Kemenperin bidik substitusi impor bahan baku 15 persen pada 2021
Elshinta
Sabtu, 07 November 2020 - 13:25 WIB |
Kemenperin bidik substitusi impor bahan baku 15 persen pada 2021
Sekretaris Jenderal Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono. ANTARA/HO-Kementerian Perindustrian

Elshinta.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan substitusi impor bahan baku dan bahan penolong maupun barang modal untuk sektor industri minimal mencapai 15 persen pada 2021 sebagai bagian dari sasaran subtitusi 35 persen pada 2022.

“Kami terus mendetailkan produk apa saja yang paling dominan impornya. Namun demikian, langkah strategis ini perlu mendapat dukungan dari para pemangku kepentingan terkait seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono di Bandung, Jawa Barat, Sabtu.

Ia menegaskan pemerintah bertekad untuk melindungi industri di dalam negeri, terlebih dengan adanya dampak pandemi COVID-19.

“Tentu tujuannya agar bisa lebih berdaya saing. Ada beberapa sektor yang kapasitasnya tidak terpakai (idle) atau terkena unfair trade, sehingga perlu kita lindungi,” ujar Sekjen Kemenperin itu melalui keterangan tertulis.

Kemenperin menghitung, saat ini utilisasi sektor industri di tanah air sekitar 56 persen karena imbas pandemi. Padahal sebelumnya mampu menyentuh 70 persen.

“Sebenarnya kita tidak anti impor. Sebab, bahan baku dan bahan penolong itu dibutuhkan oleh sektor industri kita untuk ditingkatkan lagi nilai tambahnya. Tugas kami adalah menjaga keberlangsungan usaha mereka,” kata Sigit.

Salah satu bahan baku yang impornya perlu ditekan ada di sektor industri kimia. Sedangkan untuk impor barang modal yang perlu disubstitusi, misalnya di sektor industri permesinan dan elektronik.

“Semua sektor masing-masing punya karakteristik yang berbeda. Untuk itu, kami sedang perdalam komoditasnya hingga HS number 8-digit,” imbuh Sigit.

Upaya yang dilakukan untuk penurunan impor pada sektor-sektor dengan persentase impor terbesar dijalankan secara simultan dengan upaya peningkatan utilisasi produksi.

Untuk itu Kemenperin terus mendorong pendalaman struktur dan peningkatan investasi di sektor industri.

“Memang investasi punya andil yang sangat besar bagi perekonomian, seperti penyerapan tenaga kerja. Kami akan fasilitasi dan kawal realisasi investasi dari sektor industri. Hingga tahun 2023, ada rencana investasi di sektor industri dengan total nilai hingga Rp1.048 triliun,” kata Sigit.

Adapun kebijakan strategis meliputi implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 pada tujuh sektor industri prioritas, yaitu industri makanan dan minuman, kimia, tekstil dan busana, otomotif, elektronika, farmasi serta alat kesehatan.

"Target dari Making Indonesia 4.0 adalah Indonesia bisa masuk dalam 10 besar ekonomi dunia pada 2030,” ujar Sigit.

Saat ini, pemerintah tengah berupaya melakukan business matching untuk menarik investasi pada sektor-sektor industri yang potensial, termasuk tujuh sektor industri prioritas Making Indonesia 4.0.

Selain itu, target substitusi impor untuk sektor industri juga dapat dicapai melalui optimalisasi program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

“Potensi belanja barang dan modal dari pemerintah sekitar RP546,5 triliun. Tentunya peluang ini tidak boleh kita lewatkan, akan kita awasi dan kelola untuk bisa dimanfaatkan oleh produk-produk dalam negeri,” kata Sigit.

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bupati minta bencana di Minahasa Tenggara tidak dieksploitasi
Jumat, 24 September 2021 - 13:11 WIB
Bupati Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, James Sumendap meminta masyarakat tidak mengeksploitasi be...
Rupiah Jumat pagi melemah 7 poin
Jumat, 24 September 2021 - 10:30 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah 7 poin
IHSG Jumat dibuka melemah 0,43 poin
Jumat, 24 September 2021 - 10:18 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka melemah 0,43 poin
Sri Mulyani: Ekonomi RI tumbuh 3,1 persen selama Januari-Agustus 2021
Kamis, 23 September 2021 - 19:05 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 3,1 persen sel...
Menkeu ingatkan belanja mayoritas pemda lebih rendah dari transfer
Kamis, 23 September 2021 - 17:17 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan bahwa realisasi belanja mayoritas pemer...
Kementerian diminta tindak lanjuti pertemuan Presiden dengan peternak
Kamis, 23 September 2021 - 13:39 WIB
Kalangan peternak unggas meminta lembaga terkait yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Perdaganga...
Rupiah Kamis pagi menguat 3 poin
Kamis, 23 September 2021 - 09:59 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat 3 poin
IHSG Kamis dibuka menguat 9,38 poin
Kamis, 23 September 2021 - 09:48 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat 9,38 poin
Indef: Kebijakan RPIM akan sasar perbankan yang berfokus ke UMKM
Rabu, 22 September 2021 - 22:30 WIB
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan kebijakan Rasi...
Atasi sejumlah masalah, peternak uggas perkuat konsolidasi
Rabu, 22 September 2021 - 19:14 WIB
Sekjen (Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara) PPUN Kadma Widjaya menyebut pihaknya bersama perwakil...
Live Streaming Radio Network