Seniman Sulsel merefleksikan keprihatinan COVID-19
Elshinta
Selasa, 17 November 2020 - 07:15 WIB |
Seniman Sulsel merefleksikan keprihatinan COVID-19
Sejumlah seniman melakukan pentas teatrikal terkait keprihatinan terhadap COVID-19 pada pembukaan \"Ini Bukan Festival\" di Makassar, Senin (17/11/2020). ANTARA/HO-Panitia Pelaksana

Elshinta.com - Sejumlah seniman berkolaborasi merefleksikan keprihatinan terhadap dampak virus corona (COVID-19) yang telah berlangsung sekira delapan bulan, termasuk di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.

Pertunjukan yang dilakoni oleh berbagai latar belakang seniman itu seperti seniman tari, musik, lukis, rupa, dan sastra menandai opening ceremony "Ini Bukan Festival 2020" di Makassar, Senin malam. Pertunjukan itu sesuai tema yang diusung yakni "COVID-19 dan Keprihatinan".

Gelaran "Ini Bukan Festival" akan berlangsung hingga Sabtu, 21 November 2020 dengan menampilkan banyak suguhan kegiatan seni, disamping seni kriya, bursa buku dan pasar kuliner.

Maestro gendang, Daeng Serang, bersama delapan penabuh gendang dari Sanggar Alam Serang Dakko memainkan Tunrung Pabballe Sumanga.

Tetabuhan irama gendang yang rancak mengiringi pembacaan puisi oleh Rosita Desriani dari Komunitas Puisi (KoPi) Makassar. Puisi berjudul "Mahkota Petaka" karya Rusdin Tompo itu diperkuat dengan pappasang/pappaseng oleh Asis Nojeng (Asosiasi Pemuda Pelestari Sastra Daerah) dan Muliadi (#KakMulBercerita), dalam bahasa Makassar dan Bugis.

Sementara sejumlah perupa yang tergabung dalam Makassar Art Initiative Movement (MAIM) menggoreskan kuasnya di beberapa orang yang menggunakan alat pelindung diri (APD). Di tengah aksi teatrikal itu, tetiba masuk Bahar Merdu (Kelompok Sandiwara Pettapuang), yang membawa lukisan kaligrafi bertuliskan "Iqra".

Hadir sejumlah pelaku seni dan budayawan dalam pertunjukan dan diskusi ini, antara lain Halim HD (Networking Kebudayaan) yang datang khusus dari Solo untuk kegiatan ini, juga ada Hasymi Ibrahim, Ram Prapanca, Syahrir Patakaki dan Ahmadi Haruna. Para seniman mengapresiasi perhelatan "Ini Bukan Festival", yang diakui justru merupakan festival.

Di acara ini pengunjung juga bisa menikmati produk layanan seni visual multi-disiplin dan mixed media dari Ngapaint.

"Ini tahun pertama Ngapaint mengorbit di industri kreatif Kota Makassar dimulai dari mengikuti trend tie dye dan selanjutnya akan merespons apapun yang berhubungan dengan tinta warna," kata Ardinata, dari Ngapaint

Masih ada lagi Monkeyman Legendswear, yang merupakan sebuah produk t-shirt dan merchandise. Usaha kreatif t-shirt dikerjakan di bawah industri rumahan dengan berbekal pengalaman di dunia desain grafis dan cetak sablon.

Irsan Djafar dari Monkeyman Legendswear menjelaskan, brandnya menggarap produk t-shirt tematik seputar dunia musik legendaris dan tokoh-tokoh musik, dengan tagline "because the legends never end".

"Kita berharap local brand ini bisa memberikan warna bagi pencinta kaos bukan hanya di Kota Makassar," katanya.

Usai pembukaan, tampil Sanggar Bolong Ringgi dari Kabupaten Barru, yang membawakan tari Batu La Pidde. Belasan penari dari Sanggar Bolong Ringgi ini dipimpin oleh Nasdir Rafli. Rangkaian acara pembukaan "Ini Bukan Festival" dipandu oleh A. Baetal Muqaddas.

Setelah pertunjukan di panggung utama, acara berlanjut di area pameran dengan menghadirkan two man play. Tampil dua aktor teater Goenawan Monoharto dan Suprapto Budisantoso yang membawakan karya Amal Hamzah, "Seniman Pengkhianat". Begitu selesai pertunjukan dilanjutkan diskusi yang dipandu Asis Nojeng.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Seniman Sulsel merefleksikan keprihatinan COVID-19
Selasa, 17 November 2020 - 07:15 WIB
Sejumlah seniman berkolaborasi merefleksikan keprihatinan terhadap dampak virus corona (COVID-19) ya...
Menpora buka uji publik Penyusunan Grand Design Keolahragaan di Sumut
Kamis, 12 November 2020 - 18:45 WIB
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia melakukan uji publik Penyusunan Grand...
Dari Godzilla ke Pokemon, menyelami budaya karakter Jepang
Minggu, 08 November 2020 - 12:00 WIB
Jepang dan karakter-karakter uniknya menjadi tema perbincangan dalam master class Japanese Animati...
Relaksasi sektor hiburan namun tetap terapkan protokol kesehatan
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:27 WIB
Sektor hiburan menjadi salah satu tonggak penting dalam menopang perekonomian di Kota Bandung, di te...
Gara-gara pandemi, Lee Joon-gi tak bisa latihan jiujitsu
Jumat, 25 September 2020 - 12:46 WIB
Aktor Korea Selatan Lee Joon-gi juga merasakan ruang gerak yang terbatas akibat pandemi COVID-19. Sa...
Presenter Emmy 2020 akan kenakan APD lengkap
Minggu, 20 September 2020 - 14:29 WIB
Para presenter penghargaan Emmy 2020 akan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap berupa setela...
Festival Tari Jaipong Kreasi tingkat Nasional dibuka besok
Senin, 31 Agustus 2020 - 20:27 WIB
Festival Jaipong Kreasi Tingkat Nasional mulai besok dibuka. Bagi yang berminat bisa melakukan penda...
Menparekraf pastikan bioskop terapkan protokol kesehatan
Minggu, 12 Juli 2020 - 10:29 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusuba...
SAG Awards ditunda hingga Maret 2021
Minggu, 05 Juli 2020 - 15:28 WIB
Acara penghargaan Screen Actors Guild (SAG) Awards ke-27 akan ditunda, dan dipastikan akan diselengg...
Gitar Kurt Cobain di `MTV Unplugged` laku Rp85 miliar
Senin, 22 Juni 2020 - 09:11 WIB
Gitar Kurt Cobain yang dimainkan dalam acara `MTV Unplugged` pada 1993 terjual dengan harga 6 juta d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV