MemoRI 06 November
6 November 1908: Meninggalnya Pahlawan Nasional Cut Nya Dhien
Elshinta
Penulis : | Editor : Administrator
6 November 1908: Meninggalnya Pahlawan Nasional Cut Nya Dhien
Cut Nyak Dhien sedang duduk menunduk dan meringis, ia sedang sakit dan mengalami kebutaan/https://bit.ly/2PTJDqa/elshinta.com.

Elshinta.com - 6 November 1908: Meninggalnya Pahlawan Nasional Cut Nya Dhien

Salah satu pahlawan nasional dalam melawan penjajahan Belanda, yakni Cut Nya Dhien, Pejuang asal Aceh yang meninggal pada 6 November 1908.  

Perjuangan Cut Nya Dhien berawal dari kematian suaminya yang tewas dalam pertempuran saat mengusir Belanda. Sejak itulah Cut Nya Dhien bertekad meneruskan perjuangan melawan Belanda.

Cut Nya Dhien lahir di Lampadang, Kerajaan Aceh 1846 di Aceh Besar. Ia berasal dari keluarga bangsawan yang taat menjalankan agama.

Pada usia 12 tahun, Cut Nya Dhien dinikahkan oleh orang tuanya, dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga putera dari Uleebalang Lamnga XIII.

Pada 1880 Cut Nya Dhien mulai peperangannya melawan Belanda setelah sang suami Teuku Cek Ibrahim Lamnga, tewas dalam pertempuran melawan Belanda pada 29 Juni 1878.

Di tahun yang sama Cut Nya Dhien menikah dengan Teuku Umar dan membolehkan berperang melawan Belanda. Moral semangat perjuangan Aceh pun meningkat,

Teuku Umar sempat bergabung dengan Belanda untuk mengetahui siasat perang Belanda sampai dianggap berkhianat. Namun setelah memperoleh informasi, bersama sama dengan berbalik menyerang Belanda.

Pada pertempuran melawan Belanda 11 Februari 1899 Teuku Umar tewas tertembak, Cut Nya Dhien mengambil komando meneruskan perjuangan.

Kondisi fisik Cut Nya Dhien yang sakit-sakitan, penglihatannya mulai rabun dan mengidap encok, ditambah sumber bahan makanan yang tidak pasti membuat perjuangan menjadi sangat berat.

Kondisi yang menimbulkan iba itu membuat salah seorang anak buahnya membocorkan lokasi pada Belanda sehingga dengan mudah Belanda menyerbu markas Cut Nys Dhien di Beutong Le Sageu.

Cut Nya Dhien pun berhasil ditangkap, ia dibawa ke Banda Aceh dan seterusnya diasingkan ke Sumedang, Jawa Barat.

Di Sumedang Cut Nya Dhien ditahan bersama pejuang lainnya. Pada 6 November 1908 Cut Nya Dhien meninggal dunia. Kemudian, 2 Mei 1962 Presiden Soekarno melalui SK Presiden RI Nomor 106 tahun 1964 mengangkat Cut Nya Dhien sebagai pahlawan nasional.

6 November 2001: Bank Indonesia resmi mengedarkan uang kertas pecahan Rp5000.00 emisi 2001

Uang dengan gambar Natasha Annestessya, seorang perempuan Sumatera Barat, umur 17 tahun yang menjadi model “Pengrajin Tenun Pandai Sikek” dan sisi sebaliknya Tuanku Imam Bonjol.

Pada saat pemotretan Natasha masih berstatus mahasiswi semester tiga Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia.

Desain ini mengalahkan 80 calon lainnya dalam acara yang diadakan oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Peruri).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kepala BPKAD Langkat sebut tudingan penyelewengan DAK  tidak mendasar
Rabu, 27 Januari 2021 - 11:57 WIB
Tudingan sekelompok massa kepada Bupati Langkat Terbit Rencana PA beserta jajaran, menyelewengkan da...
Presiden Jokowi dapatkan vaksinasi COVID-19 kedua
Rabu, 27 Januari 2021 - 09:34 WIB
Presiden Joko Widodo mendapatkan vaksinasi COVID-19 kedua kalinya masih dengan vaksin Sinovac yang d...
Pasangan Nasrul Abit-Indra Catri minta KPU anulir suara Mahyeldi-Audy
Rabu, 27 Januari 2021 - 06:45 WIB
Pasangan Calon Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit-Indra Catri meminta KPU Sumbar menganulir peroleh...
MK ingatkan permohonan sengketa pilkada tidak dapat diperbaiki lagi
Selasa, 26 Januari 2021 - 19:29 WIB
Mahkamah Konstitusi mengingatkan pemohon tidak lagi dapat memperbaiki substansi permohonan perselisi...
Polri bantah adanya perwira Polri menganggur
Selasa, 26 Januari 2021 - 19:17 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menegaskan bahwa tida...
DPRD Sukoharjo resmi usulkan jadwal pelantikan 
Selasa, 26 Januari 2021 - 17:11 WIB
DPRD Sukoharjo, Jawa Tengah menggelar rapat paripurna pengumumam hasil penetapan pasangan calon ter...
Menlu: vaksinasi WNI di luar negeri mengacu kebijakan negara setempat
Selasa, 26 Januari 2021 - 16:56 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan bahwa proses vaksinasi COVID-19 bagi warga negara Indo...
Diduga langgar hukum, Indonesia sita kapal tanker Iran dan Panama
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:36 WIB
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menyita dua kapal tanker, masing-masing berbendera Iran dan Panama,...
Legislatif minta Polri tindak tegas aksi rasisme
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:47 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri menindak tegas dugaan aksi rasisme yang di...
Presiden kunjungi Sumsel resmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:11 WIB
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Sumatera Selatan untuk meresmikan Jalan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV