45 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyerahkan santunan duka kepada keluarga korban kekera...
Pemko cabut syarat tes swab dan rapid bagi warga ingin ke Sabang
Jumat, 04 Desember 2020 - 14:30 WIB
Pemerintah Kota Sabang telah mencabut pemberlakuan syarat yang mewajibkan tes usap (swab) dan tes ce...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV