Taliban tuntut Biden penuhi janji penarikan pasukan AS
Elshinta
Selasa, 10 November 2020 - 21:30 WIB |
Taliban tuntut Biden penuhi janji penarikan pasukan AS
Tahanan Taliban yang baru dibebaskan berjalan di penjara Pul-e-Charkhi, di Kabul, Afghanistan, Kamis (13/8/2020). (REUTERS/NATIONAL SECURITY COUNCIL)

Elshinta.com - Kelompok Taliban Afghanistan pada Selasa menuntut pemerintahan Amerika Serikat pimpinan Presiden terpilih Joe Biden memenuhi perjanjian pada Februari untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan.

Amerika Serikat telah mulai menarik pasukannya di bawah kesepakatan tersebut, yang menggariskan bahwa penarikan tentara akan selesai dilakukan pada Mei 2021 --tergantung pada pemenuhan jaminan keamanan.

Penarikan pasukan AS itu berlangsung pada saat Taliban mengadakan pembicaraan perdamaian dengan pemerintah Afghanistan di Doha.

"Emirat Islam ingin menekankan kepada presiden terpilih yang baru dan pemerintahan AS mendatang bahwa implementasi perjanjian adalah alat yang paling masuk akal dan efektif untuk mengakhiri konflik antara kedua negara kita," kata kelompok militan itu melalui pernyataan.

Pernyataan itu merupakan komentar penting pertama yang dikeluarkan Taliban menyangkut hasil pemilihan presiden AS.

Sementara itu, kekerasan telah meningkat di seluruh negeri saat pembicaraan di ibu kota Qatar melambat.

Taliban melakukan serangan ke ibu-ibu kota provinsi, yang dalam beberapa kasus memicu serangan udara Amerika Serikat.

Berbagi pihak, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga telah mempertanyakan keberadaan Al Qaida.

Seorang pejabat senior PBB pada Oktober mengatakan kepada BBC bahwa kelompok itu masih "sangat terikat" dengan Taliban.

Presiden AS yang akan pergi, Donald Trump, telah menjadikan pengakhiran perang di Afghanistan sebagai janji besarnya saat ia berkampanye.

Trump juga mengatakan dalam sebuah cuitan pada Oktober bahwa pasukan AS bisa keluar dari Afghanistan pada Natal.

Namun beberapa pejabat, seperti penasihat keamanan nasionalnya, mengatakan bahwa mereka sedang bekerja dalam kerangka batas waktu Mei 2021.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China alami lonjakan kasus baru COVID-19
Senin, 11 Januari 2021 - 14:25 WIB
China daratan mengalami lonjakan kasus harian COVID-19 tertinggi dalam lima bulan lebih, demikian me...
Dalam ritual mandi es tahunan, warga Jepang berdoa pandemi berakhir
Minggu, 10 Januari 2021 - 21:56 WIB
 Masyarakat Jepang dengan kostum tradisional, para laki-laki mengenakan cawat dan perempuan berpak...
Australia waspada tinggi atas masuknya varian baru COVID-19
Sabtu, 09 Januari 2021 - 17:34 WIB
Otoritas kesehatan Australia mengatakan pada Sabtu (9/1) bahwa mereka dalam  siaga tinggi setelah k...
Arab Saudi akan cabut larangan perjalanan pada 31 Maret
Sabtu, 09 Januari 2021 - 17:10 WIB
Arab Saudi akan mencabut larangan penerbangan internasional mulai Rabu, 31 Maret, demikian laporan k...
India temukan lagi 20 kasus jenis baru COVID-19
Selasa, 05 Januari 2021 - 20:10 WIB
India pada Selasa (4/1) menemukan lagi 20 kasus jenis baru COVID-19, sehingga totalnya kini menjadi ...
China laporkan 33 kasus baru harian COVID-19
Senin, 04 Januari 2021 - 12:31 WIB
China daratan melaporkan 33 kasus baru COVID-19 pada 3 Januari, naik dari sehari sebelumnya, yaitu 2...
Beijing mulai vaksinasi massal, ribuan warga Shunyi dikarantina
Minggu, 03 Januari 2021 - 14:55 WIB
Pemerintah Kota Beijing mulai menggelar vaksinasi COVID-19 secara massal terhadap kelompok masyaraka...
Kasus Covid-19 melonjak, Kota Tokyo siap umumkan status darurat
Minggu, 03 Januari 2021 - 10:57 WIB
Pemerintah Kota Tokyo di Jepang, akan meminta pemerintah pusat pada Sabtu (2/1) waktu setempat atau ...
Chile laporkan kasus pertama jenis baru COVID-19 Inggris
Rabu, 30 Desember 2020 - 10:24 WIB
Chile pada Selasa (29/12) melaporkan kasus pertama jenis baru COVID-19 Inggris, yang mendorong otori...
Pastikan tidak ada jenis baru COVID, Kuwait buka perbatasan
Selasa, 29 Desember 2020 - 10:25 WIB
Kuwait tidak akan memperpanjang keputusannya untuk menghentikan penerbangan setelah 1 Januari 2021 d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV