DPRD mendesak pemkab hingga pusat segera bangun jalur Puncak II
Elshinta
Kamis, 05 November 2020 - 19:05 WIB |
DPRD mendesak pemkab hingga pusat segera bangun jalur Puncak II
Kondisi Jalur Puncak II di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, dalam kondisi rusak berat, bahkan dibeberapa titik terlihat jalan amblas, meski jalur tersebut banyak dilalui kendaraan terutama saat hari libur (Antara/Ahmad Fikri)

Elshinta.com - Ketua DPRD Cianjur, Jawa Barat, Ganjar Ramadhan, mendesak pemerintah kabupaten hingga pusat untuk segera membangun jalur alternatif Puncak II dan jalan Tol Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung (Bosuciba) karena macet parah yang kerap terjadi di Jalur Puncak membuat tingkat kunjungan wisatawan ke Cianjur terus menurun.

"Terlihat saat libur panjang lalu, angka wisatawan ke Cianjur, sangat minim karena wisatawan sudah terjebak mulai keluar jalan tol Ciawi, sehingga roda perekonomian dan tingkat kunjungan ke Puncak-Cianjur, tidak berjalan dengan baik, sedangkan pelaku ekonomi berharap angka kunjungan terus meningkat," kata Ganjar saat dihubungi Kamis.

Sehingga pihaknya menilai pembangunan jalur alternatif menuju Cianjur, harus segera direalisasikan sesuai dengan janji Presiden RI Jokowi saat melakukan kunjungan ke Cianjur, agar wisatawan tidak selalu terjebak antrian panjang berjam-jam di kawasan Bogor karena jalur Puncak padat.

Akibatnya ungkap politisi Partai Gerindra itu, Cianjur tidak lagi menjadi tujuan utama wisatawan karena akses untuk sampai ke Cianjur harus terjebak antrian hingga berjam-jam, meski Cianjur memiliki banyak destinasi wisata alam yang indah mulai dari pengunungan, air terjun, danau hingga pantai.

"Pembangunan Puncak II dan jalan tol menjadi harapan agar pariwisata Cianjur dapat kembali bangkit, harus ada jalur alternatif agar wisatawan yang datang tidak perlu berjam-jam untuk sampai ke Puncak-Cianjur," katanya.

Untuk mendorong pembangunan jalan alternatif tersebut, tambah dia, DPRD Cianjur akan berkoordinasi dengan DPR RI agar Puncak II dan jalan Tol Bosuciba menjadi prioritas pembangunan nasional karena kalau mengunakan anggaran daerah sangat terbatas.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Cianjur, Hadi Sutrisno, mengatakan ada beberapa aspek utama untuk mengembangkan pariwisata di Puncak-Cianjur, aksesibilitas melalui pembangunan sarana jalan dan infrastruktur serta sarana penunjang mulai dari restoran, hotel, akomodasi dan aspek atraksi seperti sosial, budaya dan keragaman sebagai daya tarik wisatawan.

"Selain beberapa aspek, termasuk perlu adanya jalur alternatif, jika jalur utama memang padat. Setelah adanya akses tersebut, kami mendorong pemkab atau dinas terkait mengelola kepariwisataan di Cianjur secara maksimal dengan harapan Cianjur menjadi tujuan pariwisata prioritas di Jawa Barat, tidak lagi sebatas perlintasan," katanya.

Ia menilai sepinya wisatawan yang datang pada moment libur panjang lalu, akibat kemacetan panjang yang terjadi di Kawasan Bogor, mulai dari keluar pintu Tol Ciawi. Sehingga wisatawan dengan tujuan Puncak-Cianjur, memilih putar arah atau berlibur di tempat wisata terdekat di wilayah Bogor karena jarak tempuh untuk sampai ke Puncak-Cianjur menjadi lama.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Langkat terus lakukan pembangunan jalan
Rabu, 27 Januari 2021 - 15:58 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU PR) ter...
Presiden minta pemda bangun ekonomi sepanjang Tol Kayu Agung-Palembang
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:11 WIB
Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah membangun sentra-sentra perekonomian di sepanjang Jal...
Satgas Yonif 125/SMB, koramil, polsek dan warga kerja bakti perbaiki jalan putus
Jumat, 22 Januari 2021 - 20:11 WIB
Jalan yang menghubungkan Kabupaten Merauke dengan Kabupaten Boven Digoel terputus, Satgas Pamtas Yon...
Luas kawasan kumuh di Kendari berkurang 168 hektare
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:24 WIB
Pemerintah Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara mengklaim luas kawasan kumuh di wilayahnya ber...
 APERSI Sumut targetkan pengurangan backlog rumah di Sumut tahun ini
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:11 WIB
Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) DPD Sumatera Utara menargetk...
Perjalanan menuju Papua sejahtera
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:10 WIB
Pembangunan Papua dan Papua Barat terus menjadi isu yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah d...
Tim survei tinjau lokasi sasaran TMMD 2021 di Desa Wringinharjo
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:47 WIB
Tim survei TMMD Kodim 0703 Cilacap mulai turun ke wilayah yang sudah ditargetkan sebagai sasaran keg...
Pemkot Bandung kejar target pembangunan di tengah pandemi
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:57 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengakui, pandemi Covid-19 berdampak besar pada pembangunan di Kot...
Wali Kota cek kerusakan besi pembatas Fores Walk Babakan Siliwangi
Jumat, 08 Januari 2021 - 10:37 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku segera menindaklanjuti kabar tentang rusaknya besi pembata...
Awal tahun 2021, 7.000 sertipikat tanah diterima warga Majalengka melalui program PTSL 
Selasa, 05 Januari 2021 - 21:23 WIB
Sebanyak 7.000 sertifikat tanah secara simbolis hari ini diterima warga Kab. Majalengka Jawa Barat y...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV