WhatsApp resmi meluncurkan pesan sementara
Elshinta
Kamis, 05 November 2020 - 21:00 WIB |
WhatsApp resmi meluncurkan pesan sementara
Fitur pesan sementara di WhatsApp. (ANTARA/HO)

Elshinta.com -  Platform pesan instan resmi meluncurkan fitur pesan sementara (disappearing message), setelah menguji coba beberapa waktu lalu.

"Kami bertujuan untuk membuat percakapan di WhatsApp semakin terasa seperti berbicara tatap muka secara langsung, yang artinya percakapan tersebut tidak harus tersimpan selamanya. Itulah sebabnya kami sangat antusias mendatangkan opsi untuk menggunakan fitur Pesan Sementara di WhatsApp," kata WhatsApp dalam keterangan resmi, Kamis.

Fitur pesan sementara atau disappearing message ini sudah muncul di laman bantuan FAQ situs WhatsApp sejak beberapa hari lalu.

Dalam situs resmi, WhatsApp menjelaskan pesan akan hilang dalam tujuh hari jika fitur ini dinyalakan.



Fitur ini berlaku untuk pesan individu maupun grup, namun, di grup, hanya admin yang bisa mengaktifkan pesan temporer ini.

Pesan temporer juga berlaku untuk kiriman multimedia, misalnya foto, akan menghilang jika fitur ini aktif.

Pesan akan hilang dalam waktu tujuh hari. Pengguna tetap bisa menggunakan fitur membalas atau reply untuk pesan temporer.

Jika pesan temporer ini diteruskan, forward, pesan tidak akan muncul di penerima.

WhatsApp mengingatkan hanya menyalakan fitur ini dengan kontak yang terpercaya karena pengguna masih bisa mengambil tangkapan layar dan menyalin pesan sebelum menghilang sendiri.

Untuk menggunakan fitur ini, pastikan menggunakan aplikasi WhatsApp versi terbaru. Setelah itu, buka jendela obrolan, ketuk nama kontak dan pilih pesan sementara atau "disappearing message".

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Begini cara optimalkan smartphone dan aplikasi agar tak boros habiskan kuota internet saat pandemi
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:58 WIB
Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini terus memperpanjang anjuran masyarakat untuk bel...
BlackBerry akan luncurkan ponsel 5G
Sabtu, 13 Februari 2021 - 15:36 WIB
Setelah beberapa tahun belakangan absen dari industri ponsel, BlackBerry dikabarkan akan kembali tah...
Sejumlah ponsel terancam tak dapat gunakan WhatsApp mulai 1 Januari
Rabu, 30 Desember 2020 - 08:56 WIB
Beberapa perangkat akan segera kehilangan kemampuan untuk menjalankan aplikasi perpesanan instan yan...
Samsung Galaxy S20 akan jadi ponsel taktis militer Korea Selatan
Sabtu, 05 Desember 2020 - 13:00 WIB
Militer Korea Selatan akan menguji coba Samsung sebagai perangkat untuk melihat informasi perang sec...
Apple & Google gabung grup industri 6G
Senin, 16 November 2020 - 10:58 WIB
Ponsel 5G pertama dari Apple dan Google belum lama ini memasuki pasar, namun itu tidak menghentikan ...
Samsung akan luncurkan lebih awal ponsel andalan untuk saingi Huawei
Senin, 09 November 2020 - 14:36 WIB
Samsung Electronics Co Ltd mungkin akan meluncurkan ponsel pintar Galaxy S andalannya lebih awal dar...
Apple wajibkan pengembang tempel `label nutrisi` untuk jaga privasi
Sabtu, 07 November 2020 - 10:48 WIB
Apple telah merilis fitur privasi saat mengumumkan iOS 14, namun konsep `label nutrisi` tidak muncul...
WhatsApp resmi meluncurkan pesan sementara
Kamis, 05 November 2020 - 21:00 WIB
Platform pesan instan resmi meluncurkan fitur pesan sementara (disappearing message), setelah menguj...
Emoji wajah tersenyum kini pakai masker
Minggu, 04 Oktober 2020 - 10:38 WIB
Telah lama digunakan sebagai emoji untuk menyiratkan sedang sakit atau tidak enak badan, emoji mengg...
Masyarakat disebut terancam tak lagi bebas gunakan fitur siaran medsos
Kamis, 27 Agustus 2020 - 07:59 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut apabila permohonan pengujian Undang-Undang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV