Indonesia kecam aksi teror di Nice Prancis
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 11:05 WIB |
Indonesia kecam aksi teror di Nice Prancis
Dokumentasi - Tentara Perancis berpatroli di dekat Menara Eiffel sebagai bagian dari rencana keamanan `Vigiprate` level tertinggi setelah tragedi penembakan kantor Charlie Hebdo di Paris. (REUTERS/Gonzalo Fuentes) - https://bit.ly/2JjjL66

Elshinta.com - Indonesia mengecam aksi teror di Kota Nice, Prancis, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa orang luka-luka.

“Indonesia menyampaikan simpati dan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban,” demikian keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI, Jumat (30/10).

Menyusul aksi kekerasan tersebut, KBRI Paris dan KJRI Marseille segera berkoordinasi dengan aparat setempat serta simpul-simpul WNI termasuk Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) untuk memastikan kondisi para warga negara Indonesia (WNI).

“Hingga saat ini, tidak terdapat informasi adanya korban WNI dalam serangan tersebut,” ujar Kemlu.

Tercatat terdapat total 4.023 WNI yang menetap di Prancis, dan 25 orang di antaranya tinggal di Nice dan sekitarnya.

Pemerintah Prancis telah meningkatkan status peringatan keamanan tertinggi setelah adanya aksi teror yang menyebabkan seorang warga di Nice meninggal, pada Kamis (29/10).

Reuters melaporkan seorang perempuan tewas terpenggal dan dua orang lainnya meninggal dunia setelah diserang oleh tersangka seorang pelaku teror di gereja di Nice.

Beberapa jam setelah serangan teror di Nice, polisi menembak mati seorang pria yang diduga mengancam pejalan kaki dengan pistol di Montfavet, di dekat Kota Avignon, Prancis.

Menurut stasiun radio Europe 1, dua pelaku menyerukan: "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar, red) saat melakukan aksi teror.

Dalam kesempatan terpisah, sejumlah media memberitakan seorang pria berkebangsaan Arab Saudi telah ditangkap oleh aparat di Kota Jeddah, Arab Saudi, setelah ia menyerang dan menyebabkan seorang penjaga di Kantor Konsulat Prancis, terluka.

Pascainsiden pemenggalan, Wali Kota Nice, Christian Estrosi lewat unggahannya di Twitter mengatakan serangan itu merupakan aksi teror yang pernah terjadi di Gereja Notre Dame dan sama dengan serangan yang menyebabkan Samuel Paty, seorang guru asal Prancis, tewas pada bulan ini, demikian dilansir Antara. (Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan Hari Anti-Korupsi se-Dunia di Jateng: Makin banyak orang berintegritas
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:50 WIB
Hari Anti Korupsi se-Dunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember tahun ini diperingati secara virtua...
Bantuan untuk korban terdampak banjir di Deliserdang mulai berdatangan
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:30 WIB
Berbagai bantuan mulai berdatangan untuk warga di Desa Tanjung Selamet, Kecamatan Sunggal, Deli Serd...
Bupati Langkat dukung kemitraan strategi promosi pariwisata
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:20 WIB
Pandemi COVID-19 bukan saja membuat ketidakkondusifan kesehatan, kehadirannya juga berdampak kepada ...
Kondisi stabil, Bupati Cirebon diizinkan untuk lakukan isolasi mandiri
Jumat, 04 Desember 2020 - 19:10 WIB
Perkembangan kesehatan Bupati Cirebon Imron pasca diinformasikan terkonfirmasi positif Covid-19 kema...
PT KAI Daop VI gelar sosialisasi cegah kecelakaan di perlintasan sebidang 
Jumat, 04 Desember 2020 - 18:50 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI Yogyakarta melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasa...
Moeldoko ajak Aa Gym jadi yang pertama disuntik vaksin COVID-19
Jumat, 04 Desember 2020 - 16:35 WIB
Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Pur) Moeldoko mengajak pendakwah kondang Abdullah Gymnastiar atau...
KPK: Calon kepala daerah perempuan lebih kaya dibanding laki-laki
Jumat, 04 Desember 2020 - 16:25 WIB
Laporan analisis data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon kepala daerah (cakad...
Pemkab Garut didorong gunakan biaya tak terduga atasi korban longsor
Jumat, 04 Desember 2020 - 15:30 WIB
Legislator Kabupaten Garut, Jawa Barat mendorong pemerintah kabupaten agar menggunakan biaya tak ter...
LPSK serahkan santunan duka kepada korban kekerasan MIT Poso di Sigi
Jumat, 04 Desember 2020 - 14:45 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyerahkan santunan duka kepada keluarga korban kekera...
Pemko cabut syarat tes swab dan rapid bagi warga ingin ke Sabang
Jumat, 04 Desember 2020 - 14:30 WIB
Pemerintah Kota Sabang telah mencabut pemberlakuan syarat yang mewajibkan tes usap (swab) dan tes ce...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV