Waspada dampak La Nina, Yana gaet warga bersihkah saluran di Kebon Jayanti
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 13:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Waspada dampak La Nina, Yana gaet warga bersihkah saluran di Kebon Jayanti
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Yana Mulyana memimpin `Kerja Bakti Akbar` di Jalan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kamis (29/10). Aksi ini sebagai langkah untuk menghadapi musim penghujan yang sudah mulai mengguyur Kota Bandung dan sekitarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini Kota Bandung harus waspada terhadap dampak dari fenomena La Nina yang dapat meningkatkan curah hujan. Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama warga harus memastikan saluran air berfungsi dengan lancar guna mengantipasi curah hujan yang lebih tinggi.

"Alhamdulillah hari ini warga mau bersama-sama membersihkan saluran dan lingkungan sekitarnya. Karena diprediksi ke depan dengan La Nina ini ada konsekuensi terhadap Kota Bandung," katanya di sela-sela kegiatan.

"Selain waspada terhadap Covid-19, kita juga harus waspada terhadap kemungkinan bencana yang mudah-mudahan tidak terjadi. Tetapi tetap kita harus antisipasi," imbuhnya.

Selain aparat kewilayahan dan jajaran TNI Polri, Kerja Bakti Akbar juga diikuti oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta sejumlah organisasi kepemudaan.

Target utama gerakan kali ini menyasar saluran air dan lingkungan sekitarnya yang tepat berdekatan dengan Pasar Kiaracondong.

Wakil wali kota mengingatkan, partisipasi masyarakat untuk menjaga saluran air menjadi kunci penting saat menghadapi musim hujan. Sebab sudah sering terjadi, kelalian warga membuang sampah ke sungai menjadi penyebab banjir.

"Warga juga tahu di daerah Kebon Jeruk pernah banjir. Ternyata salurannya ada bedcover. Saya berharap banjir ini ditangani dengan partisipasi warga. Salah satunya tidak buang sampah sembarangan," tuturnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudy Supriyadi, Jumat (30/10). 

Pemkot Bandung, sambungnya, masih terus berusaha menghadirkan sejumlah solusi alternatif untuk mengurangi banjir. Di antaranya dengan membuat kolam retensi. Kolam Retensi sudah terbukti bisa menahan sementara debit air.

Seperti Kolam Retensi Sirnaraga dan Jalan Bima yang berfungsi untuk parkir sementara aliran Sungai Citepus. Kolam Retensi Rancabolang, mengurangi genangan di kawasan Gebegage.

Kini Pemkot Bandung tengah menyiapkan sejumlah kolam di kawasan Gedebage dan sekitarnya. "Alhamdulillah dengan Wetland Cisurupan sungai Ciloa biasanya di hulu hujan, Gedebage banjir. Itu juga karena air meresap cukup banyak," jelasnya.

Kolam Retensi Sirnaraga dan Kolam Retensi Bima, lanjutnya, cukup mengurangi limpahan air yang biasa ke Pagarsih.

Wakil wali kota juga mengulas kemampuan drumpori yang cukup efektif sebagai resapan air saat musim hujan. Drumpori mampu mengurangi air hujan agar tidak meluap ke jalan ataupun mengurangi yang mengalir ke saluran menuju sungai.

"Drumpori dengan kapasitas 200 liter dan memiliki rongga-rongga, air hujan bisa menyerap lebih banyak. Mudah-mudahan daya serap air lebih cepat apalagi La Nina terjadi hingga tahun 2021," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Enam titik jalan raya Kota Bandung banjir usai dilanda hujan deras
Rabu, 25 November 2020 - 17:25 WIB
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mencatat ada enam titik jalan ra...
Peringati Hari Pohon Sedunia untuk kenang Salim Kancil Lumajang
Minggu, 22 November 2020 - 18:23 WIB
Kelompok pecinta alam dari berbagai daerah memperingati Hari Pohon Sedunia dengan melakukan kegiatan...
BMKG memprakirakan suhu panas di Yogyakarta hingga akhir November
Jumat, 20 November 2020 - 15:30 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprakirakan suhu udara panas yang ...
BPBD: Masyarakat Pulau Bangka waspadai hujan disertai petir
Jumat, 20 November 2020 - 14:15 WIB
 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta masyarakat d...
Tiga ekor kambing mati dimangsa macan dahan
Rabu, 18 November 2020 - 11:25 WIB
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat, menduga tiga ekor kambing di K...
Pemerintah hibahkan 149.458 M2 tanah eks BRR kepada Pemkab Aceh Barat
Rabu, 18 November 2020 - 07:20 WIB
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menghibahkan sebidang tanah seluas 1...
Tata kelola limbah dan SDA, Komisi II DPRD Medan Kunker ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa
Minggu, 15 November 2020 - 09:56 WIB
Komisi II DPRD Medan melakukan kunjungan kerja ke Pemko Langsa, Provinsi Aceh, Jumat (13/11). Kunjun...
Pekanbaru membutuh tambahan kolam retensi atasi banjir
Kamis, 12 November 2020 - 07:55 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menyatakan masih membutuhkan tambahan kolam retensi berupa waduk...
BMKG prediksi cuaca Jakarta cerah berawan hingga hujan siang ini
Kamis, 12 November 2020 - 07:25 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Ibu Kota Jakarta cerah ber...
Arzeti Bilbina ingatkan bahaya paparan zat kimia pada botol plastik
Rabu, 11 November 2020 - 19:24 WIB
Model senior yang kini aktif menjadi anggota DPR RI Komisi IX, Arzeti Bilbina Huzaimi mengingatkan a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV