Kemenparekraf revitalisasi tempat wisata Bali untuk tingkatkan kualitas pariwisata 
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 18:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kemenparekraf revitalisasi tempat wisata Bali untuk tingkatkan kualitas pariwisata 
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan melakukan revitalisasi destinasi wisata di Bali untuk meningkatkan kualitas sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Sungkari mengatakan, masih terdapat beberapa lokasi destinasi wisata di Bali yang amenitasnya belum memadai.

Dia pun menyebut, fokus revitalisasi ini adalah pada perbaikan amenitas di sejumlah daya tarik wisata di Bali. Beberapa revitalisasi tersebut seperti perbaikan toilet dan penambahan fasilitas lain untuk menunjang kebersihan, kesehatan, keamanan, serta kenyamanan wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Karena salah satu ukuran suatu destinasi wisata itu bersih, indah, dan nyaman bisa dilihat dari toilet yang menunjang. Penting sekali bagi destinasi wisata untuk memelihara dan menjaga kebersihan toilet sesuai dengan standar internasional,” ujar Hari dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10).

Hari berharap, adanya kegiatan revitalisasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta daya saing destinasi pariwisata di Indonesia. Dengan begitu, wisatawan yang akan datang kembali ke destinasi pariwisata dapat merasa lebih aman dan nyaman.

Lebih lanjut, Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Gunawan menjelaskan, program Revitalisasi Destinasi Wisata Bali akan dilakukan pada awal November 2020.

Revitalisasi ini dilakukan di 1 kota dan 8 kabupaten yang ada di Bali yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Jembrana.

“Dukungan revitalisasi destinasi wisata Bali akan disesuaikan dengan prioritas dan kebutuhan di masing-masing destinasi wisata yang memang sudah menjadi tujuan wisata dan banyak pengunjungnya. Karena, saat ini kebersihan dan kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi wisatawan,” kata Wawan.

Tak hanya program revitalisasi, Wawan juga menjelaskan tentang kegiatan lanjutan reaktivasi akomodasi tenaga kesehatan di destinasi wisata Bali.

Menurutnya,  Kemenparekraf telah menyiapkan sebanyak 500 kamar di 4 hotel yang ada di Bali, di mana ini dilakukan sebagai bentuk upaya pemulihan ekonomi nasional untuk membantu industri perhotelan di masa pandemi Covid-19. 4 hotel tersebut yakni Hotel Mercure, Hotel Ibis Kuta, Hotel Ibis Denpasar, dan Paragon Resort Hotel.

Sementara itu  Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ir. I Putu Astawa pun mengatakan revitalisasi ini sesuai dengan tren wisatawan yang ada. Menurutnya, ke depan tren wisatawan akan berubah, di mana wisatawan akan mencari destinasi wisata yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman, serta destinasi wisata yang menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya.

“Program revitalisasi ini sangat sesuai dengan tren wisatawan saat ini. Karena, faktor kebersihan dan kesehatan merupakan hal yang penting dalam meningkatkan kepercayaan wisatawan,” kata Putu Astawa mengutip Kontan.

Dia juga berharap adanya program revitalisasi destinasi wisata ini bisa membuat pariwisata di Bali pulih kembali.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenparekraf genjot pergerakan wisatawan dengan `Big Promo`
Selasa, 24 November 2020 - 19:55 WIB
Pariwisata adalah sektor yang paling terdampak dari pandemi Covid-19. Sebab, jumlah wisatawan menuru...
Dinas LH DKI buka Padepokan Restu Bumi Ciracas untuk wisata edukasi
Minggu, 22 November 2020 - 14:26 WIB
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memiliki lokasi wisata edukasi untuk masyarakat. Dalam lokasi ter...
Jalan-jalan di alam bantu Anda tetap waras selama COVID-19
Minggu, 22 November 2020 - 12:24 WIB
Tak hanya kesehatan fisik, Anda juga perlu menjaga mental tetap sehat selama pandemi COVID-19 dan sa...
 Obyek wisata Tanah Lot mulai dikunjungi wisatawan
Sabtu, 21 November 2020 - 10:10 WIB
Daerah tujuan wisata Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mulai dikunjungi warga se...
`Staycation`rasa jalan-jalan, elemen wisata favorit diboyong ke hotel
Rabu, 18 November 2020 - 12:05 WIB
Pengalaman `staycation `bisa sedikit mengurangi kerinduan jalan-jalan karena elemen dari tujuan wisa...
Loh Buaya, Pulau Rinci ditutup untuk wisatawan
Senin, 16 November 2020 - 14:56 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi SDA dan Ekosistem Balai Ta...
Wisata hutan Sumber Takir, Lumajang jaring wisatawan di masa pandemi
Minggu, 15 November 2020 - 11:34 WIB
Wisata hutan Sumber Takir di Desa Jokarto kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mendongkr...
Pulihkan ekonomi, Pemprov Jabar kembangkan pariwisata
Minggu, 15 November 2020 - 08:55 WIB
Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid-19 Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat...
Malang Heritage diharapkan putar ekonomi kerakyatan
Rabu, 11 November 2020 - 20:11 WIB
Pembangunan kawasan wisata Malang Heritage, di Kota Malang, Jawa Timur, diharapkan mampu memutar per...
 PHDI Kota Medan harap Deepavali jadi contoh `New Normal` dalam hadapi Covid-19
Rabu, 11 November 2020 - 16:44 WIB
Hari Raya Deepavali diketahui jatuh pada tanggal 14 November 2020. Hari raya Umat Hindu Etnis India ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV