Ekonom: Kemungkinan Indonesia alami depresi kecil
Elshinta
Senin, 09 November 2020 - 17:35 WIB |
Ekonom: Kemungkinan Indonesia alami depresi kecil
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mengatakan kecil kemungkinan ekonomi Indonesia mengalami depresi, meski saat ini telah resmi masuk jurang resesi karena telah dua kuartal berturut-turut mengalami kontraksi.

Pasalnya, kata dia, jika dilihat trennya, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai masih jauh lebih positif.

"Kalau dilihat trennya, tren kita jauh lebih positif karena kalau dilihat kuartal ke kuartal (q-to-q) itu bahkan masih tumbuh positif 5 persen. Meski secara kalender kita masih minus 2 persen," katanya ketika dihubungi di Jakarta, Senin.

Fithra menuturkan pada kuartal III 2020 ekonomi terkontraksi 3,49 persen, masih lebih baik daripada kuartal sebelumnya sebesar 5,3 persen.

"Kemungkinan mengalami perburukan lebih lanjut pada kuartal IV masih 50:50 tapi ada kemungkinan bouncing (melambung), jadi kemungkinan mengalami depresi itu sebenarnya kecil probabilitasnya," kata Fithra mengutip Antara.

Fithra menambahkan Indonesia juga punya peluang untuk bisa bangkit pada tahun mendatang meski tahun ini Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi 1,5 persen.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wapres: Manfaatkan potensi wakaf untuk program pro-fakir dan miskin
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:56 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap potensi wakaf di Indonesia yang mencapai Rp180 triliun per tah...
Rupiah melemah 0,29% ke Rp14.065 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini 
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:45 WIB
Rupiah ditutup pada level Rp14.065 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Selasa (26/...
Akhir perdagangan hari ini, IHSG anjlok 1,89% ke 6.140  
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:38 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi untuk hari perdagangan keempat berturut-turut. Selasa ...
Puluhan karyawan GRP pertanyakan keputusan hakim PN Jakpus
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:02 WIB
Sekitar 20 karyawan PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) menggelar aksi di depan Pengadilan Niaga Jakarta ...
Wapres menaruh harapan pada Bank Syariah Indonesia
Selasa, 26 Januari 2021 - 16:47 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menaruh harapan pada Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) sebagai bank sya...
Pemerintah tambah 8 aturan turunan UU Cipta Kerja
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:24 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah menambah delapan at...
Menko Airlangga: Ekonomi Indonesia semakin pulih
Selasa, 26 Januari 2021 - 13:58 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia semakin...
Presiden Jokowi : Tol Kayu Agung-Palembang turunkan biaya logistik
Selasa, 26 Januari 2021 - 13:23 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan ruas Tol Kayu Agung-Palembang akan memangkas waktu tempuh dari Pe...
Pemkab Sukoharjo putuskan PPKM lanjut
Selasa, 26 Januari 2021 - 10:57 WIB
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiata...
Rupiah Selasa pagi melemah menjadi Rp14.065 per dolar AS
Selasa, 26 Januari 2021 - 09:46 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (26/1) pagi, bergerak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV