A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_session8ip7jd1am2fg5e83bgtc4p2c46j09tuo): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

 Tips bagi UKM Indonesia bertransformasi digital dengan aman
Tips bagi UKM Indonesia bertransformasi digital dengan aman
Elshinta
Senin, 02 November 2020 - 10:27 WIB |
Tips bagi UKM Indonesia bertransformasi digital dengan aman
Ilustrasi transformasi digital (Pixabay)

Elshinta.com - Pandemi COVID-19 memengaruhi pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia, tak terkecuali sektor usaha kecil dan menengah (UKM) yang paling terkena dampak, khususnya bagi negara berkembang, seperti Indonesia.

Untuk itu, pemerintah telah mengambil langkah untuk melakukan percepatan transformasi digital dengan berbagai upaya. Sementara, UKM yang melakukan transformasi digital harus mengambil langkah antisipasi terjadinya kejahatan siber.

Menurut General Manager untuk Asia Tenggara, perusahaan keamanan siber, Kaspersky, Yeo Siang Tiong, insiden dunia maya, seperti phishing, ransomware, dan penambangan kripto, sekarang telah menargetkan bisnis dalam segala bentuk dan ukuran.

"Saat ini, menjaga arus kas (cashflow) untuk setiap bisnis merupakan tantangan tersendiri, itulah sebabnya mengapa UKM di Indonesia harus pandai dalam menggunakan ketersediaan teknologi demi mengamankan finansial mereka yang sangat krusial dan dibutuhkan," kata Yeo Siang Tiong, dalam keterangan tertulis, Senin.

Oleh karena itu, bagi UKM yang saat ini meluncurkan bisnisnya di ekosistem digital, Kaspersky merekomendasikan sejumlah langkah untuk memperkuat pertahanan infrastruktur keamanan.

1. Pembaruan sertifikasi keamanan situs perusahaan
Setiap situs web yang meminta atau memroses data pengguna wajib memiliki sertifikat SSL. Ini dilakukan untuk melindungi informasi yang dimasukkan oleh pengunjung, dan situs tanpa sertifikat SSL dapat dianggap tidak aman, sehingga akan memengaruhi calon pelanggan.

Dengan kepemilikan sertifikat SSL, pelaku UKM juga harus memperhatikan masa berlaku, tergantung pada otoritas pengikatnya, sertifikat memerlukan penerbitan ulang setiap satu, tiga hingga 12 bulan.

Kaspersky merekomendasikan menerapkan pengingat untuk melakukan perpanjangan sertifikat ini.

2. Memperbarui firmware router
Semakin lama usia perangkat lunak, semakin besar kemungkinan mengandung kerentanan, maka sangat penting untuk selalu memperbarui keseluruhan perangkat lunak.

Router memiliki perangkat lunak bawaan - firmware - yang seiring waktu menjadi usang dan rentan. Pelaku kejahatan siber kemudian dapat memanfaatkan firmware lama untuk menyusup ke jaringan perusahaan.

Oleh karena itu, penting untuk menginventarisasi seluruh peralatan jaringan perusahaan, dan memeriksa konsol administrasi untuk melihat apakah versi baru firmware router telah muncul setidaknya setiap beberapa bulan.

3. Blokir otorisasi yang tidak perlu
Upaya balas dendam dunia maya terhadap rekan kerja/ atasan, menurut Kaspersky, itu nyata. Mantan karyawan yang tidak puas dengan kebijakan perusahaan dapat melancarkan serangan jika akun dan akses mereka ke jaringan perusahaan tidak ditutup secara tepat waktu.

Oleh karena itu penting untuk membatasi akses perusahaan, dengan hanya memberikannya kepada pihak internal dan segera menutupnya dari karyawan yang sudah tidak lagi bekerja.

Melakukan audit rutin juga sangat dianjurkan. Jika karyawan berganti divisi, misalnya, hak akses divisi lama perlu dicabut, jika tidak risikonya akan sangat merugikan seperti serangan siber tentunya.

4. Selalu membuat cadangan salinan data
Mencadangkan data akan membantu melindungi dari beberapa ancaman berbahaya seperti ransomware, kecerobohan karyawan, dan lain-lain. Sangat disarankan untuk membuat cadangan secara otomatis.

Namun, pelaku UKM tetap harus memeriksa penyimpanan data secara berkala, memastikan apakah program backup berjalan dengan lanca, apakah alamat penyimpanannya benar, atau apakah orang asing mengubahnya secara diam-diam.

Jika menyimpan di cloud, periksa pengaturan secara berkala dan membeli ruang tambahan sebelum membutuhkannya.

5. Lakukan pembaruan lisensi antivirus di server
Server yang tidak terlindungi dapat menyebabkan berbagai insiden, mulai dari kebocoran data hingga menghosting sumber daya berbahaya di infrastruktur perusahaan.

Terapkan pengingat berkala pada kalender untuk memperbarui perlindungan server.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden minta industri jasa keuangan jangan hanya layani `yang besar`
Jumat, 15 Januari 2021 - 21:27 WIB
Presiden Joko Widodo meminta industri jasa keuangan di Indonesia jangan hanya melayani pelaku usaha ...
Pengelola UKM disabilitas butuh dukungan Pemda
Sabtu, 26 Desember 2020 - 19:45 WIB
Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) disabilitas membutuhkan dukungan modal dari pemerintah daerah (...
Tim Serap Asiprasi minta UU Cipta Kerja permudah pendaftaran UMKM
Jumat, 25 Desember 2020 - 14:05 WIB
Ketua Tim Serap Aspirasi (TSA) Franky Sibarani meminta agar aturan pendaftaran usaha bagi pelaku usa...
Resesi, urgensi stimulasi konsumsi dan kinerja UMKM
Minggu, 08 November 2020 - 12:30 WIB
Stimulasi konsumsi dan kinerja UMKM menjadi pilihan kebijakan yang cukup efektif untuk bertahan di m...
Tips bagi UKM Indonesia bertransformasi digital dengan aman
Senin, 02 November 2020 - 10:27 WIB
Pandemi COVID-19 memengaruhi pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia, tak terkecuali sektor usaha kecil...
Anggota DPR ingin BSN beri kemudahan bagi pelaku industri usaha kecil
Senin, 29 Juni 2020 - 09:31 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Siti Mukaromah menginginkan agar Badan Standarisasi Nasional (BSN) dapat be...
Tips bertahan di tengah pandemi bagi UMKM
Senin, 15 Juni 2020 - 11:32 WIB
Pandemi corona membawa dampak besar di berbagai sektor, termasuk ekonomi. Namun, dampak ini juga dap...
Dear UKM! Ini lima strategi bertahan di tengah pandemi COVID-19
Selasa, 28 April 2020 - 18:11 WIB
Tidak dapat dipungkiri, wabah COVID-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian Indonesi...
Catat, Kemenkop UKM rilis e-form untuk pendataan UMKM terdampak corona
Selasa, 14 April 2020 - 19:11 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM merilis e-form untuk kepentingan pendataan pelaku koperasi dan UMKM yan...
Cegah penyebaran COVID-19, ini prosedur yang bisa diterapkan pelaku UKM
Senin, 23 Maret 2020 - 09:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengimbau dan mengajak seluruh pelaku UKM untuk turut menerap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV