MPR: Pemerintah harus gencar sosialisasikan urgensi vaksin COVID-19
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 11:38 WIB |
MPR: Pemerintah harus gencar sosialisasikan urgensi vaksin COVID-19
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan (tengah) menghadiri acara Seminar Nasional Kebangsaan MPR RI, di kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10). (Istimewa)

Elshinta.com - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan meminta pemerintah gencar melakukan sosialisasi dengan berbagai bentuk yang tentunya mudah dicerna masyarakat terutama rakyat kecil terkait urgensi pemberian vaksin COVID-19.

Syarief sangat memaklumi jika ada sebagian masyarakat yang khawatir terkait vaksin COVID-19, namun masyarakat hanya butuh pemahaman yang jelas seputar vaksin, manfaat dan dampak-dampaknya buat mereka.

"Menurut saya bukan ketakutan tapi hanya khawatir saja. Namun jangan juga perasaan masyarakat itu dibiarkan saja mereka hanya butuh pemahaman yang jelas seputar vaksin, manfaat dan dampak-dampaknya buat mereka," kata Syarief dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Hal itu dikatakan Syarief usai menghadiri acara Seminar Nasional Kebangsaan MPR RI, di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10).

Dia mengatakan pandemi COVID-19 semakin menyengsarakan rakyat terutama mengancam kesehatan dan berpegang kepada amanah UUD NRI Tahun 1945 Pasal 28H ayat (1) yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan, pemerintah harus melakukan upaya-upaya luar biasa untuk menjamin itu.

Salah satu bentuknya menurut dia dengan memberikan vaksin COVID-19 dan kabar yang diterimanya, di awal tahun 2021 vaksin sudah ada dan langsung didistribusikan.

"Tapi, ada juga informasi yang mengatakan di akhir 2020 vaksin tahap pertama sudah siap. Secepatnya saya kira lebih bagus. Untuk masyarakat, jika sudah tersedia, saya imbau jangan takut lakukan vaksinasi, ini demi keselamatan kita semua," ujarnya.

Dia mengatakan vaksin sangat diperlukan sebagai langkah upaya pertahanan diri dari serbuan virus yang tidak jelas kapan berakhirnya. Syarief khawatir, jika tidak ada vaksin maka akan lebih memperburuk situasi.

"Kami hari demi hari menjadi semakin was-was, sementara itu, korban terus berjatuhan. Ketika itu dibiarkan terjadi, penanganannya akan jauh lebih sulit nanti," katanya.

Menurut dia, dengan pemberian vaksin, mudah-mudahan akan terhindar dari virus dan walaupun ada yang meragukan bahkan tidak percaya keampuhannya, setidaknya ada solusi yang nyata dalam penanganan pandemi ini.

Syarief menyarankan agar pemberian vaksin kepada masyarakat diberikan secara gratis atau kalau tidak bisa, dilakukan dengan mekanisme subsidi silang agar tidak membebani rakyat.

"Kalau perlu vaksin COVID-19 digratiskan saja sekalian, jika memang tidak memungkinkan gratis atau murah, dilakukan subsidi silang. Intinya, jangan sampai membebani rakyat kecil yang keadaannya sudah sangat terpuruk," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan Hari Anti-Korupsi se-Dunia di Jateng: Makin banyak orang berintegritas
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:50 WIB
Hari Anti Korupsi se-Dunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember tahun ini diperingati secara virtua...
Bantuan untuk korban terdampak banjir di Deliserdang mulai berdatangan
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:30 WIB
Berbagai bantuan mulai berdatangan untuk warga di Desa Tanjung Selamet, Kecamatan Sunggal, Deli Serd...
Bupati Langkat dukung kemitraan strategi promosi pariwisata
Jumat, 04 Desember 2020 - 20:20 WIB
Pandemi COVID-19 bukan saja membuat ketidakkondusifan kesehatan, kehadirannya juga berdampak kepada ...
Kondisi stabil, Bupati Cirebon diizinkan untuk lakukan isolasi mandiri
Jumat, 04 Desember 2020 - 19:10 WIB
Perkembangan kesehatan Bupati Cirebon Imron pasca diinformasikan terkonfirmasi positif Covid-19 kema...
PT KAI Daop VI gelar sosialisasi cegah kecelakaan di perlintasan sebidang 
Jumat, 04 Desember 2020 - 18:50 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI Yogyakarta melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasa...
Moeldoko ajak Aa Gym jadi yang pertama disuntik vaksin COVID-19
Jumat, 04 Desember 2020 - 16:35 WIB
Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Pur) Moeldoko mengajak pendakwah kondang Abdullah Gymnastiar atau...
KPK: Calon kepala daerah perempuan lebih kaya dibanding laki-laki
Jumat, 04 Desember 2020 - 16:25 WIB
Laporan analisis data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon kepala daerah (cakad...
Pemkab Garut didorong gunakan biaya tak terduga atasi korban longsor
Jumat, 04 Desember 2020 - 15:30 WIB
Legislator Kabupaten Garut, Jawa Barat mendorong pemerintah kabupaten agar menggunakan biaya tak ter...
LPSK serahkan santunan duka kepada korban kekerasan MIT Poso di Sigi
Jumat, 04 Desember 2020 - 14:45 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyerahkan santunan duka kepada keluarga korban kekera...
Pemko cabut syarat tes swab dan rapid bagi warga ingin ke Sabang
Jumat, 04 Desember 2020 - 14:30 WIB
Pemerintah Kota Sabang telah mencabut pemberlakuan syarat yang mewajibkan tes usap (swab) dan tes ce...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV