Sektor pariwisata harus bersinergi dengan ekonomi kreatif
Elshinta
Kamis, 29 Oktober 2020 - 15:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Sektor pariwisata harus bersinergi dengan ekonomi kreatif
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara bersama Direktorat Pemasaran Ekonomi Kreatif Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pemasaran ekonomi kreatif kepada pelaku UKM Kabupaten Langkat. Kali ini dilaksanakan Gedung Unit Darma Wanita Pertamina (UDWP) Pangkalan Berandan, Langkat, Rabu (28/10). 

Kegiatan ini, dihadiri wakil Bupati Langkat  Syah Afandin didampingi Kadis Pariwisata Langkat Nur Elly Heriani Rambe. Juga turut hadir  anggota Komisi X DPRRI Prof. Djohar Arifin Husin dan perwakilan Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Feriandy. 

Feriandy dikesempatan itu, menjelaskan, saat ini para pelaku usaha harus siap bersaing di dunia usaha dengan mengikuti perkembangan zaman. Baik untuk usaha kecil, maupun usaha besar. Jadi para pelaku usaha Langkat semuanya harus bisa masuk kedalam era digital serta mengikuti prosesnya. Guna memperkenalkan merk dan menjajakan produknya melalui internet. Jadi diharapkan, para pelaku usaha dapat mengikuti bimtek ini dengan baik dan serius. 

Sedangkan Prof Djohar Arifin, berharap, dengan Bimtek ini membuat pelaku wisata dan usaha di Langkat tidak terhenti kreatifnya, untuk menghasilkan rezeki, meski terdampak covid 19. "Jadi, saya berharap, para peserta dapat memanfaatkan momen bimtek ini dengan maksimal," ungkapnya kepada Kontributor Elshinta, M Salim, Kamis (29/10).

Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan lembaga yang mengalami Penggabungan dengan Badan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf. Lingkup kerjanya pun semangkin luas, sebab selain memperhatikan sektor pariwisata, juga harus mensinergikannya dengan sektor ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif sendiri adalah sebuah konsep ekonomi baru yang mengandalkan ide, gagasan dan kretivitas daya manusia,  sebagi faktor produksi utama. Ide dan gagasan tersebut yang kemudian di berikan nilai tambah, sehingga menjadi produk atau jasa yang memiliki nilai ekonomi.

Jadi diharapkan, Bimtek ini mampu meningkatkan kemampuan SDM dari pelaku usaha, khususnya pelaku UKM disekitar lokasi pariwisata, sehingga berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat di daerahnya. Dalam praktiknya, ekonomi kreatif di kelompokkan menjadi 17 subsektor di antaranya, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, film dan video, fotografi, kuliner, musik, fashion, aplikasi, penerbitan, priklanan, televisi, radio, seni dan pertunjukan, game/permainan serta seni rupa.

Sementara, Wabup Syah Afandin, mengharapkan Bintek ini dapat meningkatkan SDM pelaku UKM di Langkat, sehingga membuat peningkatan perekonomian kerakyatan dan PAD Langkat dari sektor wisata. Sebab Kabupaten Langkat,  kaya akan potensi pariwisata baik wisata alam, budaya, sejarah dan destinasi religi, selain itu setiap objek wisata tersebut memiliki kegiatan ekonomi kreatif.

Untuk itu, tambahnya, Pemkab Langkat sangat mendukung dan mengapresiasi Bimtek ini, karena tujuannya sejalan dengan visi misi Pemkab Langkat, untuk menjadikan Langkat Yang maju dan Religius melalui perkembangan Pariwisata. Oleh karena itu pemasaran pariwisata Langkat, harus menjadi hal yang sangat penting untuk di perhatikan. Selanjutnya, Wabup berharap kepada peserta bimtek, agar  memanfaatkan momen kegiatan ini dengan baik dan serius. Semoga ilmu yang diberikan dapat dipahami dan di implementasikan, sehingga benar-benar bermanfaat untuk mendongkrak perekonomiannya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinas LH DKI buka Padepokan Restu Bumi Ciracas untuk wisata edukasi
Minggu, 22 November 2020 - 14:26 WIB
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memiliki lokasi wisata edukasi untuk masyarakat. Dalam lokasi ter...
Jalan-jalan di alam bantu Anda tetap waras selama COVID-19
Minggu, 22 November 2020 - 12:24 WIB
Tak hanya kesehatan fisik, Anda juga perlu menjaga mental tetap sehat selama pandemi COVID-19 dan sa...
 Obyek wisata Tanah Lot mulai dikunjungi wisatawan
Sabtu, 21 November 2020 - 10:10 WIB
Daerah tujuan wisata Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mulai dikunjungi warga se...
`Staycation`rasa jalan-jalan, elemen wisata favorit diboyong ke hotel
Rabu, 18 November 2020 - 12:05 WIB
Pengalaman `staycation `bisa sedikit mengurangi kerinduan jalan-jalan karena elemen dari tujuan wisa...
Loh Buaya, Pulau Rinci ditutup untuk wisatawan
Senin, 16 November 2020 - 14:56 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi SDA dan Ekosistem Balai Ta...
Wisata hutan Sumber Takir, Lumajang jaring wisatawan di masa pandemi
Minggu, 15 November 2020 - 11:34 WIB
Wisata hutan Sumber Takir di Desa Jokarto kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mendongkr...
Pulihkan ekonomi, Pemprov Jabar kembangkan pariwisata
Minggu, 15 November 2020 - 08:55 WIB
Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid-19 Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat...
Malang Heritage diharapkan putar ekonomi kerakyatan
Rabu, 11 November 2020 - 20:11 WIB
Pembangunan kawasan wisata Malang Heritage, di Kota Malang, Jawa Timur, diharapkan mampu memutar per...
 PHDI Kota Medan harap Deepavali jadi contoh `New Normal` dalam hadapi Covid-19
Rabu, 11 November 2020 - 16:44 WIB
Hari Raya Deepavali diketahui jatuh pada tanggal 14 November 2020. Hari raya Umat Hindu Etnis India ...
Lima destinasi wisata instagramable kekinian di Yogyakarta, pas buat akhir tahun
Rabu, 11 November 2020 - 14:58 WIB
Sudah berapa lama Instagram kamu belum diupdate dengan foto-foto liburan terbaru? Pandemi memang mem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV