Polisi ungkap 2,5 ton sarung tangan medis bekas akan diedarkan
Elshinta
Jumat, 20 November 2020 - 13:30 WIB |
Polisi ungkap 2,5 ton sarung tangan medis bekas akan diedarkan
Polisi menunjukkan sarung tangan medis bekas yang akan diedarkan. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Elshinta.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung mengungkap sebanyak 2,5 ton sarung tangan karet bekas yang biasa digunakan tenaga medis yang diduga akan diedarkan kembali.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan dari kasus tersebut ada seorang tersangka yang diamankan berinisial GR (39). Dia diduga akan mengedarkan sarung tangan medis bekas itu untuk mencari keuntungan ekonomi.

"Jadi sarung tangan bekas itu dibuat baru, dikemas di dalam kota, harga jualnya masih kita dalami, tapi sejauu ini diduga harganya dari Rp60 ribu sampai Rp75 ribu per kotaknya," kata Ulung di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Ulung, penimbunan sarung tangan itu telah dilakukannya sejak satu bulan lalu. Namun, polisi menduga berdasarkan barang yang ditemukan serta petunjuk lainnya, aktivitas GR itu telah dilakukan selama enam bulan.

"Sudah sempat diedarkan dijual di Jakarta dan Surabaya. Jadi bekas sarung tangan dikumpulkan lagi, jadi direkonstruksi seolah-olah jadi baru, padahal itu sudah bekas," katanya.

Selain itu, dia menjelaskan GR mempunyai 178 karyawan yang diberi upah Rp50 dalam pekerjaan satu hari. Namun menurutnya karyawan itu merupakan pekerja dibawah umur.

Sejauh ini, menurutnya tidak menutup kemungkinan barang tersebut telah diedarkan hingga digunakan oleh tenaga medis. Karena sarung tangan tersebut nampak seperti baru setelah didaur ulang oleh tersangka.

"Makanya sedang kita dalami, apalagi kalau tenaga medisnya tidak tahu, kan kita lakukan juga uji lab sarung tangan ini, kebersihannya sampai di mana," kata Ulung.

Atas perbuatannya, GR disangkakan Pasal 63 juncto Pasal 8 Ayat 1 Huruf a dan ayat 2 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlondungan konsumen, Pasal 197 juncto Pasal 105 Ayat 1 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang tidak adanya izin edar alat kesehatan.

Kemudian ia juga disangkakan Pasal 185 juncto Pasal 68 UU RI Nomor 13 Tahun 2003 tentang mempekerjakan anak dibawah umur. Dari tiga unsur sangkaan tersebut, GR terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Untuk itu, Ulung mengimbau kepada masyarakat agar lebih teliti dalam membeli sarung tangan medis. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memusnahkan, atau menggunting sarung tangan itu setelah digunakan supaya tidak bisa didaur ulang oleh oknum tertentu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Densus 88 Antiteror Polri tangkap tiga terduga teroris di Aceh
Sabtu, 23 Januari 2021 - 17:44 WIB
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris di dua tempat di Kot...
Dugaan pembayaran fiktif, Poldasu tahan pegawai BNN Sumut
Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:24 WIB
Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut menahan Syarifa (43) pegawai negeri sipil (PNS) pengola...
Warga Simeulue Aceh ditangkap seusai sebar hoaks vaksin Sinovac haram
Selasa, 12 Januari 2021 - 12:50 WIB
Seorang pemuda berinisial ES (33) warga Desa Pulau Teupah Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue ...
Komplotan pencuri kabel proyek Indonesia Power diringkus
Senin, 04 Januari 2021 - 16:55 WIB
Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang meringkus enam anggota komplotan pencuri kabel jaring...
Sempat viral, pelaku mesum LGBT di RSD Wisma Atlet ditangkap 
Minggu, 27 Desember 2020 - 12:28 WIB
Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) pelaksana operasional Rumah Sakit Dar...
 Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas amankan pelaku penyelundupan minuman keras
Minggu, 27 Desember 2020 - 10:25 WIB
Perketat pengawasan di perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas berhasil menangkap ...
Polisi tangkap penganiaya dokter di Palmerah kurang dari 12 jam
Kamis, 24 Desember 2020 - 14:35 WIB
Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menangkap sekuriti Hotel Bamboo Inn, Abdu...
Polisi tangkap supir cabuli siswi SMA di Deli Serdang Sumut
Minggu, 20 Desember 2020 - 06:00 WIB
Pihak kepolisian mengamankan seorang pemuda yang berprofesi sebagai supir angkutan umum karena menca...
Polres Batang bekuk tersangka pencurian hewan ternak
Sabtu, 19 Desember 2020 - 17:00 WIB
Jajaran Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, melalui operasi rutin yang digelar selama dua hari ter...
Polsek Kembangan amankan oknum ormas bersenjata tajam palak warga
Rabu, 16 Desember 2020 - 21:00 WIB
Polsek Metro Kembangan, Kota Jakarta Barat mengamankan oknum ormas bersenjata tajam yang memalak war...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV