Pengungsi banjir Cilacap bertambah, cuaca masih ada potensi hujan lebat
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 06:51 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Pengungsi banjir Cilacap bertambah, cuaca masih ada potensi hujan lebat
Rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (29/10). Foto: BPBD Kabupaten Cilacap

Elshinta.com - Jumlah pengungsi banjir yang melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, bertambah menjadi 613 jiwa, sebagaimana yang dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, per hari Kamis (29/10), pukul 15.30 WIB.

Adanya penambahan pengungsi tersebut dikarenakan banjir meluas dan merendam permukiman penduduk, setelah hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (28/10) malam hingga Kamis (29/10) dini hari.

Melalui laman resminya, Kamis malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan, adapun rincian data terkait pengungsian masing-masing adalah sebanyak 306 jiwa mengungsi di MI Muhammadiah Gentasari dan di tanggul Kali Tipar Desa Gentasari, 165 Jiwa mengungsi di Balai Desa Mujur Lor, 22 jiwa mengungsi di Madrasah Muhammadiyah Desa Mujur, dan sebanyak 120 jiwa mengungsi di rumah kerabat di Desa Kedawung, Kecamatan Kroya.

Dari pendataan tersebut, dilaporkan dua warga yang terdampak banjir sedang melakukan isolasi mandiri karena terjangkit COVID-19. Sehingga kedua warga tersebut harus dievakuasi ke Rumah Sakit Medika Banyumas untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Menurut laporan, kedua warga tersebut adalah satu keluarga. Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cilacap sudah melakukan tracing kepada 15 warga yang kontak erat.


Tanggap Darurat

Kondisi mutakhir hingga Kamis malam, banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 30-80 sentimeter masih merendam enam desa di tiga kecamatan. Adapun rincian desa yang terdampak adalah Desa Mujur Lor, Desa Gentasari, Desa Kedawung, Desa Mujur di Kecamatan Kroya, Desa Gelompang Pasir di Kecamatan Sampang dan Desa Glempang di Kecamatan Maos.

Banjir yang terjadi sejak Senin (26/10) itu setidaknya telah merendam sebanyak 2.227 unit rumah dan berdampak pada 6.029 jiwa. Selain itu ratusan hektar sawah juga masih terendam banjir.

Tim BPBD Kabupaten Cilacap terus memantau lokasi kejadian, membantu evakuasi warga terdampak dan melakukan assesment bersama Forkompimcam dan dinas terkait.

Selain itu, tim gabungan juga masih melakukan Operasi Tanggap Darurat dan kordinasi bersama relawan dan dinas terkait untuk penanganan darurat seperti memberikan bantuan logistik dan sembako serta mendirikan dapur umum darurat di empat titik lokasi.

Selanjutnya penetapan Status Tanggap Darurat bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung masih dalam proses pengajuan.


Prakiraan Cuaca

Sementara itu, menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah hingga Jumat (30/10).

Selain Jawa Tengah, wilayah lain yang memiliki prakiraan cuaca serupa meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Papua.

Melihat dari hasil prakiraan cuaca tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar pemangku kebijakan dan masyarakat di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana.

Selain itu, BNPB juga mengimbau kepada pemerintah daerah setempat dan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19, baik di lingkungan rumah maupun di lokasi pengungsian.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cuaca ekstrem di Lombok telan korban jiwa
Selasa, 24 November 2020 - 21:30 WIB
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Ba...
BMKG: Beda dua menit, dua gempa guncang Gunung Kidul dan Jembrana
Selasa, 24 November 2020 - 06:15 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi masing-masing berkekuatan...
Petugas gabungan dan warga bersihkan material longsor di Desa Cimuncang Majalengka
Senin, 23 November 2020 - 18:36 WIB
Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka menyebabkan t...
Gubernur Jateng hibur anak-anak pengungsi Merapi 
Senin, 23 November 2020 - 17:24 WIB
Tiga balita langsung berlari menghampiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ia meninjau posko ...
Polres Klaten gelar Apel Kontijensi hadapi erupsi Merapi 
Senin, 23 November 2020 - 17:10 WIB
Polres Klaten menggelar Apel Kontijensi menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, Senin (23/11).
Aktifitas Merapi meningkat, warga KRB 3 di Desa Balerante Klaten panik 
Senin, 23 November 2020 - 14:37 WIB
Status Gunung Merapi siaga dan aktivitasnya semakin meningkat. Berdasarkan pantauan Kontributor Elsh...
Longsor Desa Cimuncang-Malausma Majalengka ancam 42 jiwa
Senin, 23 November 2020 - 14:05 WIB
Telah terjadi longsor di Dusun Gunung Anten Desa Cimuncang Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka, ...
Dishub Sleman pasang lampu penerangan jalan di jalur evakuasi Merapi
Senin, 23 November 2020 - 11:25 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memasang lampu penerangan ja...
Longsoran Bukit Matok menutup jalan Nanga Pinoh-Sintang
Senin, 23 November 2020 - 10:10 WIB
Bukit Mantok Desa Batu Buil, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat longso...
BPPTKG: Gunung Merapi mengalami guguran tebing lava lama
Senin, 23 November 2020 - 09:05 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV