BMKG: Hujan ekstrem masih berpotensi terjadi di Jawa Tengah bagian selatan
Elshinta
Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:47 WIB |
BMKG: Hujan ekstrem masih berpotensi terjadi di Jawa Tengah bagian selatan
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Hujan lebat hingga ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, kata Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo.

"Hujan yang terjadi sejak tanggal 26 Oktober cukup ekstrem, terutama untuk wilayah Cilacap bagian timur dan selatan, curah hujannya rata-rata di atas 100 milimeter," katanya di Cilacap, Kamis (29/10).

Menurut dia, hujan lebat hingga ekstrem sekarang masih terkonsentrasi di wilayah timur Cilacap termasuk Kabupaten Banyumas bagian selatan dan Kebumen dan menimbulkan bencana di daerah tersebut.

Kondisi cuaca ekstrem semacam itu, ia melanjutkan, juga berpotensi terjadi di wilayah barat Kabupaten Cilacap dan sekitarnya karena fenomena La Nina moderat yang memicu peningkatan curah hujan masih berlangsung hingga November.

"Nanti (La Nina moderat) pada bulan Desember, Januari, dan Februari diharapkan sudah mulai melemah," katanya.

Kendati demikian, Teguh mengimbau masyarakat di wilayah pegunungan tengah Jawa Tengah, terutama yang bermukim di daerah rawan longsor, tetap waspada mengingat puncak musim hujan diprakirakan berlangsung Desember 2020 hingga Februari 2021.

"Jadi mulai Oktober sampai Februari ini harus waspada terhadap bencana alam hidrometeorologi," kata dia.

Teguh menjelaskan bahwa selain karena efek La Nina, hujan lebat hingga ekstrem yang menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Banyumas, serta Kebumen pekan ini terjadi karena pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO) yang aktif dan masuk ke wilayah perairan Indonesia serta belokan angin. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Petugas gabungan dan warga bersihkan material longsor di Desa Cimuncang Majalengka
Senin, 23 November 2020 - 18:36 WIB
Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka menyebabkan t...
Gubernur Jateng hibur anak-anak pengungsi Merapi 
Senin, 23 November 2020 - 17:24 WIB
Tiga balita langsung berlari menghampiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ia meninjau posko ...
Polres Klaten gelar Apel Kontijensi hadapi erupsi Merapi 
Senin, 23 November 2020 - 17:10 WIB
Polres Klaten menggelar Apel Kontijensi menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, Senin (23/11).
Aktifitas Merapi meningkat, warga KRB 3 di Desa Balerante Klaten panik 
Senin, 23 November 2020 - 14:37 WIB
Status Gunung Merapi siaga dan aktivitasnya semakin meningkat. Berdasarkan pantauan Kontributor Elsh...
Longsor Desa Cimuncang-Malausma Majalengka ancam 42 jiwa
Senin, 23 November 2020 - 14:05 WIB
Telah terjadi longsor di Dusun Gunung Anten Desa Cimuncang Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka, ...
Dishub Sleman pasang lampu penerangan jalan di jalur evakuasi Merapi
Senin, 23 November 2020 - 11:25 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memasang lampu penerangan ja...
Longsoran Bukit Matok menutup jalan Nanga Pinoh-Sintang
Senin, 23 November 2020 - 10:10 WIB
Bukit Mantok Desa Batu Buil, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat longso...
BPPTKG: Gunung Merapi mengalami guguran tebing lava lama
Senin, 23 November 2020 - 09:05 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi...
Gempa magnitudo 3,3 guncang Tapanuli Utara
Senin, 23 November 2020 - 06:25 WIB
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,3 telah mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara sek...
Sebanyak 1.078 rumah di Langkat terendan banjir
Minggu, 22 November 2020 - 20:40 WIB
Sebanyak 1.078 rumah di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatea Utara, terendam banjir...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV