Warga DKI diingatkan tak sembarang tuduh Anies biayai demo
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:21 WIB |
Warga DKI diingatkan tak sembarang tuduh Anies biayai demo
Sumber foto: https://bit.ly/3jIrU0l

Elshinta.com - Lingkar Aktivis Jakarta (LAJ) mengingatkan warga tertentu untuk tidak menuduh sembarangan Gubernur DKI Anies Baswedan membiayai demo di Jakarta.

Inisiator LAJ, Agung Nugroho menegaskan, tuduhan Anies mendalangi demo buruh dan mahasiswa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja merupakan pelanggaran hukum terkait pencemaran nama baik.

"Itu pernyataan sumir dan tidak ada bukti sama sekali," ujar Agung dalam keterangan pers diterima di Jakarta, Kamis (29/10).

Penegasan LAJ itu menanggapi aksi demonstrasi puluhan massa yang menamakan Gerakan Jaga Indonesia di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (28/10).

Agung menyatakan, Anies Baswedan pada saat demonstrasi mendatangi lokasi pembakaran halte busway yang merupakan aset Pemprov DKI dan berdialog dengan para pendemo.

"Soal mendatangi lokasi pembakaran halte busway itu tanggung jawab Gubernur sebagai pimpinan Pemprov DKI. Sementara dialog Anies dengan pendemo itu cara dan gaya Anies sebagai Gubernur bagaimana meredakan situasi agar kembali kondusif dan terbukti berhasil," jelas Agung, dikutip Antara

Sementara itu, terkait tuduhan adanya ambulans membawa logistik dan makanan, Agung mengatakan itu merupakan tuduhan tanpa dasar.

Agung justru mensinyalir adanya muatan politik dari demo tersebut.

Muatan politik itu dengan menutup berita demo buruh dan mahasiswa yang masih menolak UU Cipta Kerja sekaligus mendeskreditkan Anies Baswedan.

Agung yang juga Ketua Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) meminta semua pihak untuk bersabar dan tidak mengganggu fokus Pemprov DKI dibawah komando Anies Baswedan dalam penanggulangan wabah COVID-19. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wagub DKI: Wewenang polisi usut pelanggaran kekarantinaan di Petamburan
Sabtu, 28 November 2020 - 16:55 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan dugaan pelanggaran UU Kekarantinaan Kesehata...
Polres Jakarta Utara tetapkan dua tersangka kasus prostitusi artis
Jumat, 27 November 2020 - 12:38 WIB
Polres Metro Jakarta Utara menetapkan dua tersangka dalam kasus prostitusi daring yang menjerat arti...
Pemerintah diharapkan meniadakan libur bersama agar COVID-19 mereda
Jumat, 27 November 2020 - 06:15 WIB
Salah seorang tenaga kesehatan RSDC Wisma Atlet Kemayoran Dr Deddy Herman SpP berharap Pemerintah me...
BMKG ingatkan potensi hujan disertai angin siang ini di Jakarta
Jumat, 27 November 2020 - 05:57 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan ada potensi hujan disertai kilat/pe...
Pemkot Tangerang-PMI gelar safari donor darah bantu penuhi stok
Kamis, 26 November 2020 - 21:20 WIB
Pemerintah Kota Tangerang bersama PMI menggelar safari donor darah untuk membantu pemenuhan stok dar...
Korpri Kota Tangerang diminta bentuk koperasi bantu penyediaan rumah
Kamis, 26 November 2020 - 21:05 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengharapkan kepengurusan Korpri yang baru dilantik bisa memb...
Kelurahan Pejaten Timur alihkan layanan publik ke rumah dinas
Kamis, 26 November 2020 - 08:45 WIB
Pengumuman perihal ditutupnya Kantor Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta S...
BMKG prakirakan Jakarta hari ini cerah berawan hingga hujan
Kamis, 26 November 2020 - 07:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Ibu Kota Jakarta pada Kami...
Polda Metro Jaya hadirkan layanan SIM Keliling di 5 lokasi
Kamis, 26 November 2020 - 07:20 WIB
Polda Metro Jaya mengadakan layanan SIM Keliling di lima lokasi untuk warga DKI Jakarta pada Kami...
Jakbar turunkan 470 reklame
Rabu, 25 November 2020 - 19:15 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat menurunkan 470 reklame tak berizin dan rawan ambruk saat musim hujan.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV