Satgas Biden: penundaan transisi bahayakan respons AS atas corona
Elshinta
Rabu, 18 November 2020 - 10:45 WIB |
Satgas Biden: penundaan transisi bahayakan respons AS atas corona
Seorang pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump memakai masker pelindung saat warga berpartisipasi dalam protes \\\\\\\\\\\\\\\"Stop the Steal\\\\\\\\\\\\\\\" (hentikan pencurian) setelah Joe Biden memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat 2020, di Washington, Amerika Serikat, Sabtu (14/11/2020). REUTERS/Carlos Barria/aww/cfo (REUTERS/CARLOS BARRIA)

Elshinta.com - Pakar medis yang menasihati Presiden terpilih Joe Biden tentang pandemi COVID-19 khawatir bahwa penundaan pemerintah federal dalam mengakui kemenangan pemilihan Biden dapat membahayakan respons AS terhadap virus tersebut, kata para ahli pada hari Selasa.

Dr. Vivek Murthy, salah satu ketua gugus tugas COVID-19 Biden, mengatakan para ahli belum dapat berbicara dengan pejabat pemerintah saat ini yang menangani virus, bahkan ketika Amerika Serikat dilanda lonjakan kasus virus corona dan rawat inap.

Itu bisa merusak kemampuan administrasi yang masuk untuk mendistribusikan vaksin, misalnya, kata Murthy.

"Kami perlu berbicara dengan individu-individu itu, kami perlu bekerja sama dengan mereka,” kata Murthy dalam sambungan telepon dengan wartawan yang diatur oleh tim transisi Biden.

Administrator Layanan Umum belum mengakui Biden sebagai "pemenang nyata" dari pemilihan 3 November, yang diperlukan untuk mengeluarkan dana pemerintah untuk transisi. Seorang juru bicara mengatakan administrator mengikuti preseden dan akan membuat keputusan setelah pemenangnya jelas.

Para ahli tidak dapat mengakses data real time, termasuk tentang kapasitas tempat tidur rumah sakit dan jumlah obat dan peralatan di gudang pemerintah, kata Murthy, mantan ahli bedah AS dan salah satu dari 13 ahli Biden pekan lalu yang ditunjuk untuk menasihatinya tentang COVID- 19 selama masa transisi.

"Kami dapat melihat data yang tersedia untuk umum, tetapi kami tidak memiliki akses ke berbagai informasi yang harus disiapkan pemerintah federal untuk 20 Januari," kata Murthy.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamala Harris dilantik sebagai Wakil Presiden AS
Kamis, 21 Januari 2021 - 07:01 WIB
Kamala Harris membuat sejarah pada Rabu, ketika ia dilantik sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat (...
Mahasiswa, pensiunan petugas damkar didakwa dalam kerusuhan Capitol
Selasa, 19 Januari 2021 - 11:30 WIB
Pihak berwenang federal menangkap seorang pensiunan petugas pemadam kebakaran dan seorang mahasiswa ...
FBI periksa puluhan demonstran Capitol setelah seorang polisi tewas
Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:38 WIB
Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menginterogasi puluhan orang yang diduga terlibat dal...
AS kirim tim ke Indonesia selidiki kecelakaan pesawat Sriwijaya
Rabu, 13 Januari 2021 - 14:05 WIB
Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat pada Selasa mengatakan akan mengirim ...
Alasan Ford tutup tiga pabrik mereka di Brasil
Rabu, 13 Januari 2021 - 09:31 WIB
Keputusan Ford Motor Co untuk menutup tiga pabrik mereka di Brasil, semat-mata hanya untuk menekan b...
CDC: 9 juta warga AS telah divaksinasi COVID-19
Selasa, 12 Januari 2021 - 12:00 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan bahwa hampir sembilan juta warga AS t...
Pence akan hadiri pelantikan Biden, Trump tak akan hadir
Minggu, 10 Januari 2021 - 21:45 WIB
Wakil Presiden AS Mike Pence akan menghadiri pelantikan pasangan presiden-wakil presiden terpilih, J...
FBI tahan dua perusuh gedung Kongres AS yang fotonya viral
Minggu, 10 Januari 2021 - 19:55 WIB
Agen Federal Amerika Serikat menahan dua orang perusuh dalam penyerbuan pada Rabu (6/1) di gedung Ko...
Biden rencanakan bantuan ekonomi triliunan dolar akibat pandemi
Sabtu, 09 Januari 2021 - 13:11 WIB
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden mengatakan orang Amerika membutuhkan lebih banyak bantua...
Setelah rusuh Capitol, Pelosi minta Trump mundur
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:36 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Nancy Pelosi meminta Presiden Donald Trump mengundurka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV