Kemenkeu akan suntik Bio Farma Rp2 triliun untuk pengadaan vaksin
Elshinta
Jumat, 06 November 2020 - 20:07 WIB |
Kemenkeu akan suntik Bio Farma Rp2 triliun untuk pengadaan vaksin
Tangan wanita memegang botol kecil berlabel stiker \"Vaksin Coronavirus COVID-19\" dalam ilustrasi yang diambil, 30 Oktober 2020. ANTARA/REUTERS /Dado Ruvic/pri.

Elshinta.com - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta menyatakan tahun ini pihaknya akan menyuntikkan dana sebesar Rp2 triliun kepada holding BUMN farmasi PT Bio Farma (Persero) untuk pengadaan vaksin.

Isa mengatakan rencana penyuntikan dana muncul ketika Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Komisi XI DPR RI melakukan kajian sehingga ditemukan adanya urgensi untuk menambahkan modal ke Bio Farma Group.

"Waktu hari-hari terakhir diskusi di Banggar DPR RI muncul usulan untuk menambahkan PMN bagi Bio Farma Group," katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat.

Isa menuturkan suntikan dana tersebut akan dialokasikan dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) dalam rangka pengadaan obat-obatan, vaksin COVID-19, dan pengembangan sarana prasarana kesehatan.

"Itu yang kita kaji. Kita sudah pertimbangkan dan sejauh ini positif, bahkan kita pertimbangkan untuk mempercepatnya," ujarnya.

Isa menjelaskan PMN sebesar Rp2 triliun diberikan sepenuhnya kepada Bio Farma sehingga pemerintah menyerahkan kewenangan kepada Bio Farma untuk menentukan cara membagi dana tersebut kepada PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk.

"Mengenai komposisi saya tidak ingat persis ke Bio Farma berapa, Kimia Farma berapa. Tapi secara umum project itu di induk Bio Farma yang di dalam ada Kimia Farma dan Indofarma,” jelasnya.

Isa melanjutkan meski hanya tersisa dua bulan lagi namun ia optimistis bahwa PMN untuk Bio Farma dapat ditambahkan ke dalam APBN 2020 sehingga dapat mendorong penanganan COVID-19.

"Kalau memungkinkan kita tambahkan ke APBN 2020 karena memang relevan dengan penanganan COVID-19 sehingga mungkin kita ajukan ke 2020. Tinggal dua bulan tapi rasanya bisa cukup di-manage," tegasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkes: Waspadai potensi penyebaran virus nipah ke Indonesia
Rabu, 27 Januari 2021 - 15:46 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak terkait agar mewaspadai potensi penyebaran vi...
Vaksinasi bagi sumber daya manusia kesehatan di DIY masih jauh dari target
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:24 WIB
Sampai saat di vaksinasi COVID-19 di DIY bagi tenaga kesehatan atau sumber daya manusia kesehatan (S...
Kebiasaan buruk ini bisa picu kanker kolorektal di usia muda
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:47 WIB
Konsultan Hematologi Onkologi Medik FKUI-RSCM, Dr. dr. Ikhwan Rinaldi mengatakan, munculnya kanker k...
Dinkes Kota Malang siapkan 58 vaksinator Covid-19
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:24 WIB
Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur menyiapkan 58 petugas vaksin atau vaksinator guna melakukan ...
Biddokkes Polda Sulut berikan pelayanan kesehatan pasca banjir di Manado
Selasa, 26 Januari 2021 - 11:37 WIB
Biddokkes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) Polda Sulut (Sulawesi Utara) kembali memberikan pelayana...
Kenali `hidden hunger` yang berbeda dengan kelaparan biasa
Senin, 25 Januari 2021 - 23:05 WIB
Di antara masalah nutrisi pada sebagian masyarakat Indonesia saat ini, rendahnya pemenuhan zat gizi ...
Tips dokter sebelum divaksin COVID-19, tubuh harus fit
Senin, 25 Januari 2021 - 11:55 WIB
Sebelum tiba giliran Anda mendapatkan vaksin COVID-19, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan sala...
145.901 tenaga kesehatan telah divaksinasi COVID-19
Sabtu, 23 Januari 2021 - 17:24 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan sebanyak ...
Bio Farma akan produksi 4,7 juta dosis vaksin COVID-19
Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:58 WIB
Bio Farma akan memproduksi sekitar 4,7 juta dosis vaksin COVID-19 yang akan digunakan pada bulan Feb...
Jubir: Lebih dari 132.000 tenaga kesehatan telah divaksin COVID-19
Jumat, 22 Januari 2021 - 19:33 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan sejak 14 Januari 2021 ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV