Kamis, persentase pasien sembuh COVID-19 Jakarta capai 87,5 persen
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 07:24 WIB |
Kamis, persentase pasien sembuh COVID-19 Jakarta capai 87,5 persen
Ilustrasi. Foto: Antara

Elshinta.com - Persentase jumlah pasien sembuh paparan COVID-19 di Jakarta mencapai 87,5 persen (naik dari sebelumnya 87,1 persen), dari total kasus positif yang terpantau pada Kamis (29/10) sebesar 104.235 orang.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam laman corona.jakarta.go.id, yang dipantau di Jakarta, Kamis malam, persentase tersebut setelah terjadi penambahan sebanyak 1.078 orang pasien sembuh dari paparan COVID-19, pada Kamis, menyebabkan total yang sembuh saat ini sebanyak 91.235 orang, atau naik dari jumlah sebelumnya sebanyak 90.157 orang.

Adapun di dalam jumlah total kasus positif sebanyak 104.235 orang tersebut, sebanyak 10.775 orang (turun 379 dari sebelumnya 11.154 orang) masih dirawat/diisolasi, serta 2.225 orang (bertambah 14 dibanding sebelumnya 2.211 orang) meninggal dunia, atau 2,1 persen (sama seperti sebelumnya) dari total kasus positif.

Total kasus positif paparan Coronavirus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta menembus angka 104.235 kasus setelah pada hari Kamis ini masuk laporan pertambahan kasus sebanyak 844 kasus dari jumlah sebelumnya 102.678 kasus.

Pertambahan kasus positif yang dilaporkan sebanyak 713 kasus merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada hari Rabu (28/10) yang dilaporkan pada Kamis.


Sebelumnya 

Untuk hasil tes terakhir pada hari Rabu (28/10) dilakukan pada 8.490 spesimen yang di dalamnya ada 6.707 orang dites, untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil sebanyak 713 kasus positif dan 5.994 kasus negatif.

Dari data pertambahan pasien positif COVID-19 Jakarta selama sepekan terakhir, pertambahan sebanyak 713 kasus positif ini, atau lebih sedikit dibandingkan penambahan pada hari Rabu (28/10) sebanyak 844 kasus.

Sebelumnya, pada Selasa (27/10) sebanyak 781 kasus, pada hari Minggu (25/10) sebanyak 771 kasus, pada hari Senin (26/10) sebanyak 906 kasus, pada hari Sabtu (24/10) sebanyak 1.062 kasus, pada hari Jumat (23/10) sebanyak 952 kasus, dan pada hari Kamis (22/10) sebanyak 989 kasus.

Terlebih, jika dibandingkan dengan penambahan pada hari Sabtu (12/9) sebanyak 1.440 kasus, serta pada hari Rabu (16/9) sebanyak 1.505 kasus yang merupakan pertambahan terbanyak selama pandemi.

Walaupun penambahan pada hari Rabu (16/9) sebanyak 1.505 kasus merupakan pertambahan kasus terbanyak, penambahan pada hari Sabtu (12/9) sebanyak 1.440 kasus, adalah pemegang rekor kasus positif terbanyak yang didapatkan dari hasil tes yang hanya dilakukan satu kali (11 September 2020). Karena penambahan pada hari Rabu (16/9) adalah penambahan dari hasil pada tanggal 12, 13, 14, dan 15 September 2020.

Untuk rataan tes PCR total per satu juta penduduk setelah perkembangan COVID-19 pada hari Kamis sebanyak 117.196. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 59.208.

Sampai dengan tes terakhir pada hari Rabu (28/10) itu, sudah ada 1.668.904 spesimen (naik dari sebelumnya 1.659.532 spesimen) yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Dari jumlah tes di atas, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau positivity rate COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada hari Kamis ini tercatat di angka 9,5 persen (naik dari sebelumnya 9,3 persen).

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan tidak lebih dari 5 persen sehingga terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi pada bulan Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Kamis adalah sebesar 8,4 persen (sama seperti sebelumnya), demikian dihimpun Antara. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wagub DKI: Wewenang polisi usut pelanggaran kekarantinaan di Petamburan
Sabtu, 28 November 2020 - 16:55 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan dugaan pelanggaran UU Kekarantinaan Kesehata...
Polres Jakarta Utara tetapkan dua tersangka kasus prostitusi artis
Jumat, 27 November 2020 - 12:38 WIB
Polres Metro Jakarta Utara menetapkan dua tersangka dalam kasus prostitusi daring yang menjerat arti...
Pemerintah diharapkan meniadakan libur bersama agar COVID-19 mereda
Jumat, 27 November 2020 - 06:15 WIB
Salah seorang tenaga kesehatan RSDC Wisma Atlet Kemayoran Dr Deddy Herman SpP berharap Pemerintah me...
BMKG ingatkan potensi hujan disertai angin siang ini di Jakarta
Jumat, 27 November 2020 - 05:57 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan ada potensi hujan disertai kilat/pe...
Pemkot Tangerang-PMI gelar safari donor darah bantu penuhi stok
Kamis, 26 November 2020 - 21:20 WIB
Pemerintah Kota Tangerang bersama PMI menggelar safari donor darah untuk membantu pemenuhan stok dar...
Korpri Kota Tangerang diminta bentuk koperasi bantu penyediaan rumah
Kamis, 26 November 2020 - 21:05 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengharapkan kepengurusan Korpri yang baru dilantik bisa memb...
Kelurahan Pejaten Timur alihkan layanan publik ke rumah dinas
Kamis, 26 November 2020 - 08:45 WIB
Pengumuman perihal ditutupnya Kantor Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta S...
BMKG prakirakan Jakarta hari ini cerah berawan hingga hujan
Kamis, 26 November 2020 - 07:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Ibu Kota Jakarta pada Kami...
Polda Metro Jaya hadirkan layanan SIM Keliling di 5 lokasi
Kamis, 26 November 2020 - 07:20 WIB
Polda Metro Jaya mengadakan layanan SIM Keliling di lima lokasi untuk warga DKI Jakarta pada Kami...
Jakbar turunkan 470 reklame
Rabu, 25 November 2020 - 19:15 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat menurunkan 470 reklame tak berizin dan rawan ambruk saat musim hujan.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV