Pengendara sepeda motor bawa jenazah gegerkan Boyolali
Elshinta
Jumat, 30 Oktober 2020 - 20:26 WIB |
Pengendara sepeda motor bawa jenazah gegerkan Boyolali
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Seorang pengendara sepeda motor yang membawa jenazah ditutup kain batik menggegerkan warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sejak Kamis (29/10).

Bahkan, video dan foto pengendara sepeda motor dengan jenazah terbujur kaku di belakangnya tersebut hingga Jumat  sudah beredar di sejumlah akun media sosial.

Dari informasi yang diperoleh, pengendara yang bernama Sutejo, 50, tersebut berada di salah satu ruas jalan di Kecamatan Simo, Boyolali.

Salah satu kakak Sutejo, Sri Suyamti, membenarkan bahwa adiknya membawa jenazah yang ternyata diketahui merupakan jenazah ibunya, Ginem Suharti yang berusia 80 tahun. Suyamti dan Sutejo sendiri tinggal berdekatan dalam satu pekarangan di Kecamatan Banyudono, Boyolali.

Suyamti menceritakan bahwa sebelum meninggal Ginem ikut Suyamti. Bahkan, pada Kamis pagi ia sempat berpamitan Sutejo untuk bekerja.

"Kalau kerja ya kerja, nanti kalau ada apa-apa 'tak urusane' (saya urusnya), gitu," katanya.

Bahkan, ketika sang ibu meninggal dunia karena sakit tua, Suyamti masih berada di tempat kerja.

"Pukul setengah sembilan saya (08.30) dikabari oleh adik ipar (istri Sutejo) kalau ibu meninggal. Dia juga kasih tahu kalau adik saya ini membawa ibu saya ke Simo (kampung halaman ibu) dengan diboncengkan sepeda motor. Saya sangat kaget, kok tega sekali," katanya.

Ia mengatakan ibunya sendiri berasal dari Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Boyolali.

Bahkan, dikatakannya, awalnya Ginem akan dimakamkan sendiri oleh adiknya itu. Namun akhirnya Sutejo meminta bantuan pamannya.

"Saya kan langsung 'nyusul' ke Simo, tetapi jenazah ibu tidak ada di rumah. Ternyata sudah di makam, mau dimakamkan sendiri oleh adik saya, padahal belum disucikan," katanya.

Mengetahui hal itu, pihak keluarga membujuk Sutejo agar terlebih dahulu mensucikan jenazah orang tuanya sesuai dengan ajaran agama.

Mengenai sikap adiknya, Suyamti mengaku selama ini Sutejo cenderung tertutup.

"Adik saya ini pendiam, jarang bergaul dengan tetangga. Orangnya tertutup, nggak pernah keluar (rumah)," katanya.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Manusia perak, satu jam bisa raup Rp150 ribu
Jumat, 07 Mei 2021 - 19:58 WIB
Satuan Polisi PP Kota Padang, Sumbar, mengungkapkan manusia silver atau perak yang meminta sedekah d...
Kajari Tanjung Perak Surabaya jadi guru simulasi sekolah tatap muka
Jumat, 07 Mei 2021 - 19:25 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak I Ketut Kasna Dedi, Jumat, menjadi guru simulasi seko...
Polisi amankan mobil `drifting` berbahaya viral di Bukittinggi
Jumat, 07 Mei 2021 - 18:18 WIB
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Bukittinggi, Sumatera Barat mengamankan satu unit mobil j...
Organda minta pengguna moda transportasi darat tetap patuhi prokes
Jumat, 07 Mei 2021 - 17:58 WIB
Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Lampung meminta pengguna moda transportasi darat antar ka...
Kodam Jaya klarifikasi video viral tank halau pemudik
Jumat, 07 Mei 2021 - 17:47 WIB
Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengklarifikasi beredarnya video viral yang menyebutkan bahwa TN...
Hutama Karya dukung larangan mudik dengan perketat ruas tol
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:34 WIB
PT Hutama Karya (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) mendukung larangan mudik L...
MRT apresiasi PLN terkait kabel bawah tanah Ketapang-Mangga Besar
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:11 WIB
PT MRT Jakarta (Perseroda) mengapresiasi PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian...
Polri putar balikkan 23.573 kendaraan di hari pertama larangan mudik
Jumat, 07 Mei 2021 - 15:49 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memutarbalikkan 23.573 kendaraan dari berbagai jenis angkutan ...
Wali Kota Surakarta perbolehkan mudik lokal
Jumat, 07 Mei 2021 - 14:58 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka masih tetap memperbolehkan mudik lokal Solo Raya meski pe...
Bandara Ahmad Yani kecolongan, penumpang positif Covid-19 terbang ke Pangkalan Bun
Jumat, 07 Mei 2021 - 14:36 WIB
Seorang  calon penumpang yang positif terpapar Covid-19 mampu meloloskan diri dari pemeriksaan di B...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV